Efek RT Berkelas! Kelurahan Lowokwaru Hadapi Lonjakan 131 Proyek, Usulan Pengadaan Kursi Capai Rp1,3 Miliar

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

30 Mar 2026 18:43

Thumbnail Efek RT Berkelas! Kelurahan Lowokwaru Hadapi Lonjakan 131 Proyek, Usulan Pengadaan Kursi Capai Rp1,3 Miliar
Lurah Lowokwaru, Syafril Aries Sandhi menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam realisasi program RT Berkelas di wilayah Kelurahan Lowokwaru, Senin, 30 Maret 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Implementasi program RT Berkelas yang menjadi realisasi janji politik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang kini menjadi ujian nyata bagi kesiapan birokrasi di tingkat kelurahan. Kelurahan Lowokwaru, misalnya, tengah menghadapi lonjakan drastis volume proyek pembangunan infrastruktur.

Sebelum program ini digulirkan, rata-rata pembangunan infrastruktur di wilayah Lowokwaru hanya berkisar antara 41 hingga 50 titik per tahun. Namun, seiring instruksi agar setiap RT memberikan usulan program dengan pagu anggaran Rp50 juta per tahun, jumlah tersebut membengkak hingga 131 titik.

“Sebelum ada RT Berkelas, paling banyak titik pembangunan infrastruktur di bawah 50, kemarin ada 41 titik. Sekarang ada 131 titik, itu campuran dari pokok pikiran (Pokir), Musrenbang, dan RT Berkelas,” ujar Lurah Lowokwaru, Syafril Aries Sandhi, Senin, 30 Maret 2026.

Kenaikan volume pekerjaan ini memaksa aparatur kelurahan untuk bekerja ekstra keras melayani total 104 RT. Belum lagi pihak kelurahan juga dihadapkan dengan tantangan waktu pelaksanaan program agar tidak terjadi penumpukan proyek di penghujung tahun..

Baca Juga:
PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Aries menjelaskan bahwa pihak kelurahan saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi dari Pemerintah Kota Malang sebelum mengeksekusi anggaran RT Berkelas.

“Kita September 2026 sudah Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), tinggal 5 bulan efektif untuk mengerjakan sekian banyak titik. Kalau anggaran 2026 sudah kita jalankan. Tapi yang terkait RT Berkelas kita belum berani, karena arahan pimpinan menunggu surat edaran Wali Kota. Kalau sudah ada, baru kita laksanakan,” jelasnya.

Untuk usulan tahun 2026, Kelurahan Lowokwaru telah mengarahkan warga agar menyusun program berdasarkan skala prioritas. Fokus utama diarahkan pada pengendalian banjir melalui pembangunan drainase dan sumur resapan, disusul dengan program pemberdayaan masyarakat.

“Saat itu saya dorong agar merencanakan prioritas usulan, seperti pengendalian banjir dan mereka sudah mengusulkan. Kemudian banyak usulan pemberdayaan untuk PKK, Karang Taruna, pelatihan MC, marketing, UMKM hingga banyaklah usulan ke pemberdayaan,” lanjut mantan Sekretaris Lurah Sukun itu.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Namun, karena setiap RT memiliki pagu maksimal Rp50 juta, sisa anggaran pasca-alokasi fisik dan pemberdayaan banyak dialihkan warga untuk pengadaan barang. Tercatat, usulan pengadaan kursi mencapai 2.618 unit dengan pagu sekitar Rp1,3 miliar, serta Rp580 juta untuk pengadaan meja.

“Saat itu memang belum ada pembatasan seperti di 2027, karena dasarnya kan sesuai dengan surat edaran. Masyarakat kan pemahamannya saat itu diberikan jatah Rp50 juta per RT, itu boleh dimanfaatkan asal sesuai kamus usulan, mereka bebas saja,” katanya.

Meski antusiasme warga tinggi, Kelurahan Lowokwaru tetap melakukan filter ketat melalui tim asistensi. Hal ini dilakukan karena sering ditemukan ketidaksesuaian antara volume yang diusulkan dengan realita di lapangan.

Tim verifikasi dari kelurahan, Kasi Sarpras, hingga Pokmas pun turun langsung melakukan pengecekan. Hal tersebut untuk memastikan usulan benar-benar menyelesaikan masalah di tiap RT.

Secara matematis, total anggaran RT Berkelas di Kelurahan Lowokwaru mencapai Rp5,2 miliar. Aries menekankan pentingnya kehati-hatian dalam eksekusi anggaran besar ini.

“Tujuan program ini mulia, mendekatkan permasalahan di level paling bawah bisa diselesaikan. Tapi kembali lagi, kebijakan pemerintah harus disertai dengan petunjuk teknis yang jelas supaya tidak ada keraguan bahwa kita nanti bisa salah dalam pengadaan,” tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Geger! Kerangka Manusia Tanpa Identitas Ditemukan di Lahan Tebu Ulujami Pemalang

Baca Selanjutnya

Aksi Sigap Perumda Air Minum Surya Sembada Layani Pipa Bocor di Merr Surabaya

Tags:

Kelurahan Lowokwaru Program RT Berkelas RT Berkelas Kota Malang Lowokwaru malang lurah lowokwaru

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar