KETIK, PAGAR ALAM – Aktivitas vulkanik sejumlah gunung api di Indonesia kembali menjadi perhatian menyusul erupsi berulang Gunung Anak Krakatau sejak awal September 2026. Kondisi tersebut turut menjadi pengingat bagi masyarakat di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (sumsel) dan sekitarnya untuk tetap memperhatikan perkembangan aktivitas .

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Api (Magma-VAR) periode pengamatan 8 September 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, aktivitas Gunung Dempo yang berada di wilayah Lahat, Empat Lawang dan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, masih berstatus Level II atau Waspada.

Dalam laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kondisi cuaca di kawasan Gunung Dempo terpantau cerah, berawan hingga mendung.

Angin bertiup lemah ke arah utara, timur dan barat. Suhu udara berada pada kisaran 18 hingga 29 derajat Celsius, dengan kelembapan 57-63 persen dan tekanan udara 585-604 mmHg.

Dari pengamatan visual, Gunung Dempo terpantau jelas dengan kondisi kabut 0-II hingga kabut 0-III. Sementara itu, asap kawah tidak teramati.

Baca Juga:
Kebakaran RSSA Malang Padam dalam 1,5 Jam, Pelayanan Tak Alami Gangguan

Meski demikian, aktivitas kegempaan masih menunjukkan adanya tremor menerus (microtremor). Tremor terekam dengan amplitudo 0,5 hingga 1 milimeter, dengan amplitudo dominan 0,5 milimeter.

PVMBG mengingatkan masyarakat maupun wisatawan agar tidak mendekati dan bermalam atau camping di pusat aktivitas kawah Marapi-Gunung Dempo dalam radius 1 kilometer.

Larangan juga berlaku pada arah bukaan kawah sejauh 2 kilometer ke sektor barat laut hingga utara. Kawah merupakan pusat letusan dan dapat menjadi sumber gas-gas vulkanik yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia.

Masyarakat diimbau tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Dempo.

Baca Juga:
‎Melesat Hebat! Bupati Malang, Sekda dan Dirut Tirta Kanjuruhan Raih Ketik Award 2026