Eco Green, Inovasi DLH Kota Malang Demi Respons Cepat Aduan Masyarakat

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

5 Jul 2025 11:05

Thumbnail Eco Green, Inovasi DLH Kota Malang Demi Respons Cepat Aduan Masyarakat
Layanan inovasi Eco Green yang memudahkan masyarakat mengirimkan aduan ke DLH Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang meluncurkan inovasi terbaru bernama Eco Green, sebuah sistem informasi manajemen publik berbasis elektronik yang bertujuan mempercepat respons terhadap aduan masyarakat. 

Sistem ini diharapkan mampu memangkas birokrasi yang selama ini memperlambat penanganan aduan, terutama terkait persoalan pohon dan timbunan sampah liar.

Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menjelaskan Eco Green hadir sebagai solusi atas banyaknya aduan yang masuk.

"Jadi kami memotong sebuah birokrasi, tidak terlalu bertele lagi dalam menyikapi permohonan ataupun pengaduan lagi. Semua pengaduan dan permohonan nanti akan bisa dilakukan secara online melalui Eco Green ini," ujarnya, Sabtu, 5 Juli 2025. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Rahman mengungkapkan, DLH Kota Malang hampir setiap hari menerima 75 hingga 85 permohonan, didominasi oleh aduan terkait pohon seperti pemotongan dan perempesan. Selain itu, aduan mengenai timbunan sampah liar juga masih masif ditemukan.

“Saat ini hampir 30-45 persen kami dalam menangani itu karena keterbatasan SDM. Khususnya yang perapian pohon saja. Kami hanya punya tiga tim berisi 3-4 orang kami maksimalkan," katanya. 

Selama ini, proses administrasi yang panjang kerap memakan waktu. Dengan Eco Green, proses yang berbelit akan dipangkas. Verifikasi maksud dan tujuan pengaduan akan langsung dilakukan melalui situs web Eco Green.

"Jadi kami berusaha memotong birokrasi yang biasanya masyarakat harus ke kantor, mengajukan permohonan. Itu kami ringkas menjadi satu aplikasi yang bisa menampung. Sedikit memberikan kemudahan dan solusi bagi masyarakat," ujarnya. 

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Eco Green berbentuk sebuah aplikasi berbasis website yang telah terintegrasi dengan domain IP SPBE milik Diskominfo Kota Malang. Inovasi tersebut telah dikembangkan sejak tahun 2024 namun baru dapat diterapkan pada 2025 ini. Melalui Eco Green, masyarakat tak perlu repot datang ke kantor DLH Kota Malang dan dapat mengadu secara online. 

"Termasuk semua pengaduan dan permohonan dari masyarakat juga akan masuk ke kami, terlihat. Masuknya tanggal berapa, keluar tanggal berapa, kapan dikerjakan," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Sawah Kering Akibat Kemarau, Kelompok Tani di Abdya Dapat Bantuan Pompa Air

Baca Selanjutnya

Kota Batu Sabet Juara Umum Cabor Tinju Porprov Jatim 2025, Persiapan Matang Berbuah Manis!

Tags:

Eco Green Kota Malang DLH Kota Malang Aduan Masyarakat pohon

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar