Gus Baha Ingatkan Pahami Isra Mikraj dengan Benar Agar Tak Salah Kaprah

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Aziz Mahrizal

27 Jan 2025 15:00

Thumbnail Gus Baha Ingatkan Pahami Isra Mikraj dengan Benar Agar Tak Salah Kaprah
Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: dok. Pesantren Al-Munawwir Krapyak/NU Online)

KETIK, MALANG – Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyatakan ada hal penting yang harus dipahami oleh umat Muslim mengenai peristiwa Isra Mikraj. Terutama dalam bab perintah salat. 

Umat Islam, menurut pandangan Gus Baha, seharusnya tidak keliru mengenai jumlah salat yang awalnya lima puluh waktu dan kemudian berkurang menjadi lima waktu dalam peristiwa Isra Mi'raj. 

"Jadi kamu tidak boleh punya keyakinan, sebetulnya Allah itu dari awal ngotot ingin membuat shalat lima puluh waktu. Setelah melihat Nabi, menjadi tidak tega, berkurang jadi lima waktu," jelasnya mengutip laman resmi NU Online, Senin 27 Januari 2025.

Menurut Gus Baha, pikiran yang mengatakan bahwa Allah mengurangi jumlah shalat setelah ketemu Nabi bisa merusak tauhid atau akidah. Namun, pemikiran yang benar secara ilmu tauhid, sesungguhnya dari awal Allah menghendaki lima puluh waktu dulu, namun dalam praktiknya hanya lima waktu yang akan diberlakukan.  

Baca Juga:
[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

"Setelah Nabi Muhammad bertemu Allah, kemudian Allah mewajibkan kepada Nabi dan umatnya untuk melakukan shalat lima puluh waktu. Kemudian turun anugerah Allah, maka akhirnya dikurangi hingga tinggal lima waktu yang wajib dikerjakan," kata Gus Baha.  

Gus Baha menegaskan, tidak seharusnya seseorang beranggapan bahwa Allah mempertimbangkan kembali setelah berjumpa dengan Nabi Muhammad. Ini sama dengan menyatakan bahwa pengetahuan Allah adalah hal yang baru. Hal ini tentu tidak diperkenankan dalam ilmu tauhid, karena menyerupai makhluk.  

"Tidak boleh mengatakan Allah mengevaluasi ulang, akhirnya menjadi lima waktu. Keyakinan seperti ini tidak boleh. Karena menunjukkan ilmu Allah sesuatu yang baru. Allah jadi tahu setelah banyak evaluasi," kata ulama asal Rembang ini. 

Keyakinan yang harus dipegang, kata Gus Baha, Allah dengan sifat ilmu-Nya sudah tahu sebelum adanya pertemuan dengan Nabi Muhammad. Allah itu tahu sebelum adanya evaluasi dan tidak butuh evaluasi.  Jadi, lanjut Gus Baha, sejak awal peristiwa Isra Mi'raj, Allah sudah tahu kejadiannya akan demikian. 

Baca Juga:
Masih Bingung Salat Idulfitri? Ini Tata Caranya dari Ustadz Abdul Rizal Azhar

Seperti peristiwa saran dari Nabi Musa yang meminta Nabi Muhammad kembali menemui Allah, supaya mengurangi waktu salat. Allah juga tahu peristiwa Isra Miraj akan dibenarkan oleh Abu Bakar dan setiap orang yang memiliki akal dan pemikiran yang segar, lalu diingkari oleh kafir Quraisy.

"Peristiwa ini seperti yang telah dikehendaki Allah pada zaman azali dahulu. Namun, meskipun lima waktu, pahalanya tidak berkurang dari salat lima puluh waktu," jelas Gus Baha. (*)

Baca Sebelumnya

Menteri UMKM Maman Dorong Peran Perempuan dan UMKM Lebih Besar di Program MBG

Baca Selanjutnya

Terungkap, Ini Motif Pelaku Mutilasi Wanita dalam Koper yang Ditemukan di Ngawi

Tags:

Ahmad Bahauddin Nursalim Gus Baha isra mikraj salat

Berita lainnya oleh M. Rifat

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

13 April 2026 02:02

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

13 April 2026 01:01

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

13 April 2026 00:16

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar