KETIK, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait kendala yang sempat terjadi dalam penyaluran BBM subsidi bagi petani dan nelayan. Pernyataan tersebut disampaikan saat agenda Pro Gus'e Update di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak akan menutup mata terhadap berbagai keluhan yang muncul di lapangan. Evaluasi akan terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik.

“Beberapa waktu lalu memang ada kejadian yang berkaitan dengan BBM subsidi. Jika ada kendala yang membuat proses tersendat, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Jember,” kata Fawait.

Ia menegaskan bahwa kendala tersebut bukan disebabkan oleh terbatasnya kuota BBM subsidi maupun pupuk subsidi dari pemerintah pusat. Sebaliknya, ketersediaan kuota masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Yang salah bukan pemerintah pusat, tetapi Pemerintah Kabupaten Jember, karena kuota BBM ada dan kuota pupuk juga tersedia,” tegasnya.

Baca Juga:
Pemkab Jember Siapkan Perbaikan SOP BBM Subsidi untuk Petani dan Nelayan

Fawait mengatakan pengakuan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan publik. Pemkab Jember ingin memastikan hambatan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Selain menyampaikan permohonan maaf, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Salah satunya dengan mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) pembelian BBM subsidi untuk petani dan nelayan.

“Insyaallah akan ada perbaikan SOP terkait pembelian BBM subsidi untuk alsintan dan para petani kita. Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus melakukan perbaikan-perbaikan untuk mempermudah petani dan juga nelayan,” ujarnya.

Menurut Fawait, keberadaan BBM subsidi sangat penting untuk menunjang operasional alat dan mesin pertanian maupun aktivitas para nelayan. Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan distribusinya berjalan lancar dan mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:
Inovatif, Bupati Jember Ajak 22 Ribu ASN Promosikan Potensi Daerah Lewat Media Sosial

Melalui perbaikan mekanisme tersebut, Pemkab Jember berharap produktivitas sektor pertanian dan perikanan dapat terus meningkat serta berdampak pada kesejahteraan petani dan nelayan. (*)