Festival Batik Sukun, Dorong Penguatan Eksitensi UMKM Batik Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Naufal Ardiansyah

28 Okt 2023 23:33

Thumbnail Festival Batik Sukun, Dorong Penguatan Eksitensi UMKM Batik Kota Malang
Pelaksanaan Festival Batik Sukun ke-4 yang digelar oleh warga Kelurahan Sukun, Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Sudah kali keempat Festival Batik Sukun digelar atas inisiasi warga setempat. Melalui festival tersebut, para pelaku UMKM Batik Sukun dipacu untuk tetap eksis mengembangkan industri kreatif di Kota Malang.

Ketua Pelaksana Festival Batik Sukun, Eko Zainudin menjelaskan Kelurahan Sukun memiliki potensi yang sangat besar pada industri batik. Telah banyak pelaku UMKM yang menciptakan beragam motif batik khas Kelurahan Sukun yang menjadi ikon Batik Malangan.

"Kita punya banyak UMKM dan karya luar biasa dari masyarakat. Kita punya komitmen untuk menunjukkan Batik Sukun kepada dunia, mempromosikannya dengan skala yang lebih besar. Tidak hanya dijual melalui e-commerce namun juga melalui pameran ini kita gaungkan bahwa Kelurahan Sukun punya pelaku seni yang luar biasa," ujar Eko pada pembukaan, Sabtu (28/10/2023) malam.

Festival Batik Sukun berlangsung selama dua hari yakni 28-29 Oktober 2023 di Taman Walet Sukun. Pihaknya tak ingin pelaku UMKM Batik Sukun tak dapat mengembangkan bisnis hanya karena tidak memiliki pasar. Untuk itu promosi dengan berbagai macam cara perlu dilakukan.

"Kami bergerak di berbagai kelembagaan untuk melakukan branding dan promosi. Kami mencoba melihat potensi tersembunyi sehingga masyarakat luas bisa tahu tentang Batik Sukun. Sehingga batik tidak hanya terkenal di wilayah asalnya namun juga di luar Kota Malang," sebutnya.

Foto Salah satu motif dari Batik Sukun yang dikembangkan warga setempat. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Salah satu motif dari Batik Sukun yang dikembangkan warga setempat. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Sementara itu, Camat Cukun I Ketut Widi E Wirawan menyampaikan beberapa pesan dari Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang tak sempat berkunjung. Menurutnya, perajin Batik Sukun telah berkontribusi dalam menumbuhkan kekeyaan budaya. Keindahan motif yang ada dalam Batik Sukun mampu menjadi potensi besar untuk dikembangkan dan dipasarkan.

"Perajin batik di sini dapat mengembangkan keahlian serta keterampilan. Sejalan dengan perkembangan industri kreatif, saya berharap apa yang dikerjakan industri dan perajin bisa menginspirasi perajin lainnya untuk menciptakan batik khas Malangan lebih kreatif dan inovatif," ujar Widi.

Para pelaku UMKM Batik Sukun juga dapat memanfaatkan Malang Creative Center (MCC) untuk meningkatkan kualitas produknya. Pemkot Malang telah meminta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang untuk selalu memonitoring perkembangan pelaku UMKM batik, termasuk Batik Sukun.

"Kami berharap Diskopindag dapat memfasilitasi perajin batik agar dapat pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan ekonomi kreatif. Kota Malang punya MCC yang sudah dikenal dan dibudayakan. MCC sebagai media untuk menampung kreativitas warga untuk mengantarkan Batik Sukun supaya terkenal di dunia," lanjutnya. (*)

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang
Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April
Baca Sebelumnya

Malam Hari Sumpah Pemuda, Untag Surabaya Gelar Pewayangan Lakon Kresna Duta

Baca Selanjutnya

Diskopindag Kota Malang Apresiasi Pelaksanaan Festival Batik Sukun

Tags:

Festival Batik Sukun Batik sukun batik malangan Kota Malang Ekonomi Kreatif Kota Malang Diskopindag Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar