KETIK, LUMAJANG –>Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati berharap Pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bisa menjadi momentum memperkuat persaudaraan, meneguhkan nilai kebangsaan, sekaligus membangun tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri Pengesahan Warga Tingkat I PSHT Cabang Lumajang di Padepokan PSHT Cabang Lumajang, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurut Bupati Lumajang, organisasi pencak silat tidak hanya memiliki peran dalam pembinaan fisik dan mental anggotanya, tetapi juga memikul tanggung jawab moral untuk menanamkan karakter luhur yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.
Menurut Bupati Lumajang, nilai utama yang harus terus dijaga oleh PSHT adalah persaudaraan yang tulus, saling menghormati, saling menjaga, dan saling bertanggung jawab. Nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang damai, rukun, dan harmonis.
“Persaudaraan yang diajarkan Setia Hati Terate adalah persaudaraan yang tulus, dilandasi saling menghormati, saling menyayangi, dan saling bertanggung jawab. Persaudaraan yang tidak membedakan suku, agama, ras, golongan, jabatan maupun kedudukan. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujarnya.
Baca Juga:
Namanya Dicatut di Flyer Tirakatan 1 Suro, Bagus Rizky Dinarwan: Itu Tanpa Sepengetahuan SayaBunda Indah menilai, makna persaudaraan dalam PSHT tidak boleh berhenti sebagai ikatan internal organisasi, melainkan harus diwujudkan dalam sikap sosial yang meneduhkan, menjaga persatuan, dan menghindarkan masyarakat dari perpecahan. Karena itu, ia mengingatkan seluruh warga PSHT untuk menjauhkan diri dari sikap merasa paling kuat, paling pintar, maupun paling benar.
“Persaudaraan yang kokoh hanya dapat tumbuh apabila setiap anggota menempatkan kerendahan hati, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab sebagai landasan dalam bersikap. Nilai-nilai tersebut penting agar keberadaan organisasi mampu menjadi sumber energi positif bagi masyarakat, bukan sebaliknya,” tegas Bupati Lumajang.
“Persaudaraan akan tetap utuh apabila kita mampu menghindari sikap adigang, adigung, dan adiguna. Sebaliknya, kita harus mengedepankan kerendahan hati, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Lumajang, Hariyanto, menegaskan bahwa PSHT hadir untuk membentuk manusia berbudi luhur yang memahami mana yang benar dan mana yang salah, sehingga dapat menempatkan diri secara tepat dalam kehidupan bermasyarakat.