Gejala Varian Kraken Mirip Omicron

Jurnalis: Kuncoro S.
Editor: Rudi

28 Jan 2023 10:25

Thumbnail Gejala Varian Kraken Mirip Omicron
Virus Kraken (Ilustrasi: IST)

KETIK, SURABAYA – Setelah Covid 19 mereda ternyata banyak varian covid yang muncul. Ada varian Omicron, kini muncul varian baru, Kraken. 

Pemerintah selalu tanggap akan adanya perkembangan varian baru Covid19. Karena itu, meski varian baru ini tidak seganas Covid 19, masyarakat diminta menjaga kewaspadaan. Minimal menjaga kebersihan dan 3 M (mencuci tangan, memakai marker dan menjaga jarak).

 Dengan cara 3 M ini masyarakat diharapkan bisa menjaga dengan baik . Karena itu Kemekes melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ikut turun tangan. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, Indonesia tidak perlu menutup pintu masuk untuk kedatangan warga negara asing (WNA). Hal ini menyusul sudah ditemukannya varian baru Covid-19 bernana Kraken di tanah air.

Baca Juga:
Jelang Lebaran, Jasa Tukar Uang Baru di Kota Madiun Mulai Berjejeran di Sepanjang Jalan

 "Tidak perlu, kita tidak perlu (tutup pintu masuk untuk WNA), karena yang penting penguatan kita, deteksi kita, itu seperti yang kita deteksiin. Penguatan deketeksi itu harus cepat di pintu masuk," ujar Maxi di Jakarta, Kamis lalu. 

Deteksi yang dimaksudnya yakni di kantor kesehatan pelabuhan di bandara, di pelabuhan laut, maupun di lintas batas darat.

Sebelumnya, pemerintah mengungkapkan virus corona varian Kraken sudah terdeteksi di Indonesia Rabu (25/1/2023). Varian Kraken adalah nama lain dari virus corona subvarian Omicron XBB 1.5

  Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, varian Kraken yang ada di Indonesia berasal dari warga Polandia yang mengunjungi Indonesia pada 6 Januari 2023. 

Baca Juga:
Flu Malaysia Naik 7 Kali Lipat, Pakar UNAIR Ajak Masyarakat Disiplin Jaga Daya Tahan Tubuh

“Dilaporkan bahwa varian ini sudah ditemukan, dari orang Polandia, dan itu dia kenanya di Balikpapan,” ujar Menkes Budi ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

 Menurut Menkes, varian Kraken memang cepat menular namun tidak menyebabkan gejala berat. Varian XBB 1.5 dijuluki Kraken oleh para ahli karena sifatnya yang menimbulkan lonjakan kasus Omicron cukup masif di AS. 

 Varian tersebut telah ditemukan di 38 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ahli epidemiologi senior di Afrika Selatan, Maria van Kerkhove mengatakan, varian Kraken merupakan varian paling menular yang terdeteksi selama ini. Sebab, XBB.1.5 memiliki mutasi tambahan, membuatnya lebih mudah dan lebih baik dalam mengikat ke sel lain. Meskipun tidak ada data resmi yang dirilis mengenai tanda-tanda infeksi awal dari varian baru tersebut, namun kebanyakan dari gejala awalnya akan serupa dengan varian Omicron pada umumnya. (*)

 

.

Baca Sebelumnya

Ketahui, Ini Kegunaan Lain dari Parfum

Baca Selanjutnya

Generali Indonesia Bayarkan Total Klaim Rp 903,7 Miliar Sepanjang 2022 

Tags:

virus baru kraken

Berita lainnya oleh Kuncoro S.

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

16 Juni 2023 11:51

Awas! Jangan Salah Pilih Beli Hewan Kurban Idul Adha

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

9 Juni 2023 14:35

Berkat Label Haji Nunut Choirun Kini Jadi Muthawif Umrah dan Haji

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

6 Juni 2023 15:25

Danau Unesa Dikembangkan untuk Wisata Surabaya Barat

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

6 Juni 2023 02:30

Museum Bung Karno di  Pandean Surabaya Jadi Tujuan Wisatawan

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

1 Juni 2023 15:02

JLLB Surabaya yang Mandek Diselesaikan Akhir  2023

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

29 Mei 2023 00:45

Peringatan HLN 2023, Menuju Lanjut Usia yang Mandiri dan Bahagia

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar