Guntur Wahono Dorong Kesejahteraan Petani Tebu di Blitar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

17 Mar 2025 20:23

Thumbnail Guntur Wahono Dorong Kesejahteraan Petani Tebu di Blitar
Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, saat menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Pancasila Sebagai Pilar Penjaga Bangsa” di Desa Tlogo, Kabupaten Blitar, Senin 17 Maret 2025. (Foto: Favan/Ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Pancasila Sebagai Pilar Penjaga Bangsa” di Desa Tlogo, Kabupaten Blitar, Senin 17 Maret 2025.

Dalam acara tersebut, ia bertemu dengan para petani tebu untuk membahas kesejahteraan mereka serta potensi pendirian pabrik gula di Blitar.

“Hari ini kami menggelar pertemuan dengan petani tebu di Blitar. Prinsipnya, bagaimana petani tebu di Blitar ini agar bisa sejahtera,” ujar Guntur Wahono dalam sambutannya.

Ia menyoroti kesulitan yang dihadapi petani tebu dalam mengirim hasil panennya ke luar daerah, yang dinilai menjadi salah satu hambatan utama dalam peningkatan kesejahteraan mereka.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

“Karena begitu susahnya jika petani tebu di Blitar harus mengirim hasil tebunya ke luar daerah,” katanya.

Guntur menegaskan bahwa solusi terbaik adalah dengan membangun pabrik gula sendiri di Blitar, sehingga proses produksi bisa lebih efisien dan menguntungkan petani.

“Nah, kalau kita sudah punya pabrik sendiri, pasti lebih mudah dan kesejahteraan para petani akan lebih meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Blitar memiliki potensi besar untuk mendirikan lebih dari satu pabrik gula.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Tekankan Keterlibatan Koperasi di Pasar Murah

“Bahkan, di Blitar ini sangat potensial untuk mendirikan pabrik lebih dari satu. Jika sudah ada pabrik di sebelah Blitar Selatan, maka bisa yang satunya lagi di Blitar Utara,” paparnya.

Guntur menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, dalam mewujudkan rencana ini.

“Inilah salah satu komitmen yang harus kita pikirkan bersama. Jika kita punya pabrik, masyarakat petani tebu kita harus lebih sejahtera,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk hadir dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi petani.

“Pemerintah harus hadir untuk melihat kendala dan persoalan yang dihadapi oleh petani tebu agar mereka merasa terbantu. Ini merupakan sebuah kewajiban bagi pemerintah, bahwa kita harus memikirkan kesejahteraan masyarakat kita,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur, Slamet Sutanto, turut hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan pentingnya pembentukan koperasi sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani tebu dan mencegah monopoli di sektor pertanian.

“Jadi begini, dalam beberapa saat terakhir ini, di pemerintahan Pak Prabowo sudah merencanakan pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa di seluruh Indonesia,” ujar Slamet.

Menurutnya, koperasi dapat menjadi wadah bagi petani tebu dan petani lainnya yang bergerak di sektor ketahanan pangan untuk meningkatkan daya tawar mereka.

“Kami sebagai Ketua Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur yang hadir sebagai narasumber hari ini mengajak dan menghimbau seluruh petani tebu, serta petani lainnya yang berbasis ketahanan pangan, untuk membentuk sebuah wadah koperasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan koperasi akan memberikan banyak manfaat bagi petani, terutama dalam aspek harga, pemasaran, dan distribusi hasil pertanian.

“Tujuannya agar tidak terjadi monopoli, baik itu dari sisi harga, pemasaran, kewilayahan, maupun lain sebagainya,” jelasnya.

Slamet menegaskan bahwa koperasi merupakan langkah strategis dalam mendukung wawasan kebangsaan dan implementasi nilai-nilai Pancasila di sektor ekonomi rakyat.

“Jadi koperasi ini adalah langkah yang tepat sesuai tema wawasan kebangsaan dalam menegakkan Pancasila,” pungkasnya.

Dengan adanya dorongan untuk mendirikan pabrik gula dan pembentukan koperasi, diharapkan petani tebu di Blitar dapat lebih sejahtera dan memiliki kemandirian ekonomi yang lebih kuat di masa mendatang.(*)

Baca Sebelumnya

DPRD Kabupaten Asahan Gelar Paripurna Bahas Peringatan Hari Jadi Asahan ke 75

Baca Selanjutnya

20 Penggawa Timnas Indonesia Tiba di Australia, Tom Haye Optimistis Raih Kemenangan

Tags:

Guntur Wahono DPRD Jawa timur pdi perjuangan petani Tebu

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar