Gapoktan Margo Makmur Malang Terima Bantuan Alat Pengolahan Kopi dari Gubernur Khofifah

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

16 Nov 2023 10:35

Thumbnail Gapoktan Margo Makmur Malang Terima Bantuan Alat Pengolahan Kopi dari Gubernur Khofifah
Thoyib Usman, Ketua Gapoktan Margo Makmur yang menerima bantuan peralatan dari Gubernur Khofifah. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Makmur, Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang memperoleh bantuan satu paket alat pengolahan kopi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Bantuan tersebut diserahkan saat Gebyar Pembangunan Perkebunan di Jawa Timur, yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Kamis, (16/11/2023).

Ketua Gapoktan, Thoyib Usman menjelaskan bantuan tersebut meliputi pulpen, huller, roasting, hingga alat packaging. Bantuan diperoleh berkat Program Bantuan Dharma Bhakti Nagari yang dicetus oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Universitas Brawijaya.

Thoyib menjelaskan bahwa alat tersebut akan digunakan untuk kepentingan petani kopi di Desa Argoyuwono. Namun pihaknya tidak menutup kemungkinan desa-desa lain juga dapat turut mengakses bantuan tersebut.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

"Alat ini kita pergunakan untuk mengolah atau prosesing kopi yang ada di desa Argoyuwono dan tidak menutup kemungkinan memperluas ke desa sebelah. Kita dari Gapoktan koordinasi dengan BUMDes untuk memanfaatkan alat ini sebagai sumber peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Argoyuwono, khususnya untuk peningkatan hasil petani kopi," ujar Thoyib.

Sebelumnya, para petani kopi memproses hasil panennya secara mandiri untuk dijual langsung ke Dampit. Setelah mendapatkan bantuan satu set alat tersebut, hasil pertanian akan dikelola secara berkelompok. 

"Pengelolaan kopi selama ini dari petani diproses mandiri, dijual bebas. Jadi tidak ada yang mengepul, langsung ke Dampit. Pengepul di daerah sana dijual mandiri. Rencananya dengan adanya alat ini hasil pertanian kopi akan dikelola kelompok. Untuk prosesing nanti kita bekerjasama dengan BUMDes. Jadi semuanya dari BUMDes, kita berdayakan bersama," bebernya gamblang.

Di Desa Argoyuwono sendiri memiliki tiga Gapoktan. Thoyib mengaku bahwa hasil panen yang diperoleh masing-masing Gapoktan sangat fluktuatif. Masing-masing Gapoktan memiliki dua jenis kopi yang dibudidayakan yakni Arabika dan Robusta.

Baca Juga:
Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

"Tahun kemarin hasil produksinya tidak terlalu bagus. Jadi di sana ada dua jenis yang kita budidayakan yaitu Arabika dan Robusta. Itu kalau Arabica baru kita mulai budidaya berumur 4 tahun, baru belajar untuk produksi. Jadi produksinya belum maksimal," sebutnya.

Ia berharap dengan bantuan peralatan tersebut mampu meningkatkan hasil produksi dan juga pendapatan para petani kopi.

"Harapannya yang jelas untuk kelompok BUMDes di sana bisa berdaya. Selanjutnya bisa meningkatkan pendapatan petani kopi di sana," ucapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Purwanto: Saya Tidak Pernah Jerumuskan Anak Saya ke Sepak Bola

Baca Selanjutnya

National Hospital Hadirkan MRI 3T dengan AI Pertama di Jatim

Tags:

Gapoktan Margo Makmur Gabungan Kelompok Tani Kabupaten Malang Bantuan Alat Produksi Kopi Perkebunan Kopi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar