KETIK, SURABAYA – Salah seorang siswa terdampak keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) Di Surabaya, Gibran Pratama, menceritakan pengalamannya saat menyantap hidangan hingga dibawa ke Puskesmas.
Siswa kelas 4 tersebut mengaku daging yang dimakannya dirasakan pahit seperti obat sehingga tak dihabiskan dan dimasukkan ke dalam tepak makanan.
"Awalnya bau enak dan seperti biasa, tapi dagingnya kayak obat. Saya simpan sisanya, tapi oleh ibu disuruh buang" ujar Gibran.
Siswa SD Raden Wijaya itu mengaku mengalami pusing dan sakit perut di sekolah hingga akhirnya dilarikan ke Puskesmas untuk menjalani penanganan medis.
Gibran bersama seorang teman sekelasnya dan dua siswa kelas 6 saat menjalani perawatan intensif. Beberapa saat kemudian diperbolehkan pulang setelah tidak mengalami gejala berlebih.
Baca Juga:
Seleksi Pemain Timnas Futsal Indonesia di Jatim, Cari Bibit Berbakat Ikuti Turnamen di SpanyolDi Surabaya hari ini dihebohkan oleh sejumlah siswa yang diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.
Dilaporkan ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh Surabaya mengeluhkan mual dan muntah-muntah,.
Kepala Puskesmas Tembok Dukuh drg. Tyas Pranadani mengiyakan adanya kejadian keracunan tersebut. Ia menjelaskan, siswa yang mengalami keracunan dilaporkan dari 12 sekolah.
"Sejauh ini yang kami dapatkan, datanya itu hampir 200 siswa dari sejumlah sekolah. Hampir semua sudah kami tangani," tuturnya. (*)