Dosen FKIP UM Palembang Jelaskan Peran Sastra dalam Dunia Politik Indonesia

Jurnalis: Bubun Kurniadi
Editor: M. Rifat

23 Agt 2023 01:04

Thumbnail Dosen FKIP UM Palembang Jelaskan Peran Sastra dalam Dunia Politik Indonesia
Supriatini M.Pd. Dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang (Foto: Dok. Pribadi)

KETIK, PALEMBANG – Perkembangan partai politik di Indonesia merupakan alur yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia itu sendiri.

Menurut Supriatini, M.Pd. dan Ayu Wulandari, M.Pd. Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UM Palembang, sejak masa penjajahan Belanda datang ke Indonesia sampai masa reformasi sekarang dinamika pergolakan politik semakin kuat dan tinggi.

Peran partai politik di Indonesia mengalami perubahan dari masa ke masa. Pertama kali, partai politik dibentuk pada masa pergerakan nasional yang masih sebagai wadah sosialisasi dan komunikasi politik.

Dalam kegiatan sehari-hari sebagai masyarakat Indonesia, politik telah menjadi hidangan utama sebuah tontonan berita. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki sistem politik yang demokratis dengan menerapkan pemerintahan yang presidential  dan sifatnya parlementer.

Baca Juga:
Viral Video Ketua Partai di Brebes Nyatakan 'Perang Terbuka' ke Pemkab, Ancam Bikin Chaos

Di samping itu, masyarakat Indonesia yang demokrasi mempunyai banyak cara dalam melakukan kritik terhadap kekuasaan yang dimiliki oleh pemerintah. 

"Salah satu cara yang digunakan melalui teknik kebahasaan," kata Supriatini M.Pd Selasa (21/8/2023) kepada Ketik.co.id.

Bahasa merupakan salah satu unsur penting yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia.

Dengan bahasa, seseorang menggunakannya sebagai alat komunikasi. Sebagai alat komunikasi, bahasa dimaknai sebagai kumpulan kata, klausa, serta kalimat yang akan diungkapkan melalui bahasa lisan atau bahasa tulisan.

Baca Juga:
Siap Menghadapi Agenda Politik, DPW ‎PSI Jateng Gelar Verifikasi Faktual di Kota Tegal

Dalam bahasa Indonesia, ada bagian ilmu bahasa yang lebih bersifat seninya bahasa.

Kita mengenal kata “Sastra”, yang mana unsur permainan seni bahasa ada di dalam bidang ilmu ini.

Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta yaitu Shastra, yang berarti “Teks yang mengandung intruksi” atau “Pedoman”.

Sastra sebagai alat komunikasi bagi banyak orang yang memiliki pengalaman hebat, pikiran-pikiran yang cerdas, dan perasaan-perasaan yang berisi nurani yang indah dan dalam yang tidak dapat diekspresikan keluar.

Sehingga, karya sastra inilah yang dapat diekpresikan agar dapat diterima dan diketahui orang lain.

Sastra juga memiliki peran penting dalam membentuk peradaban bangsa. Melalui karya sastra, seseorang tidak hanya mengembangkan imajinasi yang bisa digunakan dalam membangun bangsa, tetapi juga sebagai media untuk mewariskan nilai kearifan lokal untuk generasi muda. L

Kearifan lokal ini yang akan membentuk jati diri bangsa.

"Dalam sejarah sastra, kita mengenal istilah angkatan. Istilah angkatan diambil dari sastrawan yang mengisi perkembangan sastra pada masanya," ujar Ayu Wulandari.

Ia menambahkan, istilah angkatan itu ada dari lahirnya sastra hingga sekarang ini. Kita pernah belajar perkembangan sastra yang dimulai dari angkatan Balai Pustaka yaitu angkatan 20-an.

Angkatan adalah suatu usaha pengelompokan atau periodisasi karya sastra berdasarkan ciri khas karya yang dihasilkan.

Ilmu Sastra bisa berhubungan dengan kehidupan apapun, misalnya politik. Sastra politik adalah suatu bahasa atau karya sastra yang berada di lingkungan pergolakan politik yang ada.

Sebenarnya, mungkin sudah banyak sastrawan besar yang memiliki karya-karya berkaitan dengan politik.

Mereka menyampaikan pesan-pesan tersirat melalui karyanya. Bahasa yang disampaikan kepada penonton atau pendengar biasanya bersifat jelas, memiliki makna, dan mudah dipahami.

Di Indonesia, periodesasi sastra Angkatan 66 tidak kita kenal dengan sastra politik, melainkan sastra humanisme.

Pada masa itu, sastra hanya sebagai alat menyuarakan nurani rakyat.

"Jadi, sastra bukan sebagai propaganda politik melainkan berperan sebagai alat protes sosial atau pokok-pokok permasalahan seperti rasa patriotisme, cinta, dan lain-lain," ucap Ayu.

Dalam politik di Indonesia, sastra menjadi cara yang indah dalam mengekspresikan pergolakan yang ada di masyarakat. Misal, kita tahu KH. A. Mustafa Bisri atau yang dikenal Gus Mus.

Pada tahun 2018, beliau membaca Puisi Membaca Indonenesia dan Negeri Ha Ha Hi yang sarat dengan nurani tentang wajah Indonesia selama 20 tahun tak memiliki perubahan sosial, ekonomi, dan politik.

Kemudian, Indonesia pada tahun 2021 dalam kanal youtube. Mereka mengkritisi tentang gambaran kehidupan sepak terjangnya DPR, terutama tentang korupsi. Melalui karya sastra seni pertunjukan, mereka berani mengkritik pemerintah.

Persaingan dalam dunia politik adalah masalah yang dirasakan dari dulu sampai sekarang.

Persaingan itu dilakukan dalam bentuk persaingan yang sehat dan tidak sehat. Masyarakat lah yang menjadi penghubung antara sosial dan politik itu sendiri.

Persaingan yang sehat akan menjadikan dampak yang positif. Persaingan yang tidak sehat akan menjadi dampak negatif untuk masyarakat juga.

Saling menjatuhkan, menyakiti, menghina, memfitnah, dan merusak karakter seseorang. Semua ini sering bahkan selalu terjadi pada saat ini.

"Oleh karena itu, bahasa melalui seni sastra menjadi salah satu cara alternatif untuk memberikan langkah dalam melukis politik di Indonesia melalui cara kritisi yang indah dan tepat," jelas Supriatini.(*)

Baca Sebelumnya

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan kepada Masyarakat Rentan di Bangkalan

Baca Selanjutnya

Arif Anton Sujarwo Terpilih Ketua AFP Jatim

Tags:

politik peran politik politik 2024

Berita lainnya oleh Bubun Kurniadi

Dugaan Roket atau Meteor Melintas di Langit Lampung Hebohkan Warga

5 April 2026 02:20

Dugaan Roket atau Meteor Melintas di Langit Lampung Hebohkan Warga

Upacara Kedinasan Iringi Kepergian Alex Noerdin, Herman Deru: Jasa Beliau akan Dikenang

26 Februari 2026 19:56

Upacara Kedinasan Iringi Kepergian Alex Noerdin, Herman Deru: Jasa Beliau akan Dikenang

Kompak! Warga dan Pelajar Bersama Lanal Palembang Bersihkan "Pantai Pusri"

9 Februari 2026 18:17

Kompak! Warga dan Pelajar Bersama Lanal Palembang Bersihkan "Pantai Pusri"

Wujudkan Zero Work Accidents, Bupati Muba Instruksikan Seluruh Perusahaan Patuhi Kepmenaker Terbaru

10 Januari 2026 22:47

Wujudkan Zero Work Accidents, Bupati Muba Instruksikan Seluruh Perusahaan Patuhi Kepmenaker Terbaru

KSOP Palembang Pastikan Kapal Angkutan Libur Nataru Lolos Ramp Check

18 Desember 2025 20:52

KSOP Palembang Pastikan Kapal Angkutan Libur Nataru Lolos Ramp Check

3 Hari Mencekam! Banjir Bandang Pidie Jaya Aceh: Warga Bertahan di Atap, Jembatan Lintas Medan-Aceh Ambruk

28 November 2025 09:13

3 Hari Mencekam! Banjir Bandang Pidie Jaya Aceh: Warga Bertahan di Atap, Jembatan Lintas Medan-Aceh Ambruk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar