Diskopindag Kota Malang Apresiasi Pelaksanaan Festival Batik Sukun

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Naufal Ardiansyah

29 Okt 2023 00:34

Thumbnail Diskopindag Kota Malang Apresiasi Pelaksanaan Festival Batik Sukun
Tutik dan produk batik serta botol jarum ciptaannya. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Festival Batik Sukun ke-4 telah dibuka pada Sabtu (28/10/2023) malam di Taman Walet Sukun. Kegiatan yang diinisiasi warga Kelurahan Sukun tersebut mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.

Ditemui secara terpisah, Eko mengungkapkan Festival Batik Sukun telah membantu Pemerintah Kota Malang dalam memajukan industri kreatif. Festival tersebut diharapkan mampu menunjang perekonomian Kota Malang.

"Saya terima kasih kepada panitia dan para Perajin Batik Sukun yang telah mempunyai inovasi dan kreativitas cukup tinggi dalam melestarikan Batik Malang. Festival tersebut menjadi kontribusi positif pada perkembangan ekonomi kreatif Kota Malang," ujar Eko.

Selama ini banyak pembinaan terhadap UMKM yang dilaksanakan oleh Diskopindag Kota Malang melalui Malang Creative Center (MCC). Eko berharap melalui MCC dapat meningkatkan potensi Batik Malangan mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas.

"Kita ada MCC, di situ kita melakukan pembinaan dan pengembangan terkait batik. Kita ada kelompok batik, selalu mengajak pengrajin batik untuk berkreativitas dan meningkatkan produk mereka. Pastinya Pemkot Malang akan memfasilitasi semua itu, salah satunya melalui MCC," sambungnya.

Ditemui dalam Festival Batik Sukun, Tatik Simanjuntak merupakan salah satu pelaku UMKM yang pernah memanfaatkan pembinaan dari Pemerintah Kota Malang. Semula produk yang ia kembangka ialah glass painting. Namun akibat harga bahan baku yang semakin meningkat, perlahan ia mulai menggetuni pembuatan batik.

"Dulu sempat ikut pelatihan dan oleh Dekranasda sempat diajak pameran di Incraft dan produk saya seperti kacang rebus, laris manis. Saya bawa produk kerajinan, saat itu belum batik, ada banyak yang saya bawa ke pameran dan banyak yang beli. Sampai yang saya bawa pulang kembali ke Kota Malang hanya tiga barang saja," ujar Tatik.

Saat ini Tatik masih menjajaki pola batik yang sesuai dengan kriteria sekaligus karakteristik dirinya. Untuk itu produk batik miliknya masih belum berani ia perjual belikan. Namun saat ini Tutik aktif memproduksi bahan baku pembuatan batik menggunakan bahan alami.

Tutik juga menciptakan botol jarum yang dapat digunakan langsung untuk membatik. Botol jarum inilah yang akan menggantikan penggunaan canting sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk membatik.

"Saya sudah bisa memproduksi malam dingin dari bahan tepung sama gula merah. Saya bisa membuat cat prodo yang dimasukkan ke botol jarum. Biasanya kan pakai canting, sekarang sudah ada versi jarnya sehingga tinggal melukis polanya," lanjutnya.

Namun cat prodo dalam botol jarum tersebut masih diproduksi dalam jumlah yang terbatas. Satu kali produksinya, Tutik dapat menghasilkan sekitar 50 botol dan dipasarkan kepada masyarakat atau rekan terdekatnya.

Tutuk juga rajin memberikan pelatihan membatik terhadap masyarakat. Dari sanalah banyak pesanan botol jarum yang masuk.

"Belum bisa memproduksi dalam jumlah banyak karena terbatas waktu akibat mengajar, dan tenaga juga kurang. Saya juga sering mengadakan pelatihan dan dari situ orang mengenal produk ini dan banyak yang pesan. Ada yang berukuran 50 ml dan yang refill 75 ml," ungkapnya. (*)

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang
Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April
Baca Sebelumnya

Festival Batik Sukun, Dorong Penguatan Eksitensi UMKM Batik Kota Malang

Baca Selanjutnya

Lokakarya 5 PGP Angkatan 8 Tingkatkan Wawasan dan Inovasi Pembelajaran Calon Guru Penggerak

Tags:

Festival Batik Sukun Batik sukun batik malangan Kota Malang Kelurahan Sukun Diskopindag Kota Malang UMKM Batik umkm kota malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar