Ganggu Jarak Pandang Penerbangan, Kebakaran Lahan di Banyuasin Terus Membara

Jurnalis: Bubun Kurniadi
Editor: Muhammad Faizin

6 Agt 2024 12:50

Thumbnail Ganggu Jarak Pandang Penerbangan, Kebakaran Lahan di Banyuasin Terus Membara
Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hingga dua hari, api masih belum bisa dipadamkan. (Foto: Humas Manggala Agni/ist)

KETIK, PALEMBANG – Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi si Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan sejak Senin (5/8/24) kemarin hingga saat ini masih belum bisa dipadamkan.

Hal itu dikonfirmasi Ketua Tim Operasi Manggala Agni SUM XIV Banyuasin, Fran. Hingga hari ini, Selasa (6/8/24) pukul 11.18 WIB, kepulan asap masih membumbung tinggi di wilayah tersebut.

"Kalau api di sini tak nampak karena lahannya (yang terbakar) itu gambut, kedalamannya sampai 1 meter," ujarnya.

Menurutnya, ia dan timnya masih berusaha untuk menjinakkan si jago merah yang melahap lahan seluas lebih dari enam hektar tersebut.

Baca Juga:
Lahan Pemkab Muba 'Dikapling' Pihak Swasta, Kejari Naikkan Kasus ke Penyidikan

Tim pemadam kebakaran yang terkendala sumber air menjadi salah satu faktor sulitnya pemadaman di wilayah yang berdekatan dengan perkebunan sawit itu.

Selain itu, tim pemadam juga melakukan penyekatan agar kebakaran gambut tidak meluas.

Diketahui, informasi mengenai titik api bermula saat Heli Patrol Bell 409/PK-ZGD yang melintas di wilayah tersebut mendapati adanya kepulan asap tinggi yang mengganggu jarak pandang.

Pada Senin pukul 14.06 WIB, helikopter patroli tersebut melaporkan adanya titik api ke sejumlah instansi terkait untuk dilakukan tindakan pemadaman.

Baca Juga:
Kejati Sumsel Pastikan Laporan Dugaan di Pagar Alam Tak Terbukti

Sejumlah tim pun dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Pada Senin pukul 16.11 WIB, regu pemadam dari Manggala Agni sudah beraksi untuk menjinakkan si jago merah.

Upaya pemadaman juga dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Banyuasin, TNI/POLRI, Desa Peduli Api, Masyarakat Pedul Api, BKO Brimob dan RPK PT Sutopo.

Vegetasi tanah yang terdiri dari semak belukar, pohon karet, dan gelam yang memiliki jenis tanah gambut sedalam 1 meter membuat pemadaman menjadi sulit.

Hingga Senin pukul 18.20 WIB, tim gabungan masih berjibaku memadamkan api menggunakan mobil Slip ON, dua sepeda motor, dua mesin, empat Gepyok, dua garu, dan tiga jet sutter.

Menurut Kepala BPBD Banyuasin, Reza Agus Perdana melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, M Rhoma Dona, penyebab terjadinya kebakaran belum diketahui.

"Penyebab titik api belum diketahui," katanya.

Ia mengimbau masyarakat khususnya di wilayah Banyuasin untuk terus berupaya mencegah dan mengantisipasi timbulnya titik api, salah satunya tidak membuka lahan dengan cara membakar. (*) 

Baca Sebelumnya

Perumda Tugu Tirta Kota Malang Ungkap Dampak Penyambungan Pipa di Jalur Pulungdowo

Baca Selanjutnya

Kabid Cipta Karya DPUPKP Sleman Diperiksa Kejaksaan, Ada Apa?

Tags:

Karhutla Sumsel Manggala Agni Kebakaran hutan banyuasin Sumatera Selatan

Berita lainnya oleh Bubun Kurniadi

Dugaan Roket atau Meteor Melintas di Langit Lampung Hebohkan Warga

5 April 2026 02:20

Dugaan Roket atau Meteor Melintas di Langit Lampung Hebohkan Warga

Upacara Kedinasan Iringi Kepergian Alex Noerdin, Herman Deru: Jasa Beliau akan Dikenang

26 Februari 2026 19:56

Upacara Kedinasan Iringi Kepergian Alex Noerdin, Herman Deru: Jasa Beliau akan Dikenang

Kompak! Warga dan Pelajar Bersama Lanal Palembang Bersihkan "Pantai Pusri"

9 Februari 2026 18:17

Kompak! Warga dan Pelajar Bersama Lanal Palembang Bersihkan "Pantai Pusri"

Wujudkan Zero Work Accidents, Bupati Muba Instruksikan Seluruh Perusahaan Patuhi Kepmenaker Terbaru

10 Januari 2026 22:47

Wujudkan Zero Work Accidents, Bupati Muba Instruksikan Seluruh Perusahaan Patuhi Kepmenaker Terbaru

KSOP Palembang Pastikan Kapal Angkutan Libur Nataru Lolos Ramp Check

18 Desember 2025 20:52

KSOP Palembang Pastikan Kapal Angkutan Libur Nataru Lolos Ramp Check

3 Hari Mencekam! Banjir Bandang Pidie Jaya Aceh: Warga Bertahan di Atap, Jembatan Lintas Medan-Aceh Ambruk

28 November 2025 09:13

3 Hari Mencekam! Banjir Bandang Pidie Jaya Aceh: Warga Bertahan di Atap, Jembatan Lintas Medan-Aceh Ambruk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H