KETIK, MALANG – De Access Malang menyelenggarakan rapat kerja (Raker) perdana bersama para duta kampus atau D'Aambassador pada Jumat, 18 September 2026 di Kopi Baturono Kota Batu.

Program kerja ini menjadi tanggung jawab bagi mereka sebagai wajah dari lembaga yang membawa nama baik dan visi misi dalam memajukan De Access Malang.

Pertemuan ini dihadiri oleh para pemenang D’Aambassador 2026, yakni:

- Pasya Raditya, Program Cruise Ship sebagai Winner. 

- Shintya Bunga Abdillah, Program Cruise Ship sebagai Winner.

Baca Juga:
Tekan Harga Beras, Pemkot Malang Jajaki Kerja Sama dengan Kediri dan Nganjuk

- Moch. Ilham, Program Cruise Ship sebagai Runner-up 1.

- Davina Panduinata, Program Cruise Ship sebagai Runner-up 1.

- Azzan Fardan Farenza, Program Perhotelan sebagai Runner-up 2.

- Chinta Nur IPS, Program Perhotelan sebagai Runner-up 2.

Baca Juga:
Sport Tourism Kota Malang Bergeliat, GOR Ken Arok Laris Terpesan hingga Akhir 2026

- Muhammad Asansya Farendi, Program Cruise Ship sebagai Duta Favorit.

- Althea Rienda Adzania, Program Cruise Ship sebagai Duta Favorit.

Selain para duta, pertemuan ini juga dihadiri oleh Principal atau Kepala Pimpinan De Access Malang, Anantha Kusuma Wardhana Kayadu, A.Md.Par dan beberapa tim akademik sebagai pendamping selama forum diskusi berlangsung.

Sebagai duta, mereka tak hanya menjadi visual atau representasi dari De Access Malang, tetapi juga membawa misi untuk bisa memperkenalkan Lembaga Kursus dan Pelatihan De Access Malang dan LSP LPK De Access di bidang hospitality kepada seluruh khalayak ramai.

Pertemuan ini menjadi wadah bagi mereka berinovasi dalam menciptakan suatu kegiatan yang bukan hanya menarik tapi juga berdampak bagi peserta didik lainnya serta masyarakat Malang.

Para duta telah menciptakan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan hingga bulan Desember 2026. Mulai dari Go To School, di mana mereka akan datang ke sekolah-sekolah di Malang dan kota-kota lain di Jawa Timur khususnya untuk memperkenalkan De Access Malang sebagai Lembaga Kursus dan Pelatihan berbasis kompetensi yang tersertifikasi untuk memasuki industri hospitality di Indonesia maupun luar negeri.

Program selanjutnya adalah Campus Promotion, mereka mempromosikan De Access Malang dengan mengikuti beberapa kegiatan yang dilakukan oleh pihak eksternal, seperti campus fair, edu fair, job fair, dan seminar. Kegiatan ini tentunya akan memberikan pengalaman para duta bertemu langsung dengan relasi.

Selain itu, para duta juga membuat program Campus Content, di mana para duta akan turut serta dalam pembuatan konten di sosial media untuk mempromosikan De Access Malang. Tentunya ini mengasah mereka menciptakan ide-ide kreatif dalam memperkenalkan De Access Malang kepada para audience.

Kemudian ada program kerja Sharing Session, di mana para duta akan memberikan ruang kepada peserta didik untuk bercerita atau mengungkapkan aspirasi kepada kampus dan para duta kampus memiliki peran menyampaikan aspirasi tersebut kepada De Access Malang.

D'Aambassador juga merencanakan kegiatan sosial. Mereka akan mengunjungi panti asuhan untuk melakukan bakti sosial dengan berbagi. Tentunya ini akan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama sebagai representasi dari De Access Malang.

Dalam meningkatkan prestasi peserta didik, D'Aambassador telah menyiapkan program kerja Achievement, ya mana ini menjadi ruang bagi peserta didik yang ingin mengasah potensi untuk mengikuti kompetisi. Tak hanya kompetisi hospitality, program ini juga memberikan tempat untuk peserta didik bertanding di bidang lainnya.

Tak hanya itu, di era sedang ramainya kegiatan olahraga, D'Aambassador juga telah menyiapkan program kerja sport. Selain untuk mempromosikan gaya hidup sehat, kegiatan sport juga akan menumbuhkan chemistry antar teman.

Program kerja terakhir adalah D'AA Talk, di mana mereka menciptakan sebuah ruang diskusi seperti podcast. Program kerja ini adalah inovasi terbaru yang dibuat oleh para duta. Program ini menjadi kegiatan perdana podcast di De Access Malang.

Anantha Kusuma Wardhana Kayadu, A.Md.Par, Principal atau Kepala Pimpinan De Access Malang mengungkapkan bahwa ini menjadi jembatan bagi lembaga untuk lebih dekat dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Selain itu, dengan program kerja yang telah mereka siapkan, para D’Aambassador juga mampu belajar soft skill, seperti kepercayaan diri hingga public speaking.

"Mereka juga bisa menjadi jembatan antara kami Lembaga dengan (DUDI) Dunia Usaha Dunia Industri, menambah jejaring, dan berlatih untuk berorganisasi lebih awal. Sehingga tentunya Para Duta Kampus melatih soft skill mereka antara lain kemampuan public speaking, leadership dan kepercayaan diri", ujar Anantha.

Sementara itu, Moch. Ilham, Duta Kampus Runner-up 2 menyampaikan harapannya agar seluruh program kerja yang telah disusun bisa dilaksanakan dengan baik dan menjadi ruang yang menarik bagi para S’Access Hunter.

"Semoga semua program kerjanya telah kita buat hingga hari ini dapat dilaksanakan dengan baik tanpa ada kendala apapun. Semoga nanti di angkatan selanjutnya bisa meneruskan perjuangan yang telah kita buat yang kita mulai dari awal hingga saat ini dengan baik. Semoga temen-temen S’Access Hunter juga dapat mengikuti kegiatan program kerjanya yang sudah kita susun dengan baik," ungkap Ilham.

Melalui program kerja ini, De Access Malang terus berkomitmen untuk bisa menjadi Lembaga Kursus dan Pelatihan berbasis kompetensi tersertifikasi yang tak hanya fokus pada skill peserta didik.

Tetapi juga mendukung dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan setiap bakat yang dimilikinya.(*)