DPRD Sidoarjo Sidak Sekolah Rusak, Atap Kelas SDN Keret Miring Dimakan Rayap

Editor: Fathur Roziq

17 Apr 2025 16:39

Headline

Thumbnail DPRD Sidoarjo Sidak Sekolah Rusak, Atap Kelas SDN Keret Miring Dimakan Rayap
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori melihat kondisi ruang Kelas II a di SDN Keret, Kecamatan Krembung, pada Kamis (17 April 2025). Atapnya disangga kayu dan pipa. Plafon rayap. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Hatinya risau dan khawatir. Namun, Dwi Kusumawati tak kuasa menolak permintaan para orang tua. Wali siswa berharap, dengan setengah memaksa, agar anak-anak mereka masuk sekolah pagi saja. Sebagai Kasek SDN Keret, Dwi Kusumawati mengabulkan permintaan tersebut. Satu ruang kelas terpaksa digunakan lagi. Padahal, atapnya hampir ambruk.

”Orang tua kerja di pabrik kerupuk. Berangkat kerja sekalian mengantar anak-anak,” kata Dwi Kusumawati kepada Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori pada Kamis (17 April 2025).

Kamis pagi itu, Dhamroni Chudlori mendatangi sekolah tersebut. Dia ingat Dwi Kusumawati pernah datang ke kantor DPRD Sidoarjo. Membawa berkas dengan harapan gedung dan jembatan SDN Keret bisa segera diperbaiki.

Foto Posisi atap ruang kelas II a SDN Keret yang sudah miring. Kayu-kayunya dimakan rayap. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Posisi atap ruang kelas II a SDN Keret yang sudah miring. Kayu-kayunya dimakan rayap. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

Dhamroni benar-benar memperhatikan permintaan itu. Namun, dia ingin menyaksikan langsung kondisi bangunan kelas dan jembatan yang diminta diperbaiki. Kondisinya parah. Ruang kelas itu ditempati murid Kelas II a.

Saat didatangi, murid-murid sedang asyik belajar. Ada 17 anak. Guru Kelas II a, Maria Novianty Putri, mengajar mereka matematika. Bocah-bocah itu tidak tahu bahwa sebenarnya tempat mereka menuntut ilmu itu sudah tergolong riskan. Tidak layak ditempati.

Atapnya sudah miring. Plafonnya harus disangga kayu di tengah-tengah. Karena plafonnya melengkung, pipa-pipa besi yang dipasang melintang. Seperti tanda palang merah. Jika dilihat dari luar, posisi genting sudah meliuk-liuk. Miring.

Dhamroni pun tidak puas. Dia lalu mengecek plafon ruang kecil di sebelah Kelas II a. Atap dua ruang itu jadi satu. Plafonnya sudah bolong. Dia melongok ke lubang itu dan mendorongnya dengan sebatang kayu. Asbes langsung ambrol. Kayu-kayunya sudah lapuk. Rumah rayap ada di mana-mana.

Baca Juga:
Muscab VI PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas dan Arah Perjuangan Partai ke Depan

”Ini bahaya sekali. Saya minta anak-anak segera dipindah saja. Jangan belajar di ruangan ini,” pinta Dhamroni Chudlori yang juga ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo tersebut.

Foto Anggota DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori bersama Kasek SDN Keret Dwi Kusumawati melihat kondisi anak—anak yang belajar di ruang perpustakaan sekolah. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Anggota DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori bersama Kasek SDN Keret Dwi Kusumawati melihat kondisi anak—anak yang belajar di ruang perpustakaan sekolah. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Tak lama kemudian, murid-murid Kelas II a ramai-ramai pindah ke ruang lain. Mereka belajar bareng dengan 16 murid Kelas II b di ruang perpustakaan. Mereka tengah belajar dengan Pak Guru Zakri Ardiansyah. Karena tidak ada sekat yang cukup, suasana belajar pun tidak nyaman.

”Tapi, ini masih lebih baik daripada anak-anak belajar dengan risiko bahaya,” ungkap Dhamroni Chudlori, anggota DPRD Sidoarjo dari  daerah pemilihan Tulangan, Krembung, Wonoayu, dan Prambon itu.

Kasek Dwi Kusumawati mengakui memang situasi dan kondisi belajar-mengajar anak-anak tidak nyaman. Khususnya kelas II a. Ruang pengap. Tidak representatif untuk anak-anak. Atapnya rendah. Luasnya tidak ideal.

”Terpaksa kami pakai satu ruang (perpustakaan) untuk dua rombel (dua kelas) jadi satu. Memang tidak efektif. Kegiatan literasi sekolah juga terkendala,” ungkap Dwi Kusumawati. Dia berharap ada solusi agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman.

Ketua Komisi D Dhamroni Chudlori menilai kondisi belajar-mengajar anak kelas II a SDN Keret itu memprihatinkan. Kelasnya sudah dimakan rayap. Demi keselamatan anak-anak, terpaksa dua rombel digabung dalam satu ruangan. Memang sangat tidak ideal.

”Tapi, keselamatan anak-anak adalah prioritas. Sampai kapan ini akan terjadi,” ungkap legislator DPRD Sidoarjo asal Kecamatan Tulangan tersebut.

Dhamroni Chudlori berharap Pemkab Sidoarjo segera merenovasi ruang kelas itu. Agar ruangan-ruangan yang rusak berat segera bisa dipakai kembali oleh anak-anak. Di SDN Keret, ada 12 rombongan belajar dengan total 222 siswa.

”Anak-anak kita perlu tempat belajar yang aman dan nyaman,” ungkap Dhamroni Chudlori. (*)

 

Baca Sebelumnya

Melihat Kondisi Museum Srimulat Kota Batu Sepi Pengunjung, Pengelola Siap Berinovasi

Baca Selanjutnya

10 Kampus Swasta Terbaik Versi SINTA Kemendikbud, Berikut Daftarnya

Tags:

Sekolah Rusak Sidoarjo DPRD Sidoarjo SDN Keret Sidoarjo Dhamroni Chudlori Komisi D DPRD Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar