Gali Potensi Daerah, Bupati Jepara Wajibkan Siswa Kunjungi Wisata Lokal sebelum Study Tour Keluar

Jurnalis: Malik Naharul
Editor: Rahmat Rifadin

12 Jun 2025 08:02

Thumbnail Gali Potensi Daerah, Bupati Jepara Wajibkan Siswa Kunjungi Wisata Lokal sebelum Study Tour Keluar
Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo (tengah) dalam kegiatan “Ngantor di Desa” di Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan, Selasa 10 Juni 2025. (Foto: Dok Pemkab Jepara)

KETIK, JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara mengambil langkah inovatif. Mereka menggulirkan kebijakan wajib kunjungan ke destinasi wisata lokal bagi para pelajar sebelum melakukan study tour ke luar daerah.

Kebijakan ini tidak hanya bertujuan membentuk kecintaan terhadap potensi lokal, tapi juga menjadi bagian dari strategi besar pembangunan desa secara terintegrasi.

Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, akrab disapa Mas Wiwit, menyampaikan kebijakan tersebut dalam kegiatan “Ngantor di Desa” di Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan, Selasa 10 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menyerap aspirasi warga sekaligus memetakan potensi lokal.

“Kalau ingin studi keluar kota, harus mampir dulu ke destinasi wisata di wilayahnya,” tegas Mas Wiwit di hadapan warga dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:
3.505 KDMP Rampung, Pemerintah Siapkan Skema Vertikal untuk Lahan Sempit

Dengan jumlah pelajar di Jepara yang mencapai 300 ribu orang, kebijakan ini diyakini mampu memberi dampak ekonomi signifikan. Pemerintah berharap kunjungan siswa ke tempat-tempat wisata lokal dapat mendorong pertumbuhan pariwisata desa dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Bila 10 hingga 20 persen siswa mengunjungi destinasi lokal, akan terjadi lonjakan signifikan dalam jumlah wisatawan lokal, yang turut berdampak pada geliat ekonomi desa,” lanjutnya.

Tidak berhenti di situ, Pemkab Jepara juga berkomitmen memperkuat pembangunan desa dengan pendekatan yang terarah. Salah satunya melalui penataan infrastruktur wisata secara menyeluruh dan terintegrasi. Desa-desa yang memiliki potensi besar akan ditetapkan sebagai desa unggulan, sementara desa lainnya akan mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Mas Wiwit menyoroti Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, sebagai contoh nyata desa dengan potensi wisata edukasi. Dikenal sebagai sentra kerajinan mainan anak, desa ini dinilai sangat cocok menjadi destinasi utama pelajar sebelum mereka melakukan perjalanan wisata ke luar daerah.

Baca Juga:
Ekonom Khawatirkan Koperasi Desa Merah Putih Justru Melemahkan Ekonomi Desa, Ini Alasannya

Dalam mengembangkan desa unggulan, Pemkab Jepara menekankan pentingnya musyawarah untuk menentukan prioritas pembangunan. Hal ini dinilai krusial agar alokasi anggaran tidak menyebar dan hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Tujuan kita dalam program ‘Ngantor di Desa’ ini adalah mengambil kesepakatan, desa mana dulu yang mau dikembangkan,” ungkapnya.

“Kita fokuskan supaya itu jadi tidak muspro, maka fokus,” sambungnya, menegaskan pentingnya efisiensi dan efektivitas anggaran.

Sebagai bagian dari penguatan strategi ini, pemerintah telah menunjuk Penanggung Jawab (PIC) di setiap kecamatan untuk memfasilitasi koordinasi dan diskusi. Di Kecamatan Welahan, tugas ini diemban oleh Plt. Inspektur Moh. Khafid, Kepala BKD Sridana Paminto, serta camat setempat.

“Kita ingin desa tidak membangun sendiri-sendiri, tetapi terintegrasi. Ketika ada persoalan, PIC bertanggung jawab. Nanti kita akan membantu mendorong kebijakan-kebijakan,” jelas Mas Wiwit.

Ia juga menegaskan kesiapan Pemkab Jepara untuk mendorong kebijakan hingga ke level provinsi atau pusat apabila persoalan yang muncul berada di luar kewenangan daerah. Program “Ngantor di Desa” disebutnya sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan riil di lapangan. (*)

Baca Sebelumnya

BPSPL Terus Dorong Konversi BBM ke Gas Bagi Nelayan

Baca Selanjutnya

Ajari Warga Binaan Budidaya, Rutan Situbondo Tebar 3000 Benih Ikan Lele

Tags:

Jepara Study tour Pelajar Jepara Bupati Jepara Witiarso Utomo Mas Wiwit Ekonomi Desa program Ngantor di Desa destinasi wisata Jepara S

Berita lainnya oleh Malik Naharul

PCNU Jepara Salurkan 1.391 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Bandang dan Longsor di Desa Tempur

29 Januari 2026 21:06

PCNU Jepara Salurkan 1.391 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Bandang dan Longsor di Desa Tempur

Heboh Jelang Tahun Baru! Polres Jepara Gagalkan Edaran Sabu Nyaris 1 Kg

31 Desember 2025 15:45

Heboh Jelang Tahun Baru! Polres Jepara Gagalkan Edaran Sabu Nyaris 1 Kg

Polisi Bongkar Jaringan Pemalsuan SKCK Online di Jepara, Tiga Perempuan Diamankan

31 Desember 2025 15:07

Polisi Bongkar Jaringan Pemalsuan SKCK Online di Jepara, Tiga Perempuan Diamankan

Gerakan Peduli Muria Tanam Ratusan Pohon, Pulihkan Fungsi Hutan Puncak Savana Tunggangan

21 Desember 2025 22:15

Gerakan Peduli Muria Tanam Ratusan Pohon, Pulihkan Fungsi Hutan Puncak Savana Tunggangan

Hasil Lab Tegaskan Menu MBG di Jepara Aman, Bukan Penyebab Keracunan Siswa

30 September 2025 14:58

Hasil Lab Tegaskan Menu MBG di Jepara Aman, Bukan Penyebab Keracunan Siswa

Awalnya Coba-Coba, ASN Ini Malah Jadi Pengedar Narkoba di Karimunjawa

11 September 2025 14:07

Awalnya Coba-Coba, ASN Ini Malah Jadi Pengedar Narkoba di Karimunjawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar