KETIK, MALANG – Di tengah perubahan zaman dan berkembangnya bisnis ikan hias modern, masih ada pedagang yang setia mempertahankan usaha keluarga yang telah dirintis sejak puluhan tahun lalu. Salah satunya adalah keluarga Siti Fatimah, yang hingga kini masih meneruskan jejak sang ibu, salah satu pedagang ikan hias tertua yang masih aktif berjualan di Pasar Splendid, Kota Malang.

Usaha tersebut telah dimulai sejak pasar ikan hias masih berada di kawasan Comboran, jauh sebelum akhirnya direlokasi ke Pasar Splendid. Hingga kini, sang ibu masih setia menjaga lapaknya, sementara Fatimah meneruskan usaha keluarga melalui lapak "Nailan Koi".

"Saya menjaga lapak ini sejak menikah tahun 2008. Ibu saya juga masih berjualan di lapak atas sana. Kalau ibu saya jualannya sejak pasarnya masih di Comboran sana, Mbak," ujar Fatimah saat ditemui, Selasa, 4 Agustus 2026. 

Menurut Fatimah, ibunya hingga kini masih aktif melayani pelanggan dan menjadi salah satu pedagang paling senior di Pasar Splendid. Bahkan, usaha tersebut telah berkembang menjadi bisnis keluarga karena kakak serta anggota keluarga lainnya juga memiliki lapak ikan hias yang berdampingan.

Di lapaknya, Fatimah menjual berbagai jenis ikan hias, seperti ikan koki, glofish, molly, guppy, hingga black ghost. Dari berbagai jenis tersebut, ikan koki menjadi komoditas yang paling banyak dicari pembeli.

Baca Juga:
Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 13 Juta Rokok Ilegal dan Ribuan Liter Minol Sepanjang Semester I 2026

"Kalau (di lapak) saya, dominan koki," katanya.

Pembeli yang datang pun berasal dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua. Selain itu, tidak sedikit mahasiswa yang membeli ikan untuk kebutuhan praktikum.

Menariknya, Pasar Splendid juga menjadi destinasi yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara. Menurut Fatimah, hampir setiap hari ada wisatawan asing yang singgah ke lapaknya. Sebagian membeli ikan hias, sementara yang lain datang untuk melihat-lihat suasana pasar dan mendokumentasikannya dalam bentuk vlog.

Lebih dari dua dekade setelah kepindahan dari Pasar Ikan Comboran ke Pasar Splendid, keluarga ini tetap bertahan menjaga usaha yang diwariskan lintas generasi. Di tengah perubahan tren dan persaingan bisnis, mereka mempertahankan eksistensi dengan menjaga kualitas ikan, pelayanan kepada pelanggan, serta tradisi berdagang yang telah dijalani sejak era Pasar Ikan Comboran.

Baca Juga:
Bakal Disulap Jadi Taman, TPS Sulfat Malang Segera Dipindah ke Purwantoro