Ekspor Indonesia Tembus USD264,70 Miliar Sepanjang 2024, Jatim Penyumbang Terbanyak Kedua

Jurnalis: Samsul HM
Editor: M. Rifat

29 Jan 2025 07:26

Thumbnail Ekspor Indonesia Tembus USD264,70 Miliar Sepanjang 2024, Jatim Penyumbang Terbanyak Kedua
Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi dalam paparan kinerja ekspor nasional 2024, 28 Januari 2025. (Foto dok. SCI)

KETIK, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia secara kumulatif periode Januari-Desember 2024 mencapai USD264,70 miliar atau naik 2,29 persen dibanding periode yang sama 2023.

Sementara itu, ekspor kumulatif nonmigas mencapai USD248,83 miliar atau naik 2,46 persen.

Selama Januari-Desember 2024, ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor industri pengolahan meningkat 5,33 persen dibanding periode yang sama tahun 2023.

Peningkatan ini disumbang oleh kenaikan ekspor logam dasar mulia.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Di sisi lain, ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan meningkat signifikan sebesar 29,81 persen, didorong oleh peningkatan ekspor kopi. Namun, ekspor produk pertambangan dan lainnya turun 10,20 persen, terutama karena penurunan ekspor batubara.

Founder & CEO Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi, menyoroti pentingnya implementasi rantai dingin (cold chain) secara end-to-end untuk produk pertanian, kehutanan, dan perikanan yang bersifat mudah rusak (perishable).

"Dibutuhkan gudang dingin (cold storage) dan teknologi khusus seperti controlled atmosphere storage (CAS) untuk menjaga kualitas produk," ujar Setijadi pada Selasa (28/1/2025).

Setijadi juga menekankan perlunya teknologi pengemasan dan pengepakan yang baik, serta proses konsolidasi untuk meningkatkan efisiensi dan ekonomi skala. "Hilirisasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sangat penting untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan daya saing produk," tambahnya.

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Kepala Laboratorium Supply Chain Management, Program Studi Teknik Industri Universitas Widyatama, Verani Hartati, menyoroti ketimpangan kontribusi ekspor antar wilayah.

Berdasarkan data BPS, tiga provinsi berkontribusi hingga 33,65 persen dari seluruh ekspor nasional pada Januari-Desember 2024, yaitu:

  • Jawa Barat: USD37.872,3 juta (14,31 persen)
  • Jawa Timur: USD25.716,1 juta (9,72 persen)
  • Kalimantan Timur: USD25.461,5 juta (9,62 persen)

Verani mendorong peningkatan ekspor berbasis produk atau komoditas potensial setiap wilayah.

"Program ini tidak hanya untuk kepentingan ekspor, tetapi juga untuk pertumbuhan ekonomi wilayah," ujarnya.

Verani menekankan pentingnya peningkatan aksesibilitas dan konektivitas logistik secara sinergis antar kementerian/lembaga. "Peningkatan konektivitas logistik harus didasarkan pada pemetaan rantai pasok (supply chain mapping) dan pengembangan hub & spoke yang tepat," katanya.

Selain itu, penetapan pintu-pintu ekspor yang strategis juga diperlukan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas distribusi produk ke pasar global. (*)

Baca Sebelumnya

Pemerintah Indonesia Desak Investigasi Tewasnya WNI di Malaysia

Baca Selanjutnya

Rekor! Dalam Sehari Kereta Cepat Whoosh Dibanjiri 24.350 Penumpang

Tags:

Badan Pusat Statistik BPS Jawa timur ekspor

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar