KETIK, BATU – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kota Malang resmi memiliki Graha Arshaka sebagai pusat aktivitas organisasi.
Gedung yang berlokasi di Jalan Semeru II Gang 1, Desa Pendem, Kota Batu, itu diresmikan pada Minggu, 26 Juli 2026, dan diharapkan menjadi ruang konsolidasi, pengkaderan, serta penguatan kolaborasi alumni PMII di Malang Raya.
Peresmian Graha Arshaka dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IKA PMII Fathan Subchi, Wali Kota Batu Nurochman, Sekretaris Jendral PKB Hasanuddin Wahid, Ketua Umum PW IKA PMII Jawa Timur Thoriqul Haq, jajaran pengurus IKA PMII, tokoh masyarakat, serta para alumni PMII dari berbagai daerah.
Ketua Umum IKA PMII Kota Malang, Muhammad Nuruddin, menjelaskan bahwa nama Arshaka dipilih karena memiliki makna filosofis yang mencerminkan kemuliaan dan proses transformasi.
Menurutnya, istilah tersebut berasal dari bahasa Sanskerta dan menjadi simbol nilai-nilai luhur yang terus dijaga dalam perjalanan organisasi.
Baca Juga:
Cak Thoriq Singgung Lost Generation, IKA PMII Jatim Siap Evaluasi Pola Kaderisasi“Arshaka kami ambil dari bahasa Sanskerta yang bermakna kemuliaan. Kemuliaan itu kami maknai sebagai proses transformasi. Secara filosofi, kami melihat perjalanan Nahdlatul Ulama sebagai bagian dari transformasi peradaban yang kemudian diislamkan oleh para Wali Songo,” ujarnya.
Dari sanalah, tambahnya, lahir nilai keislaman dan kebangsaan Indonesia yang tetap menghargai tradisi-tradisi baik.
“Nilai itulah yang ingin kami hadirkan melalui Graha Arshaka,” imbuhnya.
Baca Juga:
IKA PMII Kota Malang Bangun Masjid di Kota Batu, Wali Kota Cak Nur: Manfaatnya Sangat BesarSementara itu, Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi, mengapresiasi hadirnya Graha Arshaka yang dinilainya menjadi tonggak penting bagi penguatan organisasi alumni PMII.
Ia menyebut Kota Malang kembali menunjukkan perannya sebagai pelopor dalam berbagai gerakan organisasi.
“Ini menjadi gedung pertama yang benar-benar diresmikan. Sebelumnya saya hanya meresmikan peletakan batu pertama di Lombok Timur, kemudian menghadiri beberapa kegiatan di Bengkulu, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah,” katanya.
Menurutnya, Malang kembali menjadi yang paling awal dan menjadi pelopor dari berbagai gerakan yang dilakukan IKA PMII.
Fathan juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan alumni IKA PMII Kota Malang yang berhasil mewujudkan gedung tersebut.
“Saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada IKA PMII Kota Malang. Dulu ketika saya memimpin PMII Cabang Jakarta, hubungan Jakarta, Malang, dan Yogyakarta sangat erat. Hari ini saya melihat semangat itu masih terjaga,” tuturnya.
Fathan menilai keberadaan Graha Arshaka menjadi pencapaian penting bagi IKA PMII Kota Malang.
Menurutnya, gedung tersebut akan memperkuat proses kaderisasi dan aktivitas organisasi karena seluruh kegiatan dapat dilaksanakan di fasilitas milik sendiri tanpa lagi terkendala persoalan tempat maupun biaya sewa.
Selain menjadi pusat kegiatan organisasi, Graha Arshaka juga diharapkan menjadi ruang pengembangan kapasitas kader serta mempererat jejaring alumni PMII di Malang Raya.
Wali Kota Batu, Nurochman, turut menyambut baik keberadaan Graha Arshaka di wilayah Kota Batu. Menurutnya, gedung tersebut bukan hanya menjadi rumah besar bagi alumni PMII, tetapi juga dapat menjadi ruang intelektual yang memperkuat Kota Batu sebagai bagian dari ekosistem pendidikan di Malang Raya.
“Atas nama Pemerintah Kota Batu, kami menyambut baik hadirnya Graha Arshaka. Kota Batu memang tidak memiliki banyak perguruan tinggi, tetapi dengan adanya gedung ini saya melihatnya sebagai representasi semangat kampus di Malang Raya. Ini sesuatu yang sangat baik,” ujar Nurochman.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Batu dan IKA PMII dapat terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Maka nanti boleh juga kami bisa curhat-curhatan dengan ikatan alumni PMII,” pungkasnya. (*)