H-2 Jelang Boyongan Pedagang Pasar Godean, Pemkab Sleman Fokus Kesiapan dan Keselamatan

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Rahmat Rifadin

27 Okt 2025 19:33

Thumbnail H-2 Jelang Boyongan Pedagang Pasar Godean, Pemkab Sleman Fokus Kesiapan dan Keselamatan
Tampak suasana terkini Pasar Induk Godean, Sleman, yang modern, dua hari menjelang pemindahan (Boyongan) lebih dari 1.600 pedagang dari pasar relokasi pada 29 Oktober 2025. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Menjelang pemindahan besar-besaran atau "Boyongan" ribuan pedagang Pasar Relokasi ke Pasar Induk Godean pasca direvitalisasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman meningkatkan pengawasan.

Dua hari menjelang hari H, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Sleman, Makwan, Senin siang 26 Oktober 2025 melakukan peninjauan.

Kunjungan ini dilakukan menjelang jadwal pemindahan yang akan dilakukan Rabu 29 Oktober 2025, dan merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Harda menginginkan pasar segera beroperasi penuh tanpa menyisakan kendala teknis dan manajemen.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Foto Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman, Makwan (kiri), didampingi Kepala Disperindag Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih (kanan), meninjau TPST Pasar Induk Godean, Senin 26 Oktober 2025). Makwan meminta Disperindag menyiapkan alat semprot dan berkoordinasi dengan DLH Sleman untuk sarana pemilahan sampah basah dan kering menjelang operasional pasar.
(Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman, Makwan (kiri), didampingi Kepala Disperindag Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih (kanan), meninjau TPST Pasar Induk Godean, Senin 26 Oktober 2025). Makwan meminta Disperindag menyiapkan alat semprot dan berkoordinasi dengan DLH Sleman untuk sarana pemilahan sampah basah dan kering menjelang operasional pasar. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

Bupati Harda Kiswaya sebelumnya menekankan bahwa pengoperasian Pasar Godean hanya akan dilakukan setelah kesiapan sistem parkir dan manajemen retribusi diselesaikan 100 persen, sebagai upaya untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menekan potensi kebocoran.

"Kami datang hari ini untuk memverifikasi seluruh laporan kesiapan, terutama yang menjadi perhatian utama Bapak Bupati, yaitu sistem parkir gate otomatis. Kami ingin memastikan tidak ada toleransi untuk kebocoran retribusi," ujar Makwan kepada Ketik.com di lokasi.

Uji Coba Transisi Pembayaran Parkir

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Dalam peninjauan tersebut, Makwan didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman RR Mae Rusmi Suryaningsih, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Heri Kuntadi, perwakikan dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman beserta jajaran terkait.

Sedangkan fokus utama pengecekan adalah memastikan sistem parkir satu pintu berbasis digital telah siap dioperasikan. Meskipun juga dirancang untuk transaksi mengunakan kartu langganan. Namun untuk beberapa waktu kedepan pembayaran dilakukan secara tunai.

"Bayar tunai atau pakai kartu parkir langganan, tidak bisa menggunakan e money dan sejenisnya," terang salahsatu operator dari penyedia jasa.

Soal ini ditanggapi oleh Makwan bagaimana bunyi kontraknya, serta meminta penyedia jasa supaya menempelkan kertas pengumunan soal tidak bisa menggunakan layanan e money.

Foto Makwan (kedua dari kanan), bersama jajaran Disperindag dan Dishub Sleman, saat meninjau kesiapan gate parkir otomatis (sistem one gate) di Pasar Induk Godean. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)Makwan (kedua dari kanan), bersama jajaran Disperindag dan Dishub Sleman, saat meninjau kesiapan gate parkir otomatis (sistem one gate) di Pasar Induk Godean. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

Selain itu Makwan juga melakukan pengecekan terkait kesiapan fisik dan kelancaran pindahan. Menurutnya infrastruktur minor seperti perbaikan talang air dan pengecekan lapak pedagang yang berjumlah lebih dari 1.600 telah tuntas. Termasuk kamar mandi/toilet.

"Kami juga mengecek CCTV, APAR (Alat Pemadam Api Ringan) berikut Sprinkle air. Serta progres pemindahan barang-barang pedagang yang sudah berlangsung sejak kemarin," terangnya, diamini Sekretaris Disperindag Sleman Aris Herbandang yang turut mendampingi dalam kegiatan ini.

Selain memastikan sistem parkir one gate siap dioperasikan, Makwan juga memberikan beberapa catatan penting terkait aksesibilitas dan kebersihan lingkungan.

Secara khusus Makwan meminta Dishub Sleman untuk segera membuatkan zebra cross (penyeberangan jalan) di area sekitar parkir, khususnya di bawah jembatan penghubung antara lokasi parkir dengan gedung pasar.

"Ini penting untuk keselamatan pejalan kaki dan pengunjung yang mayoritas adalah masyarakat," katanya.

Selain itu Disperindag Sleman diminta menyiapkan air berikut alat semprotnya di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) agar lokasi tetap bersih setelah proses pengangkutan sampah selesai.

Terkait manajemen kebersihan, Makwan juga menanggapi usulan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman yang meminta adanya pemisahan antara sampah basah dan sampah kering di pasar yang baru.

"Kami juga melihat kesadaran masyarakat mulai tinggi dalam memilah botol atau sampah anorganik. Oleh karena itu, Disperindag bisa segera berkoordinasi dengan DLH Sleman untuk menyediakan sarana pemilahan sampah yang memadai," jelas Makwan yang juga mengungkapkan dirinya akan melakukan pengecekan lagi esok hari.

Sedangkan Kepala Disperindag Sleman RR Mae Rusmi S didampingi Aris Herbandang menegaskan Rabu 29 Oktober 2025, pedagang siap untuk Boyongan.

Dia menyebut, mereka bahkan telah menyiapkan sejumlah gunungan berisi komoditas pasar dan menggelar prosesi kirab sebagai tradisi syukur. Semua sudah sesuai jadwal. Proses loading barang diharapkan selesai Selasa 28 Oktober 2025 besok.

Pemindahan ini sekaligus mengakhiri masa tunggu operasional Pasar Induk Godean yang sudah diresmikan sejak tahun 2024. Harapannya, pasar ini dapat menjadi pusat ekonomi modern yang mendorong geliat perekonomian di Sleman. (*)

Baca Sebelumnya

5 Gunung di Malang yang Cocok untuk Pendaki Pemula, Pemandangannya Bikin Betah!

Baca Selanjutnya

Siang Malam Warga Sekitar Ponpes Nurul Islam Mojokerto Berburu Nasi Bekas Cucian di Saluran Limbah

Tags:

Kesiapan Pasar Godean Jelang Pemindahan Pedagang Persiapan Boyongan Pemkab Sleman Pasar Induk Godean Pemindahan Pedagang Sistem Parkir One Gate Sistem Parkir Digital Kesiapan Pasar Perekonomian Sleman Bupati Sleman Harda Kiswaya

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar