Dokter AY Akui Periksa Pasien Tanpa Perawat, Pengacara Ungkap Fakta Lain di Kamar

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

3 Mei 2025 14:17

Thumbnail Dokter AY Akui Periksa Pasien Tanpa Perawat, Pengacara Ungkap Fakta Lain di Kamar
Pengacara dari dokter AY berbicara terkait dugaan kasus pelecehan seksual terhadap pasien. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Dokter AY yang dilaporkan atas dugaan kasus pelecehan seksual mengaku telah memeriksa pasien Q tanpa perawat. Hal tersebut dinilai telah melanggar kode etik profesi. 

Pengacara Dokter AY, Alwi Alu, mengungkapkan bahwa meskipun perawat tidak mendampingi, saksi korban Q tidak seorang diri di kamar rumah sakit, melainkan ditemani oleh seorang pria.

"Tidak didampingi oleh perawat itu betul, akan tetapi ada orang juga yang hadir di situ," ungkapnya, Sabtu, 3 Mei 2025. 

Ia menambahkan bahwa di bagian luar kamar pasien terdapat nurse station. Pihaknya juga telah mengantongi identitas laki-laki yang berada di ruangan tersebut. 

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

"Di dalam ruang ketika klien masuk ada seorang laki-laki, gak tau keluarga atau apapun. Identitas ataupun wajah dan sebagainya sudah kita kantongi," lanjutnya. 

Terkait kebenaran kasus tersebut, dapat diketahui petunjuknya melalui rekaman CCTV. Termasuk klaim bahwa AY memeriksa Q dengan durasi yang cukup lama. 

"Seingat klien kita tidak berlangsung lama. Bahkan sekitar 5 atau kurang dari 5 menit. Dibenturkan dengan versi Q harus ada CCTV kan ada di lorong," jelasnya. 

Ia menegaskan bahwa pengecekan pasien tanpa perawat dilakukan untuk memastikan kondisi pasien. Terlebih sebelumnya, AY menjadi dokter yang pertama kali memeriksa pasien. 

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Sebelumnya klien kita orang pertama yang berposisi sebagai dokter di awal. Ketika Q datang lagi, ingin memastikan apakah perawatannya kurang, saran atau treatment tidak tepat sehingga balik lagi," jelasnya. 

Selain Q terdapat terduga korban lain yang melaporkan kejadian pelecehan seksual oleh AY. Terkait hal tersebut, Alwi mengaku tidak mendapatkan informasi apapun. 

"Pelapor siapa, kejadian tahun berapa, di mana, perbuatannya seperti apa, kita gak tahu. Pemanggilan kemarin yang cukup lama itu atas laporan Q," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemdes Kupal Halsel Salur Honor Perangkat Desa BPD dan Stimulan Tahun Anggaran 2025

Baca Selanjutnya

Rasakan Sensasi Kelezatan Ketan Durian di Royal Plaza Surabaya

Tags:

Dugaan Pelecehan seksual Pelecehan Seksual oleh Dokter Dokter AY Kota Malang pasien pelecehan seksual

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar