KETIK, BONDOWOSO – Salah satu pembatik asal Bondowoso ikut andil dalam pemecahan Rekor MURI membatik di Hari Batik Nasional 2023.
Adalah, Andrianto, pemilik Batik Ijen Bondowoso yang berasal dari Kecamatan Tamanan.
Kepada awak media, ia menjelaskan, kegiatan itu diselenggarakan oleh Yayasan Batik Indonesia di Jakarta.
Dengan tema, "Membatik Serentak Dengan Ragam Hias Terbanyak".
"Kemarin kami sudah memecahkan rekor MURI," katanya saat dikonfirmasi Senin (2/10/2023).
Baca Juga:
Mahasiswa Internasional Belajar Batik dan Tongkos Bangkalan, Kagumi Tradisi MaduraDalam ajang yang digelar tahunan itu, Batik Ijen mengangkat motif bertemakan Blue Fire Kopikong.
Ia menjadi salah satu peserta dari 125 pembatik yang membatik serentak bersama dengan ragam hias terbanyak.
Pria yang akrab disapa Andri ini berharap ke depan agar para pemuda terutama di Bondowoso untuk semakin mencintai batik sebagai warisan budaya bangsa.
Tidak hanya dalam bentuk baju, namun produk lain seperti sarung, selendang atau scraft, udheng bahkan sepatu batik.
Baca Juga:
7 Produk UKM Hasil Karya Perempuan Kabupaten Bandung Tampil di Ajang Inacraft 2026" Tidak hanya kalangan pejabat, tapi anak-anak muda juga bisa menggunakan batik meski tidak dalam bentuk baju. Yang pastinya motifnya bisa disesuaikan utk lbih dinamis yg cocok untuk anak muda pastinya, " pungkasnya. (*)