Es Teh dan Gorengan Memang Menggoda, Tapi Inilah Menu Berbuka yang Disarankan Kemenkes

Jurnalis: Rega Yuancahya Faiz Kristama
Editor: Fiqih Arfani

27 Feb 2026 17:05

Headline

Thumbnail Es Teh  dan Gorengan Memang Menggoda, Tapi Inilah Menu Berbuka yang Disarankan Kemenkes
Ilustrasi segelas air hangat. (Desain: Ilma Nurlaila/ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Bedug Maghrib di bulan Ramadan selalu punya keajaiban tersendiri. Ia mampu mengubah segelas air putih bersuhu ruang menjadi minuman paling mewah sejagat raya. Namun mari jujur, saat jarum jam mulai merayap ke angka lima sore, yang terbayang di kepala kita jarang sekali sekadar air putih.

Aroma gorengan, bakwan atau dadar jagung yang baru diangkat dari wajan, dinginnya es campur dengan sirup merah menyala, hingga legitnya kolak pisang seolah berteriak memanggil dari meja makan.

Tradisi kita memang gemar menjadikan momen berbuka sebagai cara "balas dendam". Pertanyaannya, apakah menu paripurna yang memanjakan lidah ini benar-benar yang dibutuhkan tubuh setelah belasan jam pencernaan berpuasa?

Merujuk pada pedoman gizi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), tradisi "balas dendam" ini sayangnya keliru. Menghentak lambung yang kosong seharian dengan makanan tinggi lemak seperti gorengan dan minuman bergula olahan ibarat menyalakan mesin mobil yang dingin, lalu seketika menginjak pedal gas dalam-dalam dan tubuh akan kaget.

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Melalui panduan Ayo Sehat dan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kemenkes secara gamblang mengingatkan bahwa minuman yang terlalu manis dan makanan berat yang digoreng akan memaksa lambung bekerja ekstra keras.

Hasil akhirnya sudah bisa ditebak: rasa begah, potensi gangguan pencernaan dan kantuk luar biasa yang menyerang tepat saat rakaat kedua salat tarawih.

Lantas, hidangan seperti apa yang bisa menyambut lambung dengan ramah menurut kacamata medis?

Kuncinya ada pada kelembutan dan rehidrasi. Kemenkes sangat menganjurkan untuk membatalkan puasa dengan segelas air putih hangat dan beberapa butir kurma. Memilih air putih hangat untuk berbuka ternyata memiliki peran krusial.

Baca Juga:
Pasien Faskes di Pacitan Melonjak Pascalebaran, ISPA dan Diare Dominasi Kasus

Alih-alih es sirup yang justru memicu kontraksi pada lambung kosong, air hangat membantu melakukan detoksifikasi tubuh secara alami, merelaksasi pencernaan, serta mencegah sembelit.

Sementara itu, kurma sangat direkomendasikan karena padat akan gula alami, serat, vitamin dan mineral. Glukosa alami pada kurma sangat mudah dipecah sehingga mampu menaikkan kadar gula darah anjlok secara perlahan dan presisi. Ia mengembalikan energi yang hilang tanpa memicu lonjakan insulin yang drastis.

Bagi yang mungkin kurang menyukai tekstur kurma, Kemenkes menyarankan alternatif buah-buahan segar bersuhu sejuk yang manis dan tidak asam, seperti semangka, melon, apel atau pisang.

Kandungan airnya yang tinggi mengembalikan hidrasi sel-sel tubuh yang mengering, sementara serat alaminya berfungsi sebagai "pemanasan" bagi usus.

Satu aturan emas dari pakar kesehatan yang sering dilupakan yakni beri jeda pada lambung.

Kemenkes menggarisbawahi pentingnya makan secara bertahap. Waktu yang dihabiskan untuk menunaikan Salat Maghrib sebenarnya adalah masa transisi krusial. Setelah menyantap sajian pembuka yang ringan, barulah kita bergeser ke hidangan utama.

Pastikan piring diisi dengan gizi seimban, mengandung karbohidrat kompleks (seperti nasi merah atau gandum), protein tidak digoreng berlebihan serta sayur-sayuran hijau yang kaya serat.

Pada akhirnya, esensi berbuka puasa bukanlah merayakan kelaparan dengan pesta pora di meja makan. Memilih menu yang tepat saat berbuka, sebagaimana anjuran medis, bukan sekadar urusan menghitung kalori, melainkan bentuk empati paling dasar dari kita, untuk merawat tubuh yang sudah rela diajak bersabar seharian.(*)

Baca Sebelumnya

Gelang Kokka, Benda yang Dipercaya Memiliki Kekuatan Spiritual dari Timur Tengah

Baca Selanjutnya

Bakal Dihadiri KH. Musleh Adnan, Pemuda Lenteng Barat Bersatu Kembali Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim

Tags:

ramadan berbuka puasa kesehatan makanan takjil Bergizi Buka puasa Air Hangat

Berita lainnya oleh Rega Yuancahya Faiz Kristama

Bukan Cuma Sungkeman! Ini 5 Game Steam yang Siap Ramaikan Kumpul Keluarga Saat Idulfitri

21 Maret 2026 03:16

Bukan Cuma Sungkeman! Ini 5 Game Steam yang Siap Ramaikan Kumpul Keluarga Saat Idulfitri

Arus Mudik 2026! Pemerintah Petakan Jalur Rawan dan Gerbang Tol Utama

11 Maret 2026 14:44

Arus Mudik 2026! Pemerintah Petakan Jalur Rawan dan Gerbang Tol Utama

Jelang Lebaran 2026: Pemerintah Perketat Pengawasan Stabilitas Pangan dan Arus Mudik

10 Maret 2026 15:11

Jelang Lebaran 2026: Pemerintah Perketat Pengawasan Stabilitas Pangan dan Arus Mudik

Berburu Takjil dan Menunggu Magrib: 7 Tempat Ngabuburit Paling Cocok di Surabaya

10 Maret 2026 06:00

Berburu Takjil dan Menunggu Magrib: 7 Tempat Ngabuburit Paling Cocok di Surabaya

Ragam Cara Nikmati Sore Ramadan: Dari Berburu Es Pisang Ijo Hingga Maraton Serial Favorit

5 Maret 2026 07:00

Ragam Cara Nikmati Sore Ramadan: Dari Berburu Es Pisang Ijo Hingga Maraton Serial Favorit

Kenapa Lapar Bisa Bikin Emosi? Ini Penjelasan Medis dan Cara Mengatasinya

4 Maret 2026 10:40

Kenapa Lapar Bisa Bikin Emosi? Ini Penjelasan Medis dan Cara Mengatasinya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar