Dugaan Jual Beli Lahan Perhutani di JLS Puncak Tretes, Nama Anggota DPRD Turut Terseret

Jurnalis: Sugeng Hariyadi
Editor: Fisca Tanjung

8 Nov 2025 09:49

Thumbnail Dugaan Jual Beli Lahan Perhutani di JLS Puncak Tretes, Nama Anggota DPRD Turut Terseret
Salah satu warga desa sekitar, saat ngobrol bersama awak media . (Foto : Sugeng/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG

Praktik jual beli lahan untuk pendirian warung di bahu Jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) Puncak Tretes, tepatnya di Desa Kalibatur dan Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, diduga berkaitan dengan salah satu anggota DPRD.

Isu ini langsung ramai dibicarakan warga. Sebab, lahan yang diperdagangkan itu sejatinya milik Perhutani.

Baca Juga:
Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Salah satu warga Desa Sine, Untung, yang ditemui di sebuah warung di sepanjang JLS Puncak Tretes, membenarkan bahwa isu jual beli lapak di kawasan itu memang sedang ramai dibahas.

Ia menegaskan bahwa lahan tersebut bukan milik pribadi atau warga, melainkan milik Perhutani. Namun, diduga ada oknum yang mengatasnamakan kelompok atau paguyuban pewarung dan menjual-belikan lahan itu dengan alasan “uang ganti rugi babat” bernilai puluhan juta rupiah.

Baca Juga:
Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

“Sepengetahuan kami, tanah ini milik Perhutani, bukan milik pribadi. Tapi faktanya, ada oknum yang mengatasnamakan kelompok pewarung dan menjualbelikan lahan dengan alasan ganti rugi babat,” kata Untung, Kamis, 6 November 2025.

Untung menambahkan, beredar kabar bahwa seseorang bernama Supiyan pernah menarik iuran dari para pemilik warung di sepanjang JLS dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp20.000 hingga Rp100.000 per minggu. Iuran tersebut disebut-sebut untuk dibagi kepada oknum Perhutani dan oknum aparat.

 “Saya kasihan melihat para pemilik warung harus membayar iuran setiap minggu. Saya sempat bilang kepada mereka, kalau Supiyan datang lagi meminta iuran, suruh saja minta ke saya. Sejak itu, Supiyan tidak pernah datang lagi ke sini,” tambahnya.

Seiring waktu, Untung menyebut kelompok yang dulu dipimpin Supiyan akhirnya bubar. Namun, tak lama kemudian muncul kelompok baru yang dipelopori seseorang berinisial SH, anggota DPRD Kabupaten Tulungagung.

SH disebut-sebut menjabat sebagai ketua paguyuban, sementara Supiyan kini turun menjadi bendahara.

Kelompok baru ini kabarnya sedang mengurus Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengelolaan area JLS Puncak Tretes ke kementerian terkait.

"Yang kami heran, kenapa pengurusan PKS justru dilakukan oleh Samsul Huda yang bukan warga Desa Kalibatur. Kalau memang bisa diurus, seharusnya pemerintah desa Kalibatur dan Rejosari melalui BUMDes yang mengelola, agar hasilnya bisa dimanfaatkan untuk desa,” pungkasnya. 

Baca Sebelumnya

Pabrik Pengolahan Sampah Senilai 200 Juta USD Dibangun di KEK Industropolis Batang

Baca Selanjutnya

Libur Nataru, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket secara Bertahap Perjalanan Mulai 1 Desember 2025

Tags:

JLS #warungtretes Tulungagung Sine

Berita lainnya oleh Sugeng Hariyadi

Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak Lumpuh

14 April 2026 19:17

Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak Lumpuh

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

13 April 2026 13:39

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

11 April 2026 06:04

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

SMAN 1 Tulungagung Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah, Ini Harapannya

10 April 2026 18:24

SMAN 1 Tulungagung Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah, Ini Harapannya

Pererat Tali Silaturahmi, Pemerintah Desa Joho di Tulungagung Gelar Halal Bihalal Bersama Warga

6 April 2026 12:00

Pererat Tali Silaturahmi, Pemerintah Desa Joho di Tulungagung Gelar Halal Bihalal Bersama Warga

Kolaborasi Solid TNI dan Pemdes Joho di Tulungagung, Hadirkan Jembatan Penghubung Harapan

6 April 2026 11:36

Kolaborasi Solid TNI dan Pemdes Joho di Tulungagung, Hadirkan Jembatan Penghubung Harapan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar