Dispendukcapil Kota Malang Minta Keluarga Tak Tutupi Kondisi Anggota Difabel

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

8 Jul 2024 08:01

Thumbnail Dispendukcapil Kota Malang Minta Keluarga Tak Tutupi Kondisi Anggota Difabel
Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Dahliana Lusi Ratnasari. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemenuhan hak-hak sipil bagi difabel di Kota Malang masih belum merata. Hal tersebut disebabkan banyak keluarga dengan anggota difabel yang tak mencantumkan informasi lengkap saat perekaman administrasi kependudukan (adminduk).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, Dahliana Lusi Ratnasari menjelaskan masih banyak warga tidak melengkapi kondisi anggota keluarga yang berkebutuhan khusus.

"Mestinya keluarga memberikan informasi dalam form yang sudah kami sediakan saat perekaman adminduk. Misalnya anak atau saudaranya difabel, ya bisa diisi sesuai dengan kondisi. Terlebih yang itu bisa terlihat secara fisik, misalnya tuna netra, atau cacat anggota badannya, itu bisa diisikan di formulir adminduk," ujar Lusi, Senin (8/7/2024).

Saat perekaman adminduk, formulir F-1.01 akan diberikan untuk mengetahui jenis difabel yang dialami oleh anggota keluarga. Formulir tersebut biasanya diberikan saat perekaman e-KTP, maupun untuk mengajukan perubahan biodata.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Nanti dari keluarganya yang harus menyampaikan memiliki kebutuhan khusus apa. Jadi kalau tidak ada informasi dari keluarga, otomatis data yang masuk ke kami itu (keterangannya) normal, bukan penyandang kebutuhan khusus," lanjutnya.

Lusi menjelaskan banyak orang tua yang tak bersedia mengisi data lengkap anaknya yang berkebutuhan khusus. Alhasil seringkali anggota Dispendukcapil Kota Malang sendiri yang melengkapi data tersebut.

"Iya, memang tidak mau mengisi itu. Hanya minta direkam saja. Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) misalnya, itu tidak disebutkan oleh anggota keluarganya. Akhirnya saya meminta petugas Dispenduk yang bertugas di lapangan untuk langsung mengubah data diri kalau keluarganya tidak ada yang mengisi," jelas Lusi.

Keluarga pun tidak perlu khawatir sebab informasi tersebut hanya diketahui oleh Dispendukcapil Kota Malang. Data tersebut digunakan sebagai acuan Pemkot Malang dalam merancang kebijakan, pembinaan, hingga pemberian bantuan agar tepat sasaran.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Dampaknya misalkan ada pelatihan khusus, pendampingan khusus, atau bantuan untuk difabel, itu kan tidak tersampaikan. Dinsos pun jika ada anggaran khusus untuk bantuan warga yang tuna netra, itu kan datanya minta ke kami, kami sandingkan," lanjutnya.

Untuk akurasi data, Dispendukcapil Kota Malang sering jemput bola untuk perekaman adminduk bagi difabel. Selain itu juga berkoordinasi dengan Dinsos P3AP2KB Kota Malang meskipun dengan data yang terbatas.

"Biasanya mereka (komunitas atau forum difabel) meminta kami untuk hadir, seperti di Yayasan Bakti Luhur, itu kami rekam di sana. Karena kami datang langsung, kami sendiri yang mengisikan di biodatanya kalau anak tersebut penyandang difabel," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Program SMA Double Track Wujudkan Mimpi Devita Menjadi MUA

Baca Selanjutnya

Bank BRI Buka Lowongan Posisi Junior Associate Mantri

Tags:

Dispendukcapil Kota Malang Kota Malang Difabel Data Difabel ADMINDUK

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar