Gerakan Dukung Kotak Kosong Ancam Kemenangan Eri -Armuji

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Marno

6 Okt 2024 16:40

Headline

Thumbnail Gerakan Dukung Kotak Kosong Ancam Kemenangan Eri -Armuji
Penggerak coblos kotak kosong Singky Soewadji, Sabtu, 5 Oktober 2024. (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA

Gerakan mendukung kotak kosong ini dimulai dari Kota Surabaya. Kini mulai meluas hingga ke semua daerah yang hanya memiliki calon tunggal.

Wartawan Ketik.co.id menemui salah satu penggerak kampanye kotak kosong di Surabaya, Singky Soewadji. Dia mengaku melakukan gerakan ini karema kecewa  terhadap proses demokrasi di Kota Surabaya yang menyuguh satu pilihan paslon. Yakni Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan wakilnya Armuji.

Keberadaan Gerakan Dukung Kotak Kosong ini tentu menjadi ancaman serius bagi kemenangan paslon Eri Cahyadi-Armuji. ”Seperti tidak ada calon atau tokoh yang potensial untuk menjadi calon pemimpin selain satu paslon,” ucap Singky, Sabtu,5 Oktober 2024.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Singky mengatakan jika dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya ada calon lebih dari satu, maka tidak akan ada gerakan masyarakat mendukung kotak kosong. 

“Saya tidak ada tendesius apapun, kalau ada 2 paslon silakan mau pilih Eri dan Armuji lagi monggo atau pilih pasangan lainnya sah-sah saja,” terangnya.

Singky menyarankan meski hanya ada satu paslon, masyarakat jangan golput atau tidak memilih. “Pilih saja kotak kosong karena dengan memilih kotak kosong, berarti masyarakat sudah menyalurkan suara,” ujarnya.

Singky mengungkapkan banyak tokoh Kota Surabaya mensupport Gerakan Dukung Kotak Kosong yang dilakukan dirinya. Contohnya mantan Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono (BDH) dan Saleh Ismail Mukadar mendukung gerakan tersebut. ”Keduanya merupakan tokoh PDI Perjuangan satu partai dengan Eri Cahyadi dan Armuji. Namun mereka kecewa karena hanya ada 1 calon di pesta demokrasi ini,” akunya.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Singky mengatakan dari beberapa daerah yang hanya memiliki 1 paslon, juga melakukan gerakan mendukung kotak kosong. “Karena banyak masyarakat kecewa dengan hasil demokrasi yang tidak berjalan baik, karena adanya 1 pasangan calon telah mencederai demokrasi di Indonesia,” jelasnya.

Dengan menyuarakan kotak kosong, bila sampai meraih kemenangan, tentu konsekwensinya mahal. Masalahnya harus diselenggarakan pilkada ulang, tentu membutuhkan anggaran besar.

Menanggapi konsekwensi tersebut, Singky menjawab demi tegaknya demokrasi lebih baik pilkada ulang."Dari pada demokrasi ini rusak maka kami mendukung untuk ada pemilihan ulang dan ada calon pasangan lain yang mendaftar,”terangnya.

Di Jawa Timur ada lima daerah yang memiliki calon tunggal di antaranya Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Trenggalek, Ngawi dan Gresik. 

Munculnya calon tunggal sebenarnya sudah disikapi oleh KPU Kota dan Kabupaten dengan memperpanjang masa pendaftaran. Namun hingga batas waktu yang ditentuikan tidak kunjung ada pasangan calon lain yang mendaftar ke KPU.

Saat dikonfirmasi terkait ada Gerakan Dukung Kotak Kosong, Komisioner KPU Jatim Miftahul Rozak mempersilakan bila ada masyarakat yang menyuarakan untuk memilih kotak kosong. Meski calon tunggal di lima daerah di Jatim, KPU tetap akan menggelar debat calon kepala daerah.

“Meskipun prosesnya tidak ada debat atau saling melempar gagasan program, jadi proses debat itu tetap kami lakukan,” ungkap Miftahul Rozak.

Saat disinggung jika dalam pemilihan itu dimenangkan kotak kosong, Rozak mengatakan akan dilakukan pemilihan ulang setahun kemudian. “Setelah ada keputusan jika memang kotak kosong yang menang maka diakan proses pemilihan kembali,” ucapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Melihat George Town: Wajah Otentik Penang, Pusat Warisan Budaya dan Sejarah Malaysia

Baca Selanjutnya

Qualcomm Akan Luncurkan Snapdragon 8 Gen 4 dengan Berbagai Peningkatan Performa

Tags:

#Pilkada2024 KPU Jatim Gerakan Pilih Kotak Kosong Kotak Kosong Pilwali Kota Surabaya surabaya

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar