Gubernur Khofifah Bersama Menko Zulhas Rakor MBG di Jatim, Dorong Percepatan dan Maksimalisasi Sertifikasi SPPG

Jurnalis: Muhammad Fauzan
Editor: Fiqih Arfani

20 Feb 2026 18:09

Thumbnail Gubernur Khofifah Bersama Menko Zulhas Rakor MBG di Jatim, Dorong Percepatan dan Maksimalisasi Sertifikasi SPPG
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menko Pangan Zulkifli Hasan dan pejabat lainnya saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di sela Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya, Kamis 19 Februari 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya, Kamis 19 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah mendorong percepatan serta maksimalisasi pemenuhan sertifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari penguatan tata kelola Program MBG. Hal ini dinilai krusial mengingat cakupan penerima manfaat MBG di Jawa Timur telah mencapai 8.415.882 jiwa.

Menurutnya, besarnya skala program harus diiringi dengan jaminan kualitas dan keamanan pangan yang memenuhi standar nasional. Karena itu, seluruh SPPG didorong memenuhi kriteria sertifikasi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

"Sertifikasi SPPG ini akan terus bisa kita maksimalkan sesuai dengan kriteria yang sudah distandarisasi oleh tim dari BGN," ujarnya.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memfasilitasi penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB, sebanyak 1.214 SPPG telah mengantongi SLHS.

Selain itu, 795 SPPG telah memiliki sertifikasi chef, 137 bersertifikat halal, 99 tersertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), 83 menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (FSMS) ISO 22000, dan 38 telah menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ISO 45001.

"Harapan kita capaian SPPG terhadap sertifikasi-sertifikasi yang dipersyaratkan BGN bisa kita maksimalkan," tegasnya.

Secara keseluruhan, hingga Februari 2026 terdapat 3.339 SPPG di Jawa Timur, dengan rincian 3.125 unit telah operasional dan 214 unit dalam tahap persiapan. Program ini didukung oleh 145.946 petugas yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.

Baca Juga:
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Khofifah menegaskan, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh luasnya cakupan penerima manfaat, tetapi juga oleh kualitas pengawasan standar keamanan pangan.

Dari total 2.056 SPPG yang terdata dalam sistem pengawasan kesehatan lingkungan, sekitar 69,40 persen atau 1.427 SPPG telah menjalani Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Dari jumlah tersebut, 91,31 persen dinyatakan memenuhi syarat kesehatan lingkungan.

Selain itu, 1.231 SPPG atau 59,87 persen telah dilakukan pemeriksaan sampel media lingkungan, dengan 91,38 persen di antaranya memenuhi standar. Sementara itu, 50.650 penjamah makanan atau sekitar 76,3 persen telah mengikuti pelatihan keamanan pangan sebagai langkah preventif meminimalkan risiko kontaminasi.

"Hal-hal seperti ini sudah kami upayakan sebagai langkah preventif kami mengawal program MBG ini," katanya.

Meski demikian, Pemprov Jawa Timur tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul masih ditemukannya kasus keracunan pangan dalam pelaksanaan MBG.

Menyikapi hal tersebut, Pemprov Jawa Timur membentuk Tim Gerak Cepat (TGC), memperkuat koordinasi surveilans dan kesehatan lingkungan, serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sampel air, makanan, hingga spesimen klinis.

Rekomendasi perbaikan juga diberikan kepada penyedia makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, proses pengolahan, distribusi, hingga penyajian.

Pemprov Jawa Timur turut memastikan penerapan Lima Kunci Keamanan Pangan, yakni menjaga kebersihan, memisahkan bahan mentah dan matang, memasak hingga matang sempurna, menjaga suhu pangan tetap aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang aman.

"Menjaga pangan pada suhu yang aman, menggunakan air dan bahan baku yang aman, menjaga kebersihan, memasak hingga matang, serta memisahkan bahan mentah dan matang," ungkap Khofifah.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, Pemprov Jawa Timur telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan MBG di tingkat provinsi serta mendorong pembentukan satgas di 38 kabupaten/kota. Tak hanya itu, telah diusulkan lahan pemerintah daerah untuk pengembangan 167 SPPG baru, termasuk penguatan layanan di wilayah terpencil dan kepulauan seperti Ponorogo dan Sumenep.

"Melalui Rakor ini kami berharap akan lahir penguatan komitmen, penyelarasan langkah, serta solusi konkret atas berbagai tantangan di lapangan," tegasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Pangan RI Zulkifli Hasan mengapresiasi capaian Jawa Timur dalam pemenuhan SLHS yang mencapai 55,6 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 32 persen. Menurutnya, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan capaian terbaik dalam implementasi MBG.

"Termasuk yang terbaik dan terbanyak juga sudah memenuhi SLHS-nya juga terbanyak," ungkap Menko Zulhas.

Dalam kesempatan sama, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Jawa Timur mencatat 3.339 SPPG atau sekitar 82 persen dari target pemerintah pusat. Seluruh SPPG tersebut melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat dengan proyeksi perputaran anggaran mencapai Rp4,17 triliun.

Sebanyak 70 persen anggaran digunakan untuk pembelian bahan baku produk pertanian dalam negeri, 20 persen untuk honor relawan, dan 10 persen sebagai insentif pembangunan SPPG. Hal ini dinilai memberi dampak signifikan terhadap penguatan sektor pertanian dan peternakan lokal.

"Jawa Timur sangat luar biasa karena melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat. Tentu ini akan memberikan peluang besar bagi petani dan peternak di Jawa Timur," pungkasnya.

Turut hadir dalam Rakor Penyelenggaraan MBG ini sejumlah pejabat kementerian dan lembaga, Forkopimda Jawa Timur, serta Bupati/Wali Kota se-Jawa Timur dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jawa Timur. (*)

Baca Sebelumnya

Dinkes Tulungagung Tegaskan Pengadaan Internet 32 Puskesmas Sesuai Prosedur dan Taat Regulasi

Baca Selanjutnya

Lantik 7 Pejabat Eselon II, Bupati Bandung Minta Pejabat Baru Bergerak Cepat dan Adaptif

Tags:

MBG Rekor Gubernur Jawa timur surabaya Khofifah   Menko Pangan Zulhas BGN

Berita lainnya oleh Muhammad Fauzan

Dua Rumah di Sidoyoso Dilahap Si Jago Merah, Petugas Imbau Warga Surabaya Waspada Kebakaran

16 Maret 2026 11:19

Dua Rumah di Sidoyoso Dilahap Si Jago Merah, Petugas Imbau Warga Surabaya Waspada Kebakaran

Pengendara Motor Meninggal Usai Ditabrak Mobil Box di Manukan Wetan Surabaya

12 Maret 2026 17:05

Pengendara Motor Meninggal Usai Ditabrak Mobil Box di Manukan Wetan Surabaya

Warga Dikagetkan Musang Masuk Rumah di Jalan Mawar Surabaya

11 Maret 2026 14:17

Warga Dikagetkan Musang Masuk Rumah di Jalan Mawar Surabaya

Seorang Anak Dilaporkan Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

10 Maret 2026 16:26

Seorang Anak Dilaporkan Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

99 GenZI Siap Sambut Jamaah Qiyamullail di Masjid Al-Akbar Surabaya

10 Maret 2026 11:45

99 GenZI Siap Sambut Jamaah Qiyamullail di Masjid Al-Akbar Surabaya

Perumda Air Minum Surya Sembada Siagakan Layanan 24 Jam Selama Libur Lebaran

9 Maret 2026 23:45

Perumda Air Minum Surya Sembada Siagakan Layanan 24 Jam Selama Libur Lebaran

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar