Endus Dugaan PAD Bocor, Inspektorat Pacitan Sisir Sektor Penghasil Berisiko Tinggi

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

31 Des 2025 14:57

Thumbnail Endus Dugaan PAD Bocor, Inspektorat Pacitan Sisir Sektor Penghasil Berisiko Tinggi
Inspektur Daerah Kabupaten Pacitan, Mahmud, saat dimintai keterangan terkait penerimaan PAD, Selasa, 27 Mei 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Aroma kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai tercium oleh Inspektorat Kabupaten Pacitan. 

Sektor-sektor penghasil PAD yang dinilai berisiko tinggi bakal segera diawasi ketat.

Inspektur Daerah Kabupaten Pacitan, Mahmud, menyampaikan bahwa upaya ini dilakukan untuk menutup celah kebocoran sekaligus mendorong peningkatan penerimaan daerah. 

“Mulai 2026 akan kami tertibkan, baik retribusi maupun pajak. Targetnya harus ada peningkatan signifikan untuk PAD Pacitan,” kata Mahmud, Rabu, 31 Desember 2025.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Saat ditanya sektor apa saja yang masuk dalam radar pengawasan Inspektorat, Mahmud mengaku sudah memiliki gambaran awal, namun belum membeberkannya secara rinci.

“Ada, tapi sudah saya ingatkan untuk tidak jumawa,” ucapnya singkat.

Pun menurut Mahmud, seluruh sumber PAD tetap akan lebih dulu dipetakan dan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerawanannya. 

Sektor yang dinilai memiliki potensi kebocoran paling tinggi akan menjadi prioritas pengawasan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

“Proses kami petakan. Untuk PAD yang risikonya lebih tinggi akan kami dahulukan, termasuk potensi yang bocor akan kami prioritaskan,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Inspektorat masih fokus melakukan kajian awal untuk memetakan titik-titik rawan kebocoran PAD. 

Dari hasil pemetaan tersebut, akan ditentukan sektor mana saja yang membutuhkan pengawasan ekstra ke depan.

“Saat ini kami masih mengkaji, risiko-risiko itu ada sektor mana saja,” kata Mahmud.

Mahmud memastikan, pengawasan tidak akan dibatasi pada jenis PAD tertentu, baik retribusi maupun pajak. 

PAD apa pun dengan risiko tinggi akan menjadi atensi lebih dari Inspektorat.

Melalui langkah ini, Inspektorat berharap penerimaan daerah Pacitan meningkat guna menopang pembangunan dan pelayanan publik.(*)

Baca Sebelumnya

Acara Madiun Berkilau: Dishub Lakukan Rekayasa Lalu Lintas, Simak Rutenya!

Baca Selanjutnya

Sikat Korupsi! Kejari Kabupaten Malang Berhasil Selamatkan Uang Negara Rp2,9 Miliar di Tahun 2025

Tags:

Inspektorat Pacitan PAD PACITAN Kebocoran PAD Pengawasan PAD Pajak Daerah keuangan daerah PEMERINTAH KABUPATEN PACITAN pemkab pacitan pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar