KETIK, LEBAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak terus menggenjot partisipasi sekolah dalam Program Adiwiyata melalui pembinaan dan sosialisasi yang digelar rutin setiap minggu.
Pembinaan mingguan ini menyasar calon sekolah Adiwiyata untuk memperkuat pemahaman serta kesiapan dalam menerapkan pendidikan lingkungan hidup di lingkungan sekolah.
Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Lebak, Erik Indra Kusuma, mengatakan pembinaan rutin menjadi kunci untuk mendorong lebih banyak sekolah bergabung dalam program Adiwiyata.
“Kami melaksanakan sosialisasi dan pembinaan setiap minggu agar semakin banyak sekolah memahami Program Adiwiyata dan terdorong untuk bergabung,” ujar Erik kepada wartawan di Rangkasbitung, Selasa 6 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, DLH memberikan pemahaman komprehensif mengenai maksud, tujuan, dan manfaat Program Adiwiyata. Sekolah didorong untuk membangun budaya peduli lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, hingga tenaga kependidikan.
Baca Juga:
Lega BPJS Kesehatan Aktif Lagi, Mohamad Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni“Kami ingin sekolah memahami bahwa Program Adiwiyata merupakan upaya membangun budaya peduli lingkungan melalui kegiatan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan, mengelola sampah, hingga menggunakan air dan energi secara bijak,” jelas Erik.
Erik mengungkapkan, saat ini sebanyak 32 sekolah telah mengikuti sosialisasi dan pembinaan yang diselenggarakan DLH. Puluhan sekolah tersebut didorong untuk segera melakukan registrasi pada Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) sebagai langkah awal bergabung dalam Program Adiwiyata.
“Dari 32 sekolah yang mengikuti kegiatan, kami mendorong agar sekolah segera melakukan registrasi pada SIDIA. Pembinaan ini diharapkan membantu sekolah memahami langkah awal yang perlu disiapkan untuk mengikuti program,” ungkapnya.
Ke depan, DLH Kabupaten Lebak menargetkan penambahan 20 sekolah baru setiap tahun yang bergabung dalam Program Adiwiyata.
Baca Juga:
Dinas Pendidikan Lebak Siapkan SMP Hadapi TKA 2027“Kami menargetkan 20 sekolah baru bergabung dalam Program Adiwiyata setiap tahunnya. Dengan penambahan secara berkelanjutan, kami berharap semakin banyak sekolah menjadi penggerak kepedulian lingkungan dan berkontribusi dalam mendukung Lebak Hegar,” pungkas Erik. (*)