Fantastik! Selama ini Butuh Rp8 T Per Tahun untuk Gaji Tantiem Komisaris BUMN, Presiden: Tidak Masuk Akal

Editor: Fisca Tanjung

15 Okt 2025 09:41

Thumbnail Fantastik! Selama ini Butuh Rp8 T Per Tahun untuk Gaji Tantiem Komisaris BUMN, Presiden: Tidak Masuk Akal
Potret Rosan Roeslani. (Foto: Instagram @rosanroeslani)

KETIK, SURABAYA – Tahukah Anda, gaji tantiem atau bonus tahunan bagi komisaris BUMN selama ini bisa mencapai Rp8,3 triliun per tahun? Nilai fantastik ini berasal dari total pembayaran kepada sekitar 5.000 komisaris di lebih dari 1.000 perusahaan pelat merah, angka yang membuat banyak pihak tercengang.

Angka ini sekaligus menyoroti besarnya remunerasi dewan komisaris yang kerap menuai kritik publik, karena tidak sebanding dengan frekuensi rapat dan kontribusi langsung terhadap kinerja operasional perusahaan.

Sebagai langkah efisiensi, Danantara Indonesia membuat gebrakan besar dengan menghapus bonus tahunan atau tantiem bagi dewan komisaris. Kebijakan ini diperkirakan mampu menghemat hingga US$500 juta, atau sekitar Rp8,31 triliun per tahun, sekaligus menyesuaikan praktik remunerasi dengan standar global dan meningkatkan tata kelola BUMN.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa selama ini sistem tantiem yang diterapkan BUMN mengikuti praktik lama, yang belum disesuaikan dengan standar global. Setelah melakukan perbandingan dengan negara-negara ASEAN dan dunia, langkah efisiensi dinilai perlu dilakukan agar remunerasi lebih transparan dan profesional. Presiden Prabowo Subianto pun menyambut positif langkah ini.

Baca Juga:
Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

“Setelah dibandingkan dengan praktik di negara-negara ASEAN dan dunia, Presiden menyetujui penghapusan bonus. Hasilnya, dari sekitar 5.000 komisaris di 1.000 perusahaan, kebijakan ini menghemat sekitar US$500 juta per tahun,” ujar Rosan dalam Forbes Global CEO Conference, Jakarta, Selasa 14 Oktober 2025.

Menurut Rosan, kebijakan terbaru ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar BUMN yang dijalankan Danantara sejak berdiri pada Februari 2025, termasuk penyederhanaan struktur dewan komisaris.

Dalam Surat Edaran No. S-063/DI-BP/VII/2025 tertanggal 30 Juli 2025, Danantara menetapkan bahwa insentif direksi kini harus sepenuhnya berbasis kinerja nyata dan laporan keuangan yang mencerminkan kondisi riil perusahaan. Sementara itu, posisi komisaris tidak lagi menerima kompensasi berbasis keuntungan perusahaan, sesuai praktik terbaik global.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa komisaris yang merasa keberatan dengan kebijakan ini boleh mengundurkan diri. Dalam pidatonya saat Penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan, Prabowo menyoroti kasus tantiem jumbo yang diterima komisaris yang rapat sebulan sekali.

Baca Juga:
Prabowo Bertemu Ray Dalio di Istana, Bahas Strategi Penguatan Ekonomi dan Peran Danantara

“Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tantiemnya Rp40 miliar setahun. Saya hilangkan tantiem. Direksi pun tidak perlu tantiem kalau rugi, dan untungnya harus untung benar, jangan untung akal-akalan,” tegas Prabowo.

Selain itu, jumlah komisaris kini dibatasi maksimal enam orang, idealnya empat sampai lima. Kebijakan ini juga membuka peluang bagi generasi muda berbakat untuk masuk ke jajaran komisaris BUMN, menggantikan posisi lama yang dianggap tidak efektif.

“Ini serius, tidak masuk akal. Jika direksi dan komisaris kalau keberatan tidak menerima tantiem, silakan berhenti. Banyak anak-anak muda yang mampu dan siap menggantikan mereka,” tutup Presiden Prabowo.

Dengan besarnya nilai tantiem yang selama ini diberikan, kebijakan efisiensi ini sekaligus menjadi alarm bagi publik dan pengelola BUMN untuk meninjau praktik remunerasi yang realistis dan adil, serta mendukung tata kelola perusahaan pelat merah yang lebih profesional.

Baca Sebelumnya

Dukung Pemenuhan Gizi Warga, Wabup Nurkholes Resmikan SPPG J&J Catering di Belik

Baca Selanjutnya

Tingkatkan Kualitas Kemasan, UMKM Binaan Medco Energi Sampang Pelajari Desain Label via Canva

Tags:

Danantara komisaris bumn gaji tantiem bonus tahunan komisaris bumn Danantara Indonesia CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani

Berita lainnya oleh Fisca Tanjung

Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

11 April 2026 17:07

Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

9 April 2026 19:56

Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

Bukan Formalitas! Pengurus GAPEMBI Jatim Wajib Punya Dapur MBG dan Terdaftar di KADIN

9 April 2026 09:44

Bukan Formalitas! Pengurus GAPEMBI Jatim Wajib Punya Dapur MBG dan Terdaftar di KADIN

Tak Main-main, GAPEMBI Jatim Terapkan Standar Ketat untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

9 April 2026 09:33

Tak Main-main, GAPEMBI Jatim Terapkan Standar Ketat untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional

9 April 2026 09:14

Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional

Daftar Lengkap Pengurus GAPEMBI Pusat hingga Daerah, Siap Kawal Program Gizi Nasional

6 April 2026 20:15

Daftar Lengkap Pengurus GAPEMBI Pusat hingga Daerah, Siap Kawal Program Gizi Nasional

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar