Harga Tomat di Kota Malang Melonjak Naik, Tembus Rp20.000

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

30 Okt 2024 11:13

Headline

Thumbnail Harga Tomat di Kota Malang Melonjak Naik, Tembus Rp20.000
Salah satu penjual sayur di Pasar Klojen, Malang, harga tomat mengalami kenaikan, 30 Oktober 2024. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Harga tomat yang beredar di pasaran Kota Malang melonjak naik. Pada Rabu, 30 Oktober 2024 harga tomat cenderung variatif sekitar Rp16.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut disampaikan oleh Isnaini, salah satu penjual sayur di Pasar Klojen. Kenaikan tersebut terjadi pada sekitar satu minggu yang lalu.

"Harga tomat naik, harga jualnya Rp18.000 sampai Rp20.000 untuk menutupi ada yang rusak dan kerugian," ujarnya, Rabu 30 Oktober 2024.

Menurutnya kenaikan tersebut sering terjadi khususnya saat musim hujan. Kondisi tersebut berdampak pada jumlah pembeli yang datang.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Untuk mengantisipasi itu, Isnaini memutuskan mengurangi jumlah pasokan tomat yang ia jual. Biasanya Isnaini dapat memasok 5 kilogram tomat, kini berkurang menjadi 3 kilogram.

"Kalau musim hujan pasti naik akhirnya saya kurangi pasokannya karena berisiko busuk. Sekarang cuma 3 kilogram karena di sini pasarnya juga kecil, biasanya dibuat dua hari. Kalau ramai, sehari langsung habis," ucapnya.

Kenaikan juga dirasakan oleh Nanik, penjual sayur di Pasar Klojen. Beberapa pembeli sempat mengeluhkan kebutuhan pokok yang semakin naik. 

"Hari ini tomat naik Rp16.000 per kilogram. Kemarin padahal masih Rp10.000. Ini saya belinya Rp 14.000 dari Pasar Induk," ujarnya saat ditemui di Pasar Klojen.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga tomat biasa terjadi pada akhir tahun saat momen natal. Namun baru kali ini kenaikan harga terjadi di bulan Oktober.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi menjelaskan telah dilakukan operasi pasar untuk memantau harga di pasaran.

Menurut Eko, kenaikan harga tersebut disebabkan oleh faktor alam. Dengan demikian Pemkot Malang belum dapat intervensi terlalu jauh.

"Tadi disampaikan, yang mengalami kenaikan adalah tomat, ini faktor alam dari petani, jadi kita gak bisa intervensi. Terlalu jauh karena faktor alam, kan ke panen, hujan, itu sangat berpengaruh," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Sepak Terjang Tom Lembong, Lulusan Harvard yang Jadi Tersangka Kasus Impor Gula

Baca Selanjutnya

HUT Humas Polri Ke-73, Polres Sampang Siap Mendukung Indonesia Emas

Tags:

Harga Tomat Tomat Mahal Pasar Klojen Harga Tomat Naik Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar