Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil di Pasar Murah Tuban

Jurnalis: Dina Elwarda
Editor: Mustopa

6 Mar 2026 18:43

Thumbnail Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil di Pasar Murah Tuban
Gubernur Khofifah Indar Parawansa (kanan) memberikan bantuan beras SPHP kepada warga saat kegiatan pasar murah di depan Stasiun Lama Tuban. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pasar murah tidak hanya bertujuan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi upaya menjaga keseimbangan pasar selama Ramadan.

Kegiatan pasar murah tersebut digelar di depan Stasiun Lama Tuban, Kabupaten Tuban, pada Kamis, 5 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan kebutuhan pokok di Jawa Timur menjelang Idul Fitri.

“Pasar murah juga bukan hanya soal harga terjangkau, tapi upaya menjaga keseimbangan pasar. Harapannya, harga tetap stabil dan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang khususnya di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa lokasi pasar murah di Kabupaten Tuban ini sengaja dipilih di kawasan permukiman dekat Stasiun Lama Tuban dan tidak berdekatan dengan pasar tradisional agar mudah dijangkau masyarakat secara langsung.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

“Pasar murah hari ini diselenggarakan didekat stasiun lama Tuban, dekat permukiman supaya bisa dijangkau masyarakat sekitar. Saya selalu ingatkan supaya pasar murah hadir dekat dipermukiman dan jauh dari pasar tradisional. Disini masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga murah dibanding pasar tradisional,” kata Gubernur Khofifah.

Selain menjaga stabilitas harga, Khofifah memastikan pasokan bahan pokok menjelang Idul Fitri dalam kondisi aman. Menurutnya, permintaan kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat pada periode tersebut.

“Hari-hari seperti ini mendekati Idul Fitri pasti ada kenaikan pemenuhan kebutuhan logistik rumah tangga,” tambahnya.

“Kita ingin masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan barang. Pengendalian inflasi perlu kita lakukan, stabilisasi perlu kita lakukan salah satu caranya dengan memberikan keterjangkauan harga dan keterjangkauan untuk bisa mendekatkan pada para konsumen,” lanjutnya.

Baca Juga:
Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas strategis dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Selain itu tersedia gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam Rp30.000 per kemasan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memberikan bantuan beras kepada ratusan lansia serta membagikan telur kepada ibu rumah tangga yang membawa anak sebagai dukungan pemenuhan gizi keluarga. Ia juga memborong sejumlah produk UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi lokal.

Salah satu warga, Darmiyah, warga jalan barat Stasiun Barat Doromukti mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut karena memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Saya datang antri sejak jam 12.30 tadi, alhamdulillah senang sekali bisa dapat beras SPHP dari Ibu Khofifah nanti dimasak untuk sahur dan berbuka. Saya senang Bisa belanja kebutuhan pokok dengan harga murah,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Muhammad Dwicky Salsabil Fauza, Anggota DPRD Termuda Kota Malang yang Bawa Aspirasi Generasi Z

Baca Selanjutnya

Polsek Sukun Malang Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Persekusi Warga Ranugrati

Tags:

Pasar Murah Pasar murah Tuban Gubernur Khofifah harga terjangkau Bahan Pokok Murah

Berita lainnya oleh Dina Elwarda

Wagub Jatim Emil Tinjau Harga Minyakita di Pasuruan, Pastikan Stok Aman

18 April 2026 19:22

Wagub Jatim Emil Tinjau Harga Minyakita di Pasuruan, Pastikan Stok Aman

RPH Surabaya Siap Layani Pemotongan Kurban 2026, Pendaftaran Dibuka 20 April

18 April 2026 11:01

RPH Surabaya Siap Layani Pemotongan Kurban 2026, Pendaftaran Dibuka 20 April

Idul Adha 2026: RPH Surabaya Hanya Melayani Jasa Potong, Tidak Lagi Jual Hewan Kurban

17 April 2026 11:42

Idul Adha 2026: RPH Surabaya Hanya Melayani Jasa Potong, Tidak Lagi Jual Hewan Kurban

Serupa Tapi Tak Sama, Kenali Perbedaan Produk Makeup yang Sering Disalahartikan

17 April 2026 01:09

Serupa Tapi Tak Sama, Kenali Perbedaan Produk Makeup yang Sering Disalahartikan

BPBD Jatim Gencarkan Edukasi Bencana ke Sekolah dan Pesantren Bersama Mosipena

16 April 2026 23:05

BPBD Jatim Gencarkan Edukasi Bencana ke Sekolah dan Pesantren Bersama Mosipena

Perempuan Petite? Outfit Clean Look Solusinya!

16 April 2026 07:00

Perempuan Petite? Outfit Clean Look Solusinya!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend