Efisiensi BBM, Pakar UIN Malang Dorong ASN Tinggalkan Kendaraan Pribadi Saat Dinas

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

28 Mar 2026 14:04

Thumbnail Efisiensi BBM, Pakar UIN Malang Dorong ASN Tinggalkan Kendaraan Pribadi Saat Dinas
Pakar ekonomi UIN Malang, Prof. H. Slamet, S.E., M.M., Ph.D., memberikan saran pada Wali Kota untuk mengalihkan ASN agar menggunakan transportasi umum saat bekerja atau perjalanan dinas sebagai upaya mengurangi penggunaan BBM. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pakar ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. H. Slamet, S.E., M.M., Ph.D, berpendapat bahwa untuk mengurangi penggunaan BBM dapat dilakukan melalui pengurangan penggunaan kendaraan pribadi atau dinas bagi ASN saat bekerja atau melakukan perjalanan kedinasan.

Ia menyebut, perjalanan dinas ASN bisa dialihkan menggunakan transportasi umum atau travel. Hal ini dinilai lebih efektif dalam mengurangi penggunaan BBM dan juga dapat menghemat biaya operasional.

"Apalagi kalau dinas keluar kota, ke Surabaya, Jawa Timur. Biasanya kan bawa mobil. Sudah pakai travel misalkan. Travel sini Surabaya kan banyak dan bagus-bagus. Tapi itu kalau pejabatnya mau," ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa tunjangan BBM bagi ASN saat melakukan perjalanan dinas bisa dikurangi atau dihilangkan agar mereka dapat berhemat dalam pembelian BBM karena menggunakannya dana pribadi.

Baca Juga:
Warung Selaras Malang Hadirkan Nuansa Vintage Perpaduan Budaya Tionghoa dan Jawa

"Saran saya begini saja. Kalau ingin menghemat BBM, ya mulai dari bawah atau eselon-eselon yang hari ini dapat mobil. Itu saya tidak tahu kalau di pemkot ya. Itu dapat tunjangan BBM, berarti tunjangan BBM-nya dikurangkan atau tidak perlu, jika ada," ungkap Prof. Slamet.

Selain itu, ia juga mengatakan kebijakan menghemat penggunaan BBM ini bisa dimulai dari Wali Kota Malang. Wahyu Hidayat dapat memberikan contoh saat kunjungan dengan menggunakan sepeda atau mengurangi patwal.

Prof. Slamet mengatakan bahwa pengawal Wali Kota bisa dikurangi agar tidak terlalu banyak menggunakan kendaraan dan mengeluarkan banyak BBM. Hal ini juga dapat membiasakan para pejabat untuk mengurangi penggunaan BBM.

"Pak Wali harus memulai. Ketika Pak Wali itu kunjungan dinas ke mana saja, itu yang mengiringi anak buahnya banyak, Satpol PP, ajudan. Nah itu saja dimulai. Untuk mengurangi BBM, bisa membiasakan para pejabat untuk mengurangi pengawal saat perjalanan dinasnya. Paling tidak, tidak diikuti oleh patwal yang terlalu banyak," tutur Kaprodi Program Doktor Ekonomi Syariah UIN Malang tersebut.

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Menurut Prof. Slamet, mengalihkan ASN untuk menggunakan transportasi umum dinilai lebih efektif dalam mengurangi penggunaan BBM daripada harus bersepeda setiap hari Jumat. (*)

Baca Sebelumnya

FGD Bondowoso Memanggil, Sekda Ingatkan Risiko Pembangunan Tanpa Arah: Kolaborasi Jadi Kunci

Baca Selanjutnya

Singgung DD Menyusut, Forum Octahelix di Bondowoso Bahas Solusi Jaga Kemandirian Desa

Tags:

Kebijakan Wali Kota Malang ASN Bersepeda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang UIN Malang Kota Malang Kampus Malang

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

Perkuat Sinergi Pariwisata dan Media, Ascent Hospitality Group Sambangi Graha Ketik

17 April 2026 13:31

Perkuat Sinergi Pariwisata dan Media, Ascent Hospitality Group Sambangi Graha Ketik

Racikannya Bikin Ketagihan, Toko Kopi Jaya Jadi Spot Favorit Pecinta Kopi di Kota Malang

17 April 2026 11:34

Racikannya Bikin Ketagihan, Toko Kopi Jaya Jadi Spot Favorit Pecinta Kopi di Kota Malang

Warung Selaras Malang Hadirkan Nuansa Vintage Perpaduan Budaya Tionghoa dan Jawa

17 April 2026 07:40

Warung Selaras Malang Hadirkan Nuansa Vintage Perpaduan Budaya Tionghoa dan Jawa

Keren! Unisma Sabet Dana Riset Internasional untuk Kembangkan Pembelajaran Inklusif di Lombok Utara

17 April 2026 07:15

Keren! Unisma Sabet Dana Riset Internasional untuk Kembangkan Pembelajaran Inklusif di Lombok Utara

Ayam Goreng Tenes, Kuliner Legendaris Kota Malang yang Bikin Wisatawan Gagal Move On

17 April 2026 06:00

Ayam Goreng Tenes, Kuliner Legendaris Kota Malang yang Bikin Wisatawan Gagal Move On

Kanwil DJP Jatim III Sosialisasikan Coretax kepada Media di Malang, Dorong Kemudahan Pelaporan Pajak Digital

16 April 2026 19:32

Kanwil DJP Jatim III Sosialisasikan Coretax kepada Media di Malang, Dorong Kemudahan Pelaporan Pajak Digital

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H