KETIK, GRESIK – Setelah lama tidak digelar sejak 2017, Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar Gresik Merdeka Carnival 2026 untuk memeriahkan HUT RI Ke-81, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Sebanyak 71 barisan dari 46 unsur mengikuti Gresik Merdeka Carnival 2026. Para peserta berasal mulai dari komunitas masyarakat, Forkopimda, perusahaan swasta, hingga gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 24 mobil hias dan deretan aksi komunitas lokal. Parade menyusuri jalanan kota dengan memamerkan beragam kreasi visual yang memanjakan mata penonton.

Rute bermula dari halaman Kantor Pemkab Gresik dan berakhir di Pendopo Bupati Gresik. Rombongan peserta melintasi sejumlah jalan protokol, meliputi Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jalan Dr. Soetomo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Pahlawan, hingga Jalan Wachid Hasyim.

Tak hanya melepas keberangkatan rombongan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif turut menjadi bagian dari karnaval. Keduanya menaiki mobil hias bertema Nogo Giri dan mengikuti perjalanan rombongan dari Kantor Bupati Gresik menuju Pendopo Kabupaten Gresik.

Kemeriahan juga semakin terasa dengan keterlibatan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik yang turut serta dalam rombongan. Keikutsertaan langsung kepala daerah dan Forkopimda menjadi salah satu momen yang menyemarakkan Gresik Merdeka Carnival tahun ini. 

Baca Juga:
Pesona Nusantara dalam Harmoni Budaya Brebes, 125 Kontingen Akan Hadir di Malam Karnaval 29 Agustus

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengatakan bahwa karnaval merupakan bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus ruang bagi masyarakat untuk merawat kebersamaan dan menampilkan kreativitas.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, panitia, komunitas, pelaku UMKM, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Gresik Merdeka Carnival Tahun 2026,” katanya. 

Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Karena itu, ia berharap Gresik Merdeka Carnival dapat menjadi ruang untuk memperkuat persatuan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

Baca Juga:
Ribuan Jemaah Padati Karangmalang, Brebes Bersholawat Peringati Maulid Nabi Bersama KH. Anwar Zahid

Antusiasme Warga Saat Gresik Merdeka Carnival 2026 di Pendopo Bupati Gresik (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

 

“Yang paling penting, mari kita jadikan kegiatan ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang untuk menampilkan kreativitas, seni, dan budaya Gresik, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menikmati kemeriahan karnaval dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan sepanjang rute.

“Mari kita ramaikan bersama, kita jaga ketertiban, dan kita nikmati seluruh rangkaian kegiatan ini dengan penuh kegembiraan,” tuturnya.

Tak hanya menghadirkan aneka mobil hias dan barisan peserta, Gresik Merdeka Carnival 2026 juga menjadi panggung bagi kekayaan seni budaya daerah. Salah satunya melalui pertunjukan Pencak Macan, salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Gresik.

"Pencak Macan merupakan kesenian tradisional yang lekat dengan kehidupan masyarakat Gresik. Pertunjukannya menghadirkan karakter macan, monyet, serta sosok pembawa obor dalam sebuah sajian yang sarat simbol dan nilai-nilai kehidupan. Kehadirannya dalam karnaval menjadi bagian dari upaya menghadirkan budaya lokal di tengah perayaan kemerdekaan yang melibatkan masyarakat secara luas," jelasnya. 

Sementara itu, ratusan pelaku UMKM dilibatkan melalui bazar yang tersebar di sejumlah titik, mulai dari kawasan Pemkab Gresik, depan BPPKAD, area WEP, Pudak Galeri, hingga Alun-Alun Gresik.

"Pelibatan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah agar kemeriahan perayaan kemerdekaan turut memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat," pungkasnya. (*)