Dukung Swasembada Pangan, Polres Kediri Upayakan Tanam Jagung di Lahan 170 Hektare

Jurnalis: Anis Firmansyah
Editor: Gumilang

21 Jan 2025 20:00

Thumbnail Dukung Swasembada Pangan, Polres Kediri Upayakan Tanam Jagung di Lahan 170 Hektare
Forkopimda Kabupaten Kediri menanam jagung di area persawahan Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, pada Selasa (21/1/2025). (foto : Humas Polres Kediri).

KETIK, KEDIRI – Polres Kediri kembali menggelar program penanaman jagung mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini berlangsung di area persawahan Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Selasa, 21 Januari 2025.

Program nasional ini merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Jagung Sejuta Hektare yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui program Asta Cita Swasembada Pangan.

Kabupaten Kediri sendiri menargetkan penanaman jagung seluas 170 hektare, dengan rincian 90 hektare pada Desember 2024, 60 hektare pada Januari 2025, dan 20 hektare pada Februari 2025.    

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.  

Baca Juga:
Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

"Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa sektor pertanian dan peternakan dapat berjalan selaras guna menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Harapannya, para petani mendapatkan keuntungan lebih besar, sementara pemerintah dapat mengurangi ketergantungan pada pihak-pihak yang berpotensi memainkan harga bahan pangan," ujar AKBP Bimo Ariyanto.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program ini juga berkontribusi dalam menstabilkan harga jagung di tingkat petani. Targetnya, produksi jagung dapat meningkat dari rata-rata 4-6 ton per hektare menjadi 8 ton per hektare melalui penggunaan bibit unggul, pemupukan tepat dan pengendalian hama lebih efektif.  

AKBP Bimo menekankan bahwa kestabilan harga jagung akan berdampak besar pada harga pakan ternak, terutama bagi peternak ayam. Dengan harga jagung yang terkendali, harga telur sebagai sumber protein utama masyarakat juga diharapkan tetap stabil.  

"Jika harga jagung stabil, harga telur juga akan lebih terkendali. Hal ini sangat penting untuk mendukung program makan siang bergizi yang dicanangkan pemerintah," jelasnya.  

Baca Juga:
Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

Di lokasi yang sama, Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, menambahkan bahwa dalam program ini, para petani mendapatkan bantuan benih jagung sebagai bagian dari gerakan nasional penanaman serentak.

Kabupaten Kediri sendiri memiliki sekitar 140 ribu petani dengan lahan pertanian yang cukup luas, termasuk 1.207 hektare lahan jagung yang mampu menghasilkan 8.330 ton jagung pipil kering.  

Ia juga berharap harga jagung di tingkat petani dapat meningkat dari Rp4.600 per kilogram menjadi minimal Rp5.500 per kilogram, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani.  

"Kestabilan harga sangat penting agar petani dan peternak dapat saling menguntungkan. Ini menciptakan simbiosis mutualisme yang mendukung kesejahteraan bersama," tutur Mbak Dewi.  

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kapolres Kediri bersama Forkopimda Kabupaten Kediri juga membagikan benih jagung unggul kepada para petani dan kelompok tani (Gapoktan) di lokasi penanaman.  

Kegiatan penanaman dimulai dengan persiapan lahan, kemudian dilanjutkan dengan penanaman simbolis di lahan seluas satu hektare. Pemkab Kediri bersama pihak terkait juga mendorong penerapan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi hasil panen.  

"Kami berharap program ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menciptakan sinergi antara petani, peternak, serta seluruh elemen dalam mendukung ketahanan pangan nasional," terangnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf Ragil Jaka Utama, menegaskan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan tanggung jawab bersama.  

"Ini adalah upaya kolektif dalam mendukung program Presiden agar Indonesia mencapai kemandirian pangan pada tahun 2025, tanpa bergantung pada impor dari negara lain," tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Fantastis, Dishub Halmahera Selatan Bakal Datangkan Kapal Feri dari DAK Rp 23 Miliar

Baca Selanjutnya

ATR/BPN Jatim Lakukan Investigasi Soal HGB 656 Hektare di Pesisir Sidoarjo

Tags:

Polres Kediri ketahanan pangan Kabupaten Kediri penanaman jagung

Berita lainnya oleh Anis Firmansyah

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

24 Februari 2026 12:49

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

24 Januari 2026 08:20

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

15 Januari 2026 17:15

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

5 Desember 2025 20:48

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

15 April 2025 07:27

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

Mas Dhito Gelar Halalbihalal, Ribuan Pegawai hingga Guru Serbu Pendopo Panjalu

15 April 2025 07:02

Mas Dhito Gelar Halalbihalal, Ribuan Pegawai hingga Guru Serbu Pendopo Panjalu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar