Dishub Sleman Siagakan ATCS di Delapan Simpang, Waspadai 13 Titik Rawan Kecelakaan Jelang Nataru

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

11 Des 2025 14:22

Thumbnail Dishub Sleman Siagakan ATCS di Delapan Simpang, Waspadai 13 Titik Rawan Kecelakaan Jelang Nataru
Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Sleman Heri Kuntadi menyampaikan Puncak arus Nataru di prediksi 24 Desember 2025, waspada 13 titik Rawan di Sleman. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Sleman Heri Kuntadi AP MT,  menegaskan bahwa penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru) difokuskan untuk terwujudnya kondisi yang Aman, Lancar, dan Berkeselamatan.

Pernyataan ini disampaikan Heri Kuntadi, Kamis 11 Desember 2025, seiring prediksi puncak arus mudik lalu lintas darat yang jatuh pada Rabu, 24 Desember 2025, dan puncak arus balik pada Jumat, 2 Januari 2026. Peningkatan pergerakan masyarakat didorong oleh waktu libur panjang, ketersediaan infrastruktur, serta tingginya minat berwisata.

Di sampaikan, Dishub Sleman telah menyiapkan tiga jalur utama dan tujuh jalur alternatif untuk mengurai kepadatan, terutama dari arah Wates/Kulonprogo, Magelang, dan Solo/Klaten. Namun, Dishub Sleman mengidentifikasi adanya kondisi perkerasan jalur yang rusak pada Jalan Grogolan dan Jalan Klangon Tempel.

Selain itu, berdasarkan pemetaan Polresta Sleman, terdapat 13 daerah rawan kecelakaan yang harus diwaspadai, termasuk di Jalan Glondong Tegalarum, Jalan Letkol Subadri, dan Jalan Gejayan-Krapyak.

Daerah rawan kemacetan juga diwaspadai di Jalan Wates, Jalan Solo, Jalan Magelang, dan ruas menuju destinasi wisata seperti Taman Tebing Breksi dan Kalikuning.

Guna menjamin kelancaran, Dishub Sleman menerapkan pengaturan lalu lintas situasional di simpang padat dan area wisata, serta memonitoring lalu lintas real-time melalui ATCS yang terpasang di delapan simpang utama, termasuk Simpang Syantikara, Simpang 4 UNY, dan Simpang 3 Kolombo.

Pembatasan operasional angkutan barang dengan sumbu 3 ke atas, serta angkutan yang membawa galian, hasil tambang, dan bahan bangunan dilarang beroperasi. Larangan ini berlaku mulai 19 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB. Lebih lanjut, seluruh pekerjaan konstruksi juga dihentikan mulai 16 Desember 2025.

Selain itu Dishub Sleman mengerahkan total 1.350 unit kendaraan bermotor dari berbagai jenis untuk menjamin ketersediaan angkutan. Pemeriksaan kelaikan (ramp check) armada terus dilakukan, termasuk pada angkutan wisata, di mana tercatat 945 unit jeep yang layak beroperasi.

Sebagai bentuk pelayanan, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) akan dialihfungsikan sebagai tempat istirahat (rest area) bagi pengguna jalan.

Menurut Heri Kuntadi, Dishub Sleman juga mengaktifkan Posko Nataru di Tempel/Denggung dan Prambanan untuk pelayanan informasi dan pemantauan harian. Posko penanganan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga disiapkan di kantor Dishub dengan personel yang dibagi dalam tiga shift.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Ia mengimbau masyarakat untukmemanfaatkan layanan kontak penting yang telah disiagakan, seperti Hotline Gangguan PJU di nomor 0813 9040 7009 serta layanan kesehatan di RSUD Prambanan dan RSUD Sleman. (*)

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
Baca Sebelumnya

Bukan Cuma Pos Ketan! Ini 5 Kuliner Legendaris Kota Batu yang Otentik, Unik, dan Dijamin Bikin Nagih

Baca Selanjutnya

Glam AutoWash Tawarkan Nano Ceramic Coating dan Detailing Berkualitas

Tags:

Nataru 2025/2026 Dishub Sleman Heri Kuntadi Angkutan Natal dan Tahun Baru Puncak arus mudik ATCS Larangan Truk Jeep Wisata Pemkab Sleman Bupati Sleman Harda Kiswaya

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar