Harga Pangan di Sleman Terkendali Jelang Nataru, Temuan Bahan Berbahaya Diantisipasi

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

11 Des 2025 21:09

Thumbnail Harga Pangan di Sleman Terkendali Jelang Nataru, Temuan Bahan Berbahaya Diantisipasi
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sleman, Makwan (topi putih), memimpin Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman saat meninjau langsung kondisi Pasar Induk Godean. (Foto: Diskominfo Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayahnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meskipun pemantauan menemukan adanya tren kenaikan harga yang dianggap wajar, tim bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta turut menemukan dan langsung mengantisipasi peredaran bahan makanan yang mengandung zat berbahaya di pasar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sleman, Makwan, menyampaikan bahwa pemantauan di Pasar Induk Godean dan distributor beras, Kamis 11 Desember 2025 menunjukkan bahwa kenaikan harga masih dalam batas yang dapat ditoleransi masyarakat.

"Ada kenaikan, tetapi sangat sedikit dan tidak memberatkan masyarakat. Keseimbangan antara harga yang wajar bagi konsumen dan tidak merugikan petani menjadi fokus kami," ujar Makwan.

Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Pemantauan menunjukkan beberapa komoditas strategis mengalami penyesuaian harga seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat menjelang hari besar. Harga daging sapi tercatat Rp145.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, dan telur ayam Rp29.000 per kilogram.

Kenaikan signifikan terlihat pada cabai rawit merah yang mencapai Rp85.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting stabil di Rp70.000 per kilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Godean, Mudiyem, mengakui adanya peningkatan volume permintaan, namun memastikan stok masih aman.


"Menjelang Nataru permintaan pembeli banyak, tapi stok masih aman. Walaupun banyak pembeli mengeluhkan harga naik, untungnya (margin) jadi tipis," jelasnya.

Untuk komoditas beras, distributor di Godean mencatat stok 15 ton dengan harga jual beras premium Rp14.700 per kilogram dan beras medium Rp13.100 per kilogram, yang masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Temuan Zat Berbahaya

Di sisi keamanan pangan, pemeriksaan sampling oleh BBPOM menunjukkan mayoritas sampel bahan makanan dinyatakan aman. Namun, pengujian menemukan beberapa komoditas, termasuk cumi kering dan teri nasi, positif mengandung formalin, serta kerupuk yang terbukti mengandung boraks. Pedagang mengklaim pasokan barang berbahaya tersebut berasal dari luar wilayah Sleman.

Menindaklanjuti temuan ini, tim langsung memberikan edukasi kepada pedagang dan peringatan keras bahwa komoditas yang mengandung bahan berbahaya dilarang untuk dijual kembali.

Makwan menegaskan, upaya pengawasan dan pengendalian inflasi ini akan terus dilakukan secara berkala. Selain harga dan stok, pihaknya juga menekankan pentingnya kualitas layanan pasar.

"Kami ingin Pasar Godean menjadi percontohan pasar tradisional menuju semi modern yang tetap bersih, nyaman, dan aman. Pasar tidak hanya tempat transaksi, tetapi juga tempat wisata belanja," tutupnya. (*)

Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG
Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
Baca Sebelumnya

[FOTO] Spot Foto Ikonik di El Hotel Kartika Wijaya Batu, Sajikan Nuansa Heritage yang Memikat Wisatawan

Baca Selanjutnya

BPJN Aceh Diminta Percepat Bangun Jalan Akses Empat Desa Terisolir di Nagan Raya

Tags:

Pemkab Sleman Nataru Harga Pangan Inflasi Komoditas Bbpom Pasar Godean Pengendalian Harga Keamanan Pangan Formalin Boraks Sleman Terkendali

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar