KETIK, MALANG – Prestasi membanggakan kembali diraih Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dua jurnal ilmiah yang dikelola fakultas tersebut, De Jure: Jurnal Hukum Syariah dan Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah, masuk dalam daftar 174 Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA 1 yang mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Apresiasi tersebut diberikan melalui surat bernomor 244/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tertanggal 12 Juni 2026. Dalam surat itu, Ditjen Saintek menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengelola jurnal nasional terakreditasi SINTA 1 atas komitmen dan konsistensinya dalam menjaga mutu publikasi ilmiah sekaligus mendukung pengembangan ekosistem riset dan inovasi di Indonesia.

Dalam lampiran surat, De Jure: Jurnal Hukum Syariah dan Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah milik Fakultas Syariah UIN Malang tercantum sebagai dua jurnal yang memperoleh apresiasi tersebut.

Editor in Chief Jurnal DeJure, Ramadhita MHI, dalam kegiatan workshop pengelolaan jurnal. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)

Editor in Chief De Jure, Ramadhita MHI, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan jurnal.

Baca Juga:
Hadapi Perubahan Zaman, IKA PMII Merdeka Perkuat Jaringan dan Pendampingan Kader

"Alhamdulillah, pencapaian Kuartil 1 dan SINTA 1 De Jure maupun Jurisdictie merupakan hasil kerja bersama editorial board, reviewer, dan para penulis. Kami juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan UIN Malang, Fakultas Syariah, LPPM melalui Rumah Jurnal, hingga tim PTIPD yang bersama-sama memajukan jurnal di UIN Malang," ujarnya.

Ramadhita berharap apresiasi dari pemerintah ini menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas tata kelola jurnal ilmiah di lingkungan UIN Malang. Ia juga menargetkan semakin banyak jurnal kampus yang mampu menembus indeksasi internasional.

"Keberhasilan ini harus diikuti dengan peningkatan kualitas pengelolaan jurnal di UIN Malang sehingga semakin banyak jurnal yang terindeks Scopus. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola jurnal juga perlu menjadi perhatian, termasuk melalui dukungan penyelesaian studi lanjut bagi para pengelola jurnal," katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pengelola kedua jurnal tersebut.

Baca Juga:
Diterpa Protes Mahasiswa, Pemkot Malang Tegaskan Evaluasi SPPG Sedang Berjalan

"Selamat dan sukses untuk tim pengelola jurnal De Jure dan Jurisdictie atas apresiasi yang diterima dari Dirjen Kemdikti Saintek. Apresiasi tersebut menjadi pengakuan atas kualitas pengelolaan publikasi ilmiah sekaligus menjadi momentum peningkatan kapasitas melalui forum ilmiah yang akan diselenggarakan pada Agustus 2026," tuturnya.

Prof. Umi secara khusus mengapresiasi tim De Jure yang dipimpin Ramadhita sebagai Editor in Chief bersama Abdul Bari selaku Managing Editor, serta seluruh reviewer dan editorial board yang dinilai konsisten menjaga kualitas jurnal.

Apresiasi serupa juga disampaikan kepada tim Jurisdictie yang dipimpin Khoirul Hidayah sebagai Editor in Chief bersama Fidayanti dan seluruh tim editorial serta reviewer.

"Mereka telah bekerja keras menjaga kualitas jurnal, memenuhi etika publikasi, dan menerapkan tata kelola editorial yang baik. Alhamdulillah, jurnal-jurnal terindeks Scopus di Fakultas Syariah kini seluruhnya bereputasi nasional SINTA 1, berada pada Kuartil 1, dan nilai SJR-nya juga terus meningkat," ujarnya.

Menurut Prof. Umi, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi jurnal-jurnal lain di lingkungan Fakultas Syariah maupun UIN Malang untuk terus meningkatkan rekognisi di tingkat nasional maupun global.

"Semoga prestasi ini dapat ditularkan kepada jurnal-jurnal lain di Fakultas Syariah sehingga semakin banyak yang memperoleh rekognisi nasional maupun internasional. Ini juga menjadi penguat bagi Fakultas Syariah yang Alhamdulillah telah memperoleh pengakuan melalui pemeringkatan internasional sebagai Fakultas Hukum/Fakultas Syariah terbaik di Indonesia. Semoga terus menjadi inspirasi dan penyemangat bagi seluruh pengelola jurnal dan sivitas akademika Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang," pungkasnya.

Selain memberikan apresiasi, Ditjen Saintek juga mengajak seluruh pengelola jurnal penerima penghargaan untuk mengikuti Konvensi Nasional Tata Kelola dan Integritas Publikasi Ilmiah yang akan digelar di Surabaya pada 7–10 Agustus 2026. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah penguatan tata kelola, integritas, dan peningkatan mutu jurnal nasional menuju standar publikasi internasional.