Dinsos KBPP Pemalang Komitmen Wujudkan Perlindungan Optimal bagi Perempuan dan Anak

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Rahmat Rifadin

31 Okt 2025 23:45

Thumbnail Dinsos KBPP Pemalang Komitmen Wujudkan Perlindungan Optimal bagi Perempuan dan Anak
Dinsos KBPP Pemalang bersama puluhan anggota Satgas Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) dari tujuh Kecamatan Berdaya, 31 Oktober 2025. (Foto: Slamet/Ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang terus memperkuat peran dan kapasitas petugas lapangan dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

‎Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus serta Pencatatan dan Pelaporan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, yang dilaksanakan di salah satu hotel di Pemalang, Jumat, 31 Oktober 2025.

‎Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anggota Satgas Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) dari tujuh kecamatan berdaya di Kabupaten Pemalang.

‎Pelatihan berlangsung di bawah koordinasi Kabid KP2A Dinsos KBPP Pemalang, Triyatno Yuliharso, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai unsur, seperti Ketua dan Sekretaris Satgas RPPA, bidang layanan pengaduan, kesehatan, sosial ekonomi, kerohanian, pendampingan hukum, serta kader PPPA di desa-desa.

Baca Juga:
Hadiri Halalbihalal MKKS SMP, Bupati Pemalang Ingatkan Bahaya Konten Negatif di Era Digital

‎Dalam sambutannya, Triyatno Yuliharso menyampaikan bahwa pembentukan RPPA merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan dan anak, terutama di wilayah dengan kategori kemiskinan ekstrem.

‎“Kita patut bersyukur karena Pemalang telah memiliki tujuh RPPA di tujuh kecamatan berdaya. Ini wujud komitmen daerah dalam melindungi perempuan dan anak, sekaligus mendukung program prioritas Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

‎Adapun tujuh kecamatan berdaya tersebut meliputi Kecamatan Pulosari, Randudongkal, Ulujami, Comal, Bantarbolang, Petarukan, dan Ampelgading.

‎Triyatno menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan Satgas dalam mengelola kasus secara profesional, mulai dari deteksi dini, asesmen kebutuhan korban, pendampingan, hingga pelaporan kasus secara sistematis.

Baca Juga:
TikToker Pemalang Keluhkan Penanganan Kasus Pencurian Rp1,5 Miliar, Polres: Masih Proses Penyidikan

‎“Tujuan utama kegiatan ini adalah agar seluruh Satgas memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam manajemen, penanganan, dan pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap laporan dari desa bisa langsung tersambung ke kecamatan dan kabupaten,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Mu’minun, dalam arahannya menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab moral dan sosial bersama.

‎Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus kekerasan pada tahun 2024, di mana tercatat 21 kasus dengan 65 korban, terdiri dari 22 perempuan dewasa dan 43 anak-anak.

‎“Bayangkan, sebagian besar korban adalah anak-anak. Ini sudah sangat memprihatinkan. Kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah pelanggaran besar, baik secara hukum, sosial, maupun agama,” tegasnya.

‎Mu’minun juga mengutip pesan ulama besar bahwa “laki-laki sejati adalah yang memuliakan perempuan, sedangkan yang menyakiti mereka adalah laki-laki hina,"

‎Ia mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Tengah atas program Kecamatan Berdaya, serta Bupati Pemalang yang telah lebih dulu meluncurkan RPPA di tingkat daerah.

‎Ia berharap dengan adanya RPPA di tujuh kecamatan berdaya, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pemalang dapat menurun signifikan.

‎“Yang paling penting adalah kecepatan laporan. Jika ada indikasi kekerasan, segera laporkan. Pencegahan harus dilakukan sedini mungkin agar tidak ada lagi korban di wilayah kita,” pesannya.

‎Mu’minun menutup sambutannya dengan mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan serius dan menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan.

‎“Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi upaya kita melindungi perempuan dan anak di Kabupaten Pemalang,” tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Aktivis Kebijakan Publik Kritik Keras Keputusan Pemkab Sleman Tiadakan Upacara Sumpah Pemuda

Baca Selanjutnya

Wabup Pidie Jaya Dilaporkan, Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Kepala SPPG

Tags:

Dinsos KBPP Pemalang RPPA Pemalang Perlindungan perempuan dan anak Kecamatan Berdaya Pemalang Berdaya Stop Kekerasan Perempuan Anak Berita Pemalang

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

12 April 2026 01:49

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

10 April 2026 21:12

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

10 April 2026 16:15

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

8 April 2026 20:11

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

8 April 2026 06:30

Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar