Hak Interpelasi DPRK Aceh Singkil Bergulir

Jurnalis: Zailani Bako
Editor: Rahmat Rifadin

24 Feb 2026 13:40

Thumbnail Hak Interpelasi DPRK Aceh Singkil Bergulir
Gedung wakil rakyat DPRK Aceh Singkil. (Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Sidang paripurna atas usulan hak interpelasi dari anggota DPRK Aceh Singkil, telah digulirkan di gedung dewan setempat, Selasa, 10 Pebruari 2026 lalu.

Sebelumnya Isu miring berupa iming-iming satu innova reborn menyeruak guna memakzulkan bupati beredar luas.

Kabar (pemberitaan) dugaan pemakzulan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon,SH, yang disebut-sebut akan dibawa keranah Mahkamah Agung (MA) oleh Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, rilis terpublikasi di media lokal setempat.

Dinamika ini memuncul isu lain yang tidak kalah menghebohkan. Seorang anggota DPRK yang enggan disebut namanya mengungkapkan pernyataan bernada kontroversial usai sidang paripurna hak Interpelasi.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

"Pak Oyon akan tumbang,” ucapnya.

Dia juga menyindir soal mahalnya biaya politik, bahkan menyebut angka Rp10 milyar untuk menjadi seorang bupati.

Pendapat Masyarakat

Sejumlah warga Aceh Singkil mengaku mulai meragukan kepemimpinan DPRK Aceh Singkil, yang dinilai kurang bijak dalam mengambil kebijakan sehingga berujung pada Interpelasi.

Baca Juga:
Warga Sajira Tuntut Kejelasan Ganti Rugi Lahan Waduk Karian, Soroti Ketimpangan Proses Pengadaan Tanah

Dian,salah seorang warga Singkil mempertanyakan informasi adanya pihak yang ingin menjadi bupati tanpa melalui proses pilkada. "Ini aneh jika benar terjadi," kata Dian, Selasa, 24 Februari 2026.

Isu lain yang beredar menyebutkan adanya ketidaksepakatan antara eksekutif dan legislatif terkait dana pokok – pokok pikiran (pokir) anggota DPRK. Berdasarkan informasi dari salah satu sumber yang enggan disebut namanya di internal DPRK, tahun 2025, dana pokir untuk 25 anggota DPRK Aceh Singkil mencapai Rp35 milyar.

"Alokasi terbesar kepada ketua DPRK Aceh Singkil, senilai Rp8 milyar, angka fantastis," ucap sumber itu.

Tahun ini, Pemkab Aceh Singkil hanya menyetujui sekitar Rp15 milyar. Perbedaan jumlah yang signifikan tersebut diduga menjadi salah satu penyebab tidak disahkannya rancangan KUA-PPAS dan APBK tahun anggaran 2026, yang berujung pada bergulirnya hak interpelasi.

Di lain sisi, publik juga mempertanyakan transparansi penggunaan dana pokir anggota dewan. Jika benar mencapai puluhan milyar rupiah, masyarakat meminta DPRK memaparkan secara terbuka program dan pembangunan apa saja yang telah direalisasikan sepanjang 2025 itu.

Masyarakat Bakal Turun ke Jalan

Atas berbagai isu yang berkembang, Ketua dan Koordinator Lapangan GAMPEMAS (Gabungan Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat Kabupaten Aceh Singkil) Fadli menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa skala besar di depan Gedung DPRK Aceh Singkil.

Dia mendesak pimpinan dan anggota dewan harus menjelaskan secara rinci penggunaan anggaran yang dinilai fantastis tersebut. 

Dia menambahkan, pihaknya juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH), baik kepolisian maupun kejaksaan Aceh Singkil, untuk membentuk tim khusus guna menelusuri penyebab belum disahkannya APBK.

Dugaan persoalan pengurangan pokir menjadi pemicu manuver politik juga dinilai perlu dibuktikan secara objektif.

Fadli menambahkan, apabila terbukti terjadi pelanggaran dalam penggunaan anggaran keuangan daerah, maka harus diproses sesuai ketentuan perundang - undangan yang berlaku.

Ia juga meminta APH harus berani meminta klarifikasi dari 25 anggota DPRK Aceh Singkil, dengan tetap mengacu pada mekanisme dan perizinan sesuai aturan yang berlaku.

Tanggapan Ketua DPRK Aceh Singkil

Sementara, ketua DPRK, H. Amaliun, yang dikonfirmasi terkait usulan pemakzulan bupati defenitif dengan iming-iming imbalan tertentu mengatakan bahwa itu adalah hoax dan perbuatan tidak bertanggung jawab.

"Itu siasat melemahkan lembaga DPRK saja," ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.

Amaliun, juga menantang balik. "Silahkan membuat pengaduan ke pihak berwenang bila mampu membuktikan ada fakta janji atau gratifikasi innova reborn bila berhasil memakzulkan bupati," katanya menantang.

"Itu hanya fitnah keji dialamatkan ke lembaga legislatif untuk mencederai, " tambahnya.

Diketahui, keretakan hubungan para elit politik eksekutif dan legislatif di Aceh Singkil saat ini diduga dipicu dana pokir. Ditambah aksi unjuk rasa mahasiswa jelang setahun kepemimpinan Sahabat (Safriadi Oyon - Hamzah Sulaiman). (*) 

Baca Sebelumnya

Menko Zulhas Tinjau Distribusi MBG Kering di SMAN 3 Malang, Standar Gizi Tetap Jadi Prioritas

Baca Selanjutnya

Mengenal Penyair Muda Muhammad Sheva, Belajar Hidup dari Anime hingga Juara Puisi Yogyakarta

Tags:

Aceh Singkil pemakzulan isu iming-iming innova reborn Bupati 2026 Safriadi Oyon DPRK Aceh Singkil interplasi

Berita lainnya oleh Zailani Bako

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

11 April 2026 08:59

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

9 April 2026 01:43

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

8 April 2026 19:28

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

7 April 2026 23:19

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

6 April 2026 15:43

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

6 April 2026 08:18

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar