Gandeng Unicef dan Unusa, Pemprov Jatim Luncurkan Hasil Analisis Situasi Fortifikasi Pangan

Jurnalis: Asyraf Zayd
Editor: Mustopa

31 Jul 2025 17:34

Thumbnail Gandeng Unicef dan Unusa, Pemprov Jatim Luncurkan Hasil Analisis Situasi Fortifikasi Pangan
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran dan diseminasi hasil analisis situasi di JW Marriott Hotel, Surabaya, Kamis, 31 Juli 2025 (Foto: Dok. Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama Bappenas, Unicef, dan Unusa meluncurkan Buku Situasi Analisis Fortifikasi Pangan Berskala Besar (FPBB) yang digelar Hotel JW Marriott, Surabaya, Kamis, 31 Juli 2025.

Buku ini memotret kondisi terkini fortifikasi pangan di Jawa Timur, khususnya pada beras dan garam. Serta dan menawarkan peta jalan kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. 

Buku ini juga menjadi tonggak penting dalam penguatan kebijakan ketahanan pangan dan perbaikan gizi masyarakat di Jawa Timur. Terlebih, fortifikasi pangan dinilai paling efektif mengatasi kekurangan zat gizi mikro pada ibu dan anak.

Sebagai perbandingan, dalam setiap USD 1 yang diinvestasikan dalam fortifikasi diklaim mampu menghasilkan manfaat kesehatan dan sosial hingga USD 17.

Baca Juga:
Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mengatakan bahwa Pemprov Jatim telah menjadikan fortifikasi pangan sebagai bagian dari strategi pembangunan manusia Jawa Timur:

“Jawa Timur berkomitmen menjadikan fortifikasi pangan bukan hanya sebagai isu kesehatan, melainkan strategi pembangunan manusia. Dokumen ini menjadi panduan penting bagi kami dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor,” kata Adhy.

“Tujuannya jelas, memastikan setiap anak Jawa Timur mendapatkan gizi yang cukup, agar mampu menyongsong masa depan dengan sehat, cerdas, dan tangguh,” tegas mantan Pj Gubernur Jatim tersebut.

Lewat peluncuran buku ini, Pemprov Jatim berharap tercipta aksi konkret, mulai dari penguatan regulasi fortifikasi, dukungan bahan baku, fasilitasi sertifikasi produk, kampanye publik yang masif, hingga penguatan sistem pemantauan.

Baca Juga:
Mbak Wali Kediri Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Perkuat Sinergi Riset untuk Kemandirian Daerah

Sementara itu, Chief of Field Office Unicef di Surabaya, Tubagus Arie Rukmantara mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai bisa menjadi contoh praktik baik nasional dalam upaya multisektor mengatasi kekurangan gizi.

Unicef menilai inisiatif ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Sustainable Development Goals (SDG), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kesehatan yang Baik), dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

“Fortifikasi pangan adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia, Generasi Emas 2045. Tidak hanya untuk menurunkan angka anemia atau stunting, wasting, obesity, tapi juga untuk menciptakan generasi yang siap bersaing,” jelas Tubagus.

“Unicef bangga bisa mendampingi Jawa Timur dalam proses ini dan kami percaya provinsi ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam kebijakan pangan bergizi yang terintegrasi dan berkelanjutan, untuk setiap anak di Jawa, di Indonesia, dan inspirasi dunia,” tegas Arie.

Acara peluncuran buku ini dihadiri perwakilan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, mitra pembangunan, sektor swasta, serta perwakilan dari 12 kabupaten/kota yang menjadi wilayah kajian.

Wilayah yang dikaji di antaranya Sumenep, Bangkalan, Sampang, Surabaya, Lamongan, Gresik, Jombang, Bondowoso, Lumajang, Kediri, dan Ngawi.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Batu Gelar Sayembara Desain Gapura ‎

Baca Selanjutnya

Korupsi APBDes Rp1,2 Miliar, Mantan Kades Patanang Muara Enim Divonis 4 Tahun 9 Bulan Penjara

Tags:

Pemprov Jatim Adhy karyono UNICEF Unusa Bappenas

Berita lainnya oleh Asyraf Zayd

Trending Sepekan: SMAN 8 Kota Malang Upacara di Jalan Raya hingga Pemkab Pacitan Usulkan 1.641 PPPK Paruh Waktu

24 Agustus 2025 17:08

Trending Sepekan: SMAN 8 Kota Malang Upacara di Jalan Raya hingga Pemkab Pacitan Usulkan 1.641 PPPK Paruh Waktu

OTT Noel Wamenaker Buka Kedok Mafia Urus Sertifikasi K3 Perusahaan Tembus 69M Durasi 5 Tahun

24 Agustus 2025 16:16

OTT Noel Wamenaker Buka Kedok Mafia Urus Sertifikasi K3 Perusahaan Tembus 69M Durasi 5 Tahun

3 Lowongan Kerja Sepekan: KBRI hingga PT Semen Jakarta

24 Agustus 2025 13:30

3 Lowongan Kerja Sepekan: KBRI hingga PT Semen Jakarta

Wamenaker Noel Jadi Tersangka, KPK Ungkap Modus Pemerasan Pengurusan Sertifikat K3

22 Agustus 2025 22:09

Wamenaker Noel Jadi Tersangka, KPK Ungkap Modus Pemerasan Pengurusan Sertifikat K3

BNI Apresiasi dan Tingkatkan Kapasitas Agen46 di Surabaya Lewat Gathering

22 Agustus 2025 21:13

BNI Apresiasi dan Tingkatkan Kapasitas Agen46 di Surabaya Lewat Gathering

Kostum Profesi Semarakkan Pesta Lomba Kemerdekaan di Swiss-Belinn Manyar Surabaya

18 Agustus 2025 18:05

Kostum Profesi Semarakkan Pesta Lomba Kemerdekaan di Swiss-Belinn Manyar Surabaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H