Gapai Swasembada Pangan, Ini Strategi Wamentan Sudaryono

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

11 Jul 2025 20:15

Thumbnail Gapai Swasembada Pangan, Ini Strategi Wamentan Sudaryono
Wamentan Sudaryono (kanan) bersama anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, saat menghadiri acara panen raya di Kecamatan Ajung, Jember pada Jumat, 11 Juli 2025. (Istimewa)

KETIK, JEMBER – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memaparkan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi matang untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Langkah ini sekaligus sebagai upaya seriusmenghentikan ketergantungan impor terhadap komoditas pangan seperti beras, jagung, dan garam konsumsi. 

Hal itu disampaikan Sudaryono kepada sejumlah wartawan disela kunjungannya selama dua hari di Jember, Kamis-Jumat, 10-11 Juli 2025.

"Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sudah menargetkan swasembada pangan dengan pendekatan peningkatan produksi, optimalisasi lahan pertanian, serta peningkatan kesejahteraan petani. Itu harus terwujud di pemerintahan ini," tegas Sudaryono di sela menghadiri panen raya di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat, 11 Juli 2025. 

Kementerian Pertanian optimistis bisa mewujudkan target swasembada pangan dari presiden. Sejumlah strategi seperti meningkatkan produksi, mengoptimalkan lahan pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan petani juga telah dirumuskan dengan matang. 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Menurutnya, untuk meningkatkan produktivitas pertanian, diperlukan dukungan bibit unggul, perbaikan saluran irigasi, serta penyediaan pupuk yang memadai.

“Kalau satu hektare bisa menghasilkan lebih banyak, maka bibit bagus, irigasi, pupuk dan semua kebutuhan petani harus dipenuhi. Alhamdulillah sekarang sudah dipenuhi oleh pemerintah supaya petani bisa bekerja lebih nyaman,” tutur alumnus SMA Taruna Nusantara ini. 

Dengan luasan sawah tadah hujan hingga 6.000 hektare, Jember dinilai masih bisa mengiptimalkan produktivitas sehingga mampu panen lebih dari dua kali dalam setahun. “Kalau selama ini hanya ditanami sekali, bagaimana caranya bisa panen dua kali, bahkan tiga kali,” tambahnya.

Terkait pentingnya Swasembada Pangan dan jadi fokus pemerintah. Wamentan menyebut bahwa ketergantungan terhadap impor menjadi ancaman bagi ketahanan pangan nasional. 

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Oleh karena itu, pemerintah mendorong petani untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri secara mandiri.

“Kita tidak mau rakyat bisa produksi, tapi malah bergantung pada impor. Kalau kita stop impor, berarti petani harus bisa menanam dan panen sendiri, lalu bisa sejahtera. Itu yang kita harapkan,” tegasnya.

Anak petani dari Grobogan Jawa Tengah ini menilai, Jember punya potensi besar dalam mendukung swasembada, baik dari sisi sumber daya alam maupun dukungan pemerintah daerah.

“Jember ini potensinya besar. Bupatinya muda dan visioner, koordinasi dengan pusat juga lebih mudah. Jawa Timur ini lumbung pangan, juara dalam produksi beras, jagung, gula, dan tembakau,” ujarnya.

Lebih lanjut terkait potensi pertanian di bidang tembakau yang menjadi keunggulan Jember. Sudaryono menyatakan masih melakukan peninjauan. Ia mendorong adanya investasi dan pembangunan industri pengolahan tembakau di daerah agar hasil panen dapat terserap maksimal.

“Tembakau Jember ini kualitasnya unik dan bagus, didukung oleh kondisi tanah dan geografis yang ideal. Maka ke depan, selain mendatangkan investor, juga dibutuhkan industri agar tembakau terserap,” katanya.

Ia menegaskan, berbeda dengan komoditas seperti beras dan jagung, tembakau memerlukan sistem industri yang mendukung.

"Karena jika tidak, panen justru bisa menimbulkan kesulitan distribusi," tandasnya.

Perlu diketahui, Wamentan RI Sudaryono dalam kunjungan kerjanya di Jember selama dua hari. Kamis (10/7/2025) malam, ia hadir dalam acara dialog dan bertemu dengan kelompok petani dan juga pelaku pertanian tebu yang bertempat di Arum Sabil City Forest. 

Hari ini dilanjutkan dengan mengikuti panen Raya dan sarasehan di Desa Sukamakmur, kecamatan Ajung, tur ke Pusat Penelitian Kopi Kakao Indonesia, dan Apel Kebangsaan Sholawat Tani, bertemu kelompok tani dan petugas penyuluh lapang, di Lapangan Desa Mangaran. (*) 

Baca Sebelumnya

Wamen Pertanian Tegaskan Indonesia Harus Swasembada Pangan

Baca Selanjutnya

Wabub Aceh Singkil Sambangi Kantor SWI di Ruko Pemda Pulo Sarok

Tags:

Jember Gerindra Wamentan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono HKTI Kawendra Lukistian

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar