Dorong Perilaku Hidup Sehat, Pemkab Sleman Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Kemenkes

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

10 Des 2024 22:00

Thumbnail Dorong Perilaku Hidup Sehat, Pemkab Sleman Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Kemenkes
Kabupaten Sleman meraih dua buah penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan RI. Nampak Kadinkes Sleman Cahya Purnama mengenakan busana Jawa. (Foto: Humas Pemkab Sleman / Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Menjelang akhir tahun 2024, Kabupaten Sleman kembali mendapat penghargaan tingkat nasional.

Tercatat dua buah penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan RI berhasil diraihnya. Penghargaan tersebut meliputi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori Paripurna Terbaik 1 dan Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji (POSS).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Cahya Purnama M Kes, Selasa 10 Desember 2024 menyebutkan, penghargaan STBM 2024 dibagi atas tiga kategori, yakni Paripurna, Madya, dan Pratama. 

Dalam kesempatan ini, sebanyak 4 kabupaten/kota dinyatakan masuk kategori Paripurna. Sedangkan 15 kabupaten/kota kategori Madya. Serta sebanyak 23 kabupaten/kota masuk kategori Pratama. 

Baca Juga:
Praktik Kesehatan Ilegal di Ogan Ilir Diduga Makan Korban, Pengamat Minta Kemenkes Turun Tangan

Pencapaian ini sebut Cahya Purnama, menunjukkan komitmen yang solid dari seluruh jajaran Pemkab Sleman. Khususnya dalam menjaga sistem yang berkesinambungan. Agar masyarakat senantiasa berperilaku positif dalam menjaga kesehatan lingkungan.

"Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai penerima STBM kategori Paripurna terbaik 1. Karena berhasil menghentikan praktik buang air besar sembarangan dan mendorong perilaku hidup sehat. Kategori yang diraih Sleman ini merupakan yang tertinggi," jelasnya.

Selain itu Kabupaten Sleman juga memperolah penghargaan kedua yakni Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji atau POSS. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dalam pembinaan keamanan pangan pengolahan makanan siap saji.

Cahya Purnama menekankan, keberhasilnnya meraih penghargaan ini tentunya tak lepas dari kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sleman.

Menurutnya, Dinkes Sleman telah melakukan strategi dengan meningkatkan penguatan sistem jaminan keamanan dan mutu pangan. Hal ini didukung dengan diterbitkannya Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) atau label pembinaan bagi pelaku usaha kuliner yang telah memenuhi standar.

Keberhasilan meraih penghargaan ini sekaligus mendukung Kabupaten Sleman sebagai destinasi wisata, pendidikan dan hunian dengan standar dan perilaku sanitasi terbaik di Indonesia.

Adapun penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama di St. Regis Hotel Jakarta, Selasa 10 Desember 2024.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Dalam kesempatan ini Wamenkes, Dante Saksono Harbuwono mengapresiasi pemerintah daerah, pelaku usaha serta penyelenggara fasilitas umum, yang telah mengikutsertakan masyarakat dalam program perbaikan sanitasi.

Lebih lanjut Dante mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi terhadap kepala daerah yang telah berkomitmen dalam menyelesaikan masalah sanitasi dengan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Dimana untuk kategori STBM Paripurna diberikan kepada Kepala Daerah yang melakukan pembinaan untuk keberhasilan mencapai 100 persen stop buang air besar sembarangan dan juga telah melaksanakan pilar-pilar STBM lainnya.

Dijelaskan pula penghargaan Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji merupakan wujud apresiasi pemerintah pusat kepada kepala daerah yang berkomitmen dalam pembinaan keamanan pangan pengolahan makanan siap saji.

"Apresiasi bagi Pemda, pelaku usaha serta penyelenggara fasilitas umum, yang telah mengikutsertakan masyarakat dalam program perbaikan sanitasi," ucap Dante.

Ia mengingatkan, dengan masyarakat yang sadar akan sanitasi yang baik. Maka kejadian kematian akibat penyakit yang disebabkan sanitasi buruk menjadi lebih rendah. (*)

Baca Sebelumnya

Sebelum Mulai Pelajaran, Siswa MAN Aceh Singkil Rutin Baca Al-Quran Selama 15 Menit

Baca Selanjutnya

Belum Selesai, Paslon Gus Ternyata Layangkan Gugatan Hasil Pilbup Malang ke MK

Tags:

Penghargaan Nasional Kemenkes RI Sanitasi Total Berbasis Masyarakat STBM Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji POSS Pemkab Sleman Dinkes Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar