GAMIES Aceh Gaspol SDGs, UMKM dan Ekraf Jadi Motor Utama Ekonomi Berkelanjutan Daerah

Jurnalis: Zailani Bako
Editor: Rahmat Rifadin

28 Mar 2026 11:20

Thumbnail GAMIES Aceh Gaspol SDGs, UMKM dan Ekraf Jadi Motor Utama Ekonomi Berkelanjutan Daerah
Adhifatra ketua GAMIES Aceh Gassfol SDGs. (Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – GAMIES Aceh menegaskan perannya sebagai penggerak utama pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Aceh.

Ketua DPW GAMIES Aceh, Adhifatra Agussalim, menyampaikan bahwa sektor UMKM dan ekonomi kreatif memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif sekaligus menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

“UMKM dan ekonomi kreatif adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Di Aceh, sektor ini bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi berbasis lokal,” katanya, Sabtu, 28 Maret 2026.

Secara nasional, UMKM mencapai lebih dari 64 juta unit usaha, menyerap sekitar 97% tenaga kerja, serta berkontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Di Aceh, sektor ini berkembang pesat pada bidang kuliner, kriya, fashion, serta pengolahan hasil pertanian dan perikanan, yang menjadi ciri khas ekonomi kreatif daerah.

Baca Juga:
ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

Namun demikian, tantangan masih dihadapi, seperti rendahnya tingkat digitalisasi, keterbatasan akses pembiayaan, serta kapasitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan. "Untuk itu, GAMIES Aceh hadir sebagai katalisator melalui berbagai program strategis yang terintegrasi dengan agenda SDGs," sebut Adhifatra. 

Dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, UMKM dan ekonomi kreatif berkontribusi langsung terhadap sejumlah tujuan SDGs, di antaranya penghapusan kemiskinan (SDG 1), ketahanan pangan (SDG 2), kesetaraan gender (SDG 5), pertumbuhan ekonomi inklusif (SDG 8), inovasi dan industrialisasi (SDG 9), konsumsi dan produksi berkelanjutan (SDG 12), penanganan perubahan iklim (SDG 13), serta kemitraan global (SDG 17).

GAMIES Aceh secara aktif menjalankan berbagai program, seperti pelatihan kewirausahaan dan digitalisasi UMKM, pendampingan legalitas dan sertifikasi produk, fasilitasi akses pembiayaan, serta penguatan branding produk lokal Aceh agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Selain itu, sambungnya, GAMIES juga mendorong penerapan prinsip green economy pada pelaku UMKM, seperti penggunaan bahan baku ramah lingkungan, efisiensi produksi, dan pengurangan limbah, sebagai bagian dari kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

“Kami ingin memastikan bahwa UMKM Aceh tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan sosial. Inilah esensi dari SDGs yang ingin kami dorong,” tambah Adhifatra.

Dalam memperluas dampak, GAMIES Aceh juga membuka kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMN/BUMD, sektor swasta, akademisi, dan lembaga donor. Sinergi ini diyakini menjadi kunci percepatan pencapaian target SDGs di Aceh.

"Ke depan, GAMIES Aceh menargetkan terbentuknya ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif yang inovatif, inklusif, berbasis digital, serta berdaya saing global, sekaligus menjadi model kontribusi daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia," tutup Adhifatra.(*) 

Baca Sebelumnya

Bupati Aceh Singkil Resmikan SPBU Kompak 3T di Desa Biskang

Baca Selanjutnya

Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026, Pemprov Jatim dan BNPB Petakan Risiko Kekeringan

Tags:

GAMIES Aceh SDGs Ekraf tumbuhkan UMKM 2026

Berita lainnya oleh Zailani Bako

Dek Fad Turun Tangan, APBK Aceh Singkil Tahun 2026 Akhirnya Disepakati

19 April 2026 12:09

Dek Fad Turun Tangan, APBK Aceh Singkil Tahun 2026 Akhirnya Disepakati

DMI Aceh Singkil Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Jamsos bagi Pengurus Masjid

18 April 2026 20:21

DMI Aceh Singkil Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Jamsos bagi Pengurus Masjid

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

11 April 2026 08:59

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

9 April 2026 01:43

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

8 April 2026 19:28

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

7 April 2026 23:19

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend