Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

Jurnalis: Fariha Al Jihan
Editor: Fiqih Arfani

16 Apr 2026 10:22

Thumbnail Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025
Gubernur Jatim Khofifah menyerahkan bonus Rp1,845 miliar kepada atlet paralimpik di Grahadi, Surabaya, atas raihan 35 medali ASEAN Para Games 2025 pada Rabu, 15 April 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bonus apresiasi senilai total Rp1,845 miliar kepada 15 atlet paralimpik dan dua pelatih Jawa Timur yang meraih 35 medali pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand.

Penyerahan bonus dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu, 15 April 2026 dengan didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono serta Ketua NPCI Jawa Timur Imam Kuncoro.

Pada ajang tersebut, kontingen Jawa Timur mencatatkan 10 medali emas, 19 perak, dan 6 perunggu. Sebanyak 15 atlet berlaga di enam cabang olahraga, yakni para atletik, para renang, para panahan, para bulu tangkis, para tenis meja, dan voli duduk.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para atlet serta pelatih yang telah mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat internasional.

Baca Juga:
Kuota Terbatas, DLH Surabaya Buka Lowongan Driver Truk Sampah Bagi Warga Lokal

“Alhamdulillah kawan-kawan atlet paralimpik Jatim sudah memberikan dedikasi yang terbaik dan terus mencapai prestasi terbaiknya. Terakhir ini ASEAN Para Games,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pembinaan atlet paralimpik di Jawa Timur berjalan konsisten dan terarah, dengan menekankan pentingnya keseimbangan antara latihan fisik dan penguatan mental.

“Terima kasih karena pelatihnya luar biasa, atletnya juga sangat luar biasa. Bagaimana pentingnya membangun kedisiplinan, ada sisi pelatihan fisik, ada pengasahan mental. Dua-duanya dibutuhkan karena setiap kompetisi biasanya tantangannya dinamik, berbeda-beda,” ungkapnya.

“Saya yakin bahwa ketahanan fisik yang terlahir dengan disiplin dan ketahanan mental yang terasah akan terus mengantarkan prestasi gemilang berikutnya,” tambahnya.

Baca Juga:
Unair Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Tampung 16 Ribu Peserta di 19 Sesi Ujian

Khofifah juga menilai dukungan berbasis sport science, termasuk peran Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menjadi bagian penting dalam peningkatan performa atlet. Ke depan, Pemprov Jatim akan mengkaji pengembangan pusat pelatihan terintegrasi yang lebih efektif dan inklusif.

“Tadi yang dijelaskan Bapak Imam Kuncoro bagaimana sebetulnya terkait pusat pelatihan terintegrasi akan dibahas ulang dengan Kadispora dan Pak Sekda, tentu kalau menyiapkan pusat pelatihan integrasi formatnya seperti apa yang bisa lebih efektif bagi atlet paralimpik ini,” katanya.

Selain itu, Khofifah mendorong pemetaan kekuatan atlet, baik nasional maupun internasional, guna memperkuat strategi pembinaan.

“Penting juga terkait pemetaan kompetitor atlet lainnya, pasti semua dalam pemetaan NPCI. Jadi secara nasional punya peta kekuatan atlet dari negara lain, jadi NPCI Jatim juga harus punya pemetaan itu,” lanjutnya.

Ia menegaskan, pemberian bonus ini merupakan bentuk nyata penghargaan atas kerja keras atlet sekaligus motivasi untuk terus berprestasi.

“Para atlet ini adalah inspirasi bagi kita semua. Ini adalah buah dari semua kerja keras, pengorbanan, latihan panjang, serta mental juara yang ditempa dari waktu ke waktu,” tegasnya.

“Oleh karena itu, saudara semua telah membuktikan bahwa atlet paralimpik Jawa Timur mampu bersaing, berprestasi, dan menjadi kebanggaan di tingkat regional maupun internasional,” katanya.

“Tetap semangat untuk terus menjaga seluruh stamina yang dimiliki, skill terus ditingkatkan dan bagaimana kita melakukan pemetaan atlet. Kemampuan yang sudah dimiliki tolong terus dijaga dan ditingkatkan dan tetap dalam koridor pembinaan yang tertuntun dan terukur,” jelasnya.

“Semoga ini bisa memotivasi semua atlet paralimpik untuk terus berlatih dan berkompetisi secara maksimal. Harapannya ini bisa menjadi energi baru untuk berjuang menghadapi kompetisi berikutnya,” pesannya menambahkan.

Sementara itu, Ketua NPCI Jawa Timur Imam Kuncoro menyebut prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan berkelanjutan, bukan capaian instan.

"15 atlet Jatim berprestasi di Asean Para Games Thailand membuktikan hasil investasi pembinaan yang terukur. Prestasi tidak lahir instan tetapi berjenjang dan penuh kesabaran," katanya.

Ia menambahkan, pembinaan atlet disabilitas usia dini terus dilakukan melalui kolaborasi Pemprov Jatim dan NPCI. Pada Oktober 2025, pihaknya menjaring sekitar 350 calon atlet muda dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Oktober 2025 kami melaksanakan pencarian bibit atlet di kabupaten kota se Jatim. Hasilnya menjaring sekitar 350 calon atlet muda yang bersiap menjadi generasi penerus di masing-masing cabang olahraga," tuturnya.

Imam juga mengapresiasi perhatian Pemprov Jatim terhadap atlet paralimpik sebagai bentuk kehadiran negara dalam mendukung kesetaraan.

"Selain itu membangun semangat kesetaraan sehingga olahraga disabilitas mendapat ruang yang luas di tengah masyarakat. Jangan hitung yang hilang ditubuh tapi hitung berapa prestasi yang sudah dan akan kalian berikan bagi bangsa dan negara," ungkapnya.

Salah satu atlet para renang, Mutiara Cantik, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah. Ia menyebut medali yang diraih merupakan hasil dari proses panjang.

“Medali yang saya bawa pulang dari ASEAN Para Games ini hasil dari proses panjang yang tidak mudah. Bagi atlet disabilitas, setiap detik pemusatan latihan adalah perjuangan untuk melampaui batas fisik dan mental. Satu hal yang menguatkan saya diarena pertandingan, saya membawa nama besar Jawa Timur,” kata Mutiara.

“Terima kasih Pemprov Jatim tidak membiarkan kami berjuang sendirian. Semoga dengan adanya apresiasi ini bisa mendorong kami untuk lebih berprestasi lagi,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Unair Siap Gelar UTBK SNBT 2026, Tampung 16 Ribu Peserta di 19 Sesi Ujian

Baca Selanjutnya

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Tags:

gubernurkhofifah #AtletParalimpik #35Medali infosurabaya #GrahadiSurabaya Gubernur Khofifah Khofifah Indar Parawansa Info Surabaya Berita Surabaya

Berita lainnya oleh Fariha Al Jihan

Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

16 April 2026 10:22

Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

12 April 2026 14:26

Gubernur Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal Muslimat NU Jateng, Dorong Akses Keadilan Perempuan dan Anak

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

11 April 2026 12:50

Percepat Sertifikasi Tanah, Gubernur Khofifah Siapkan 7.500 Relawan "Laskar Karomah" dan Gerakan Partisipatif

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

10 April 2026 16:34

Gubernur Khofifah Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Targetkan Juara Umum Nasional Empat Kali Beruntun

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

10 April 2026 11:43

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

9 April 2026 12:02

Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H