Festival Thongtek 2025, Musik Tradisi Penggugah Sahur Khas Ramadhan di Jepara

Jurnalis: Malik Naharul
Editor: Rahmat Rifadin

22 Mar 2025 08:37

Headline

Thumbnail Festival Thongtek 2025, Musik Tradisi Penggugah Sahur Khas Ramadhan di Jepara
Kemeriahan Jepara Festival Thongtek Ramadhan 2025, di Kelurahan Panggang Jepara, Jawa Tengah, Jumat 21 Maret 2025. (Foto: Malik Naharul/Ketik.co.id)

KETIK, JEPARA – Jepara kembali bergemuruh dengan dentuman khas musik Thongtek dalam gelaran 'Jepara Festival Thongtek Ramadhan 2025', Jumat 21 Maret 2025 malam.

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute festival, menyaksikan pawai musik perkusi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi bulan suci Ramadhan di Jepara ini.

Thongtek merupakan musik perkusi tradisional yang dimainkan dengan alat-alat sederhana seperti kentongan, tong, panci, dan potongan besi.

Suara yang dihasilkan dari tabuhan ritmis alat-alat ini memiliki daya magis tersendiri, membangkitkan semangat dan menggugah warga untuk bangun di waktu sahur.

Baca Juga:
Cerita Mahasiswa Surabaya yang Pilih Tak Pulang ke Samarinda saat Lebaran

Sejak dulu, masyarakat Jepara menggunakan Thongtek sebagai tanda dimulainya santap sahur sebelum menjalankan ibadah puasa.

Di tengah perkembangan zaman, fungsi Thongtek tidak hanya sebagai alarm tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi seni dan budaya.

Setiap grup memiliki pola tabuhan khas yang mencerminkan kreativitas dan identitas daerah masing-masing. Dentuman kentongan berpadu dengan bunyi logam yang dipukul menciptakan harmoni unik yang menggema di malam hari, menghidupkan suasana Ramadhan dengan nuansa yang khas dan penuh kebersamaan.

Kini, Thongtek bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi ajang kompetisi dalam festival-festival Ramadhan di Jepara. Dalam festival ini, Thongtek disulap menjadi pertunjukan yang atraktif dengan kombinasi irama yang lebih kompleks dan dinamis.

Baca Juga:
Sembilan Kasta di Pelataran Suci: Antara Ibadah Langit dan Pajak Sosial

Foto Para peserta unjuk kebolehan di hadapan para juri dan penonton Festival Thongtek 2025 di Kelurahan Panggang Jepara, Jawa Tengah, Jumat (21/3/2025) (Foto: Malik Naharul/Ketik.co.id)Para peserta unjuk kebolehan di hadapan para juri dan penonton Festival Thongtek 2025 di Kelurahan Panggang Jepara, Jawa Tengah, Jumat (21/3/2025) (Foto: Malik Naharul/Ketik.co.id)

Generasi muda pun semakin tertarik untuk terlibat, berlatih secara berkelompok, dan berinovasi dalam menciptakan aransemen musik Thongtek yang lebih kreatif.

Lurah Panggang, Solichin, mengatakan bahwa Thongtek bukan hanya sekadar hiburan semata, festival ini menjadi ajang pelestarian budaya yang diwariskan turun-temurun. Ia menyebut bahwa festival ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap seni musik tradisional Jepara.

"Kami ingin memastikan bahwa Thongtek tetap lestari dan dikenal oleh generasi muda. Festival ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga simbol kebersamaan dan semangat gotong royong menjelang Ramadhan," ujarnya.

Sebanyak 26 grup perkusi dari berbagai kecamatan di Jepara berlomba memperebutkan Piala Bergilir Bupati Jepara dengan total hadiah Rp4,5 juta. Rute festival dimulai dari SDN Panggang Kampus, melintasi Jalan Mangunsarkoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Kartini, dan kembali ke titik awal.

Para peserta menampilkan kreativitas dalam memainkan alat musik tradisional seperti kentongan, drum bekas, ember, serta potongan logam. Suara ritmis yang menggema di sepanjang jalan menciptakan atmosfer khas Ramadhan yang membangkitkan semangat bagi masyarakat.

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, yang hadir membuka acara mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi tradisi festival musik Thongtek ini. Menurutnya,  Festival Thongtek merupakan bagian dari identitas budaya Jepara yang harus terus dilestarikan. Melalui event seperti ini ia berharap musik tradisional tersebut dapat terus berkembang.

"Thongtek adalah bagian dari identitas budaya Jepara yang harus terus dilestarikan. Semangat masyarakat dalam menjaga tradisi ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi," katanya.

Festival Thongtek ini terbukti sukses menarik animo masyarakat. Berdasarkan pantauan Tim Ketik.co.id di lokasi, festival ini menyedot perhatian ribuan warga yang memadati jalan-jalan utama.

Semangat para peserta pun begitu terasa, dengan hadirnya grup-grup Thongtek dari berbagai daerah seperti Jepara, Bandengan, Mlonggo, Langon dan Tahunan berlomba menampilkan permainan terbaik mereka.

Foto Para pemain musik perkusi Thongtek unjuk kebolehan di hadapan para juri dan penonton Festival Thongtek 2025 di Kelurahan Panggang Jepara, Jawa Tengah, Jumat (21/3/2025) (Foto: Malik Naharul/Ketik.co.id)Para pemain musik perkusi Thongtek unjuk kebolehan di hadapan para juri dan penonton Festival Thongtek 2025 di Kelurahan Panggang Jepara, Jawa Tengah, Jumat (21/3/2025) (Foto: Malik Naharul/Ketik.co.id)

Bahkan, kelompok dari desa-desa sekitar seperti Batealit, Mayong, dan Welahan turut meramaikan acara ini. Mereka mempersiapkan penampilan dengan serius, menciptakan harmoni unik yang memukau penonton dan dewan juri.

Ikhwan, salah satu peserta festival, mengaku bangga bisa ikut serta dalam ajang bergengsi ini.

"Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kami bisa mempertahankan budaya leluhur dan menyebarkan semangat kebersamaan menjelang Ramadhan," ujarnya.

Sementara itu, Wahyu, warga yang hadir sebagai penonton, menuturkan bahwa festival ini menjadi bagian dari suasana Ramadhan yang selalu ia nantikan.

"Suara Thongtek yang rampak dan meriah selalu mengingatkan kami akan kehangatan Ramadhan. Festival ini membawa semangat baru bagi kami dalam menyambut bulan penuh berkah," katanya.

Selain sebagai ajang perlombaan, Festival Thongtek menjadi wadah edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya lokal. Para pemuda yang tergabung dalam kelompok-kelompok Thongtek telah berlatih selama berminggu-minggu demi memberikan penampilan terbaik mereka.

Festival ini membuktikan bahwa budaya tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang dan terus mendapat tempat di hati masyarakat.

Jepara Festival Thongtek Ramadhan 2025 menjadi saksi bahwa tradisi lokal dapat tetap hidup di tengah modernisasi, menghubungkan generasi lama dan baru dalam semangat kebersamaan. (*)

Baca Sebelumnya

Banjir Kembali Melanda Desa Jojame Halsel, Tinggi Hampir 1 Meter

Baca Selanjutnya

Lantik Kamabicab Lumajang, Arum Sabil Tekankan Dasa Darma Pramuka Disiplin, Berani dan Setia: Berharap Langgeng 2 Periode

Tags:

Jepara Festival Thongtek ramadhan 2025 musik perkusi Tongtek tradisi sahur budaya Jepara ekspresi seni warisan budaya Piala Bergilir Bupati Jepara ramadhan ngabuburit

Berita lainnya oleh Malik Naharul

PCNU Jepara Salurkan 1.391 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Bandang dan Longsor di Desa Tempur

29 Januari 2026 21:06

PCNU Jepara Salurkan 1.391 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Bandang dan Longsor di Desa Tempur

Heboh Jelang Tahun Baru! Polres Jepara Gagalkan Edaran Sabu Nyaris 1 Kg

31 Desember 2025 15:45

Heboh Jelang Tahun Baru! Polres Jepara Gagalkan Edaran Sabu Nyaris 1 Kg

Polisi Bongkar Jaringan Pemalsuan SKCK Online di Jepara, Tiga Perempuan Diamankan

31 Desember 2025 15:07

Polisi Bongkar Jaringan Pemalsuan SKCK Online di Jepara, Tiga Perempuan Diamankan

Gerakan Peduli Muria Tanam Ratusan Pohon, Pulihkan Fungsi Hutan Puncak Savana Tunggangan

21 Desember 2025 22:15

Gerakan Peduli Muria Tanam Ratusan Pohon, Pulihkan Fungsi Hutan Puncak Savana Tunggangan

Hasil Lab Tegaskan Menu MBG di Jepara Aman, Bukan Penyebab Keracunan Siswa

30 September 2025 14:58

Hasil Lab Tegaskan Menu MBG di Jepara Aman, Bukan Penyebab Keracunan Siswa

Awalnya Coba-Coba, ASN Ini Malah Jadi Pengedar Narkoba di Karimunjawa

11 September 2025 14:07

Awalnya Coba-Coba, ASN Ini Malah Jadi Pengedar Narkoba di Karimunjawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar