Dinkes Sleman Raih Peringkat 1, Terbaik Pelaksanaan Program Kefarmasian DIY 2024

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Rahmat Rifadin

31 Jul 2025 07:42

Thumbnail Dinkes Sleman Raih Peringkat 1, Terbaik Pelaksanaan Program Kefarmasian DIY 2024
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama. (Foto: Fajar Rianto/Ketik)

KETIK, SLEMAN – Kabupaten Sleman kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam kegiatan evaluasi program kefarmasian yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sleman berhasil meraih peringkat pertama sebagai kabupaten/kota terbaik di DIY dalam pelaksanaan program kefarmasian tahun 2024.

Kegiatan evaluasi ini dilaksanakan pada 29 Juli 2025 bertempat di Aula Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan DIY. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari lima kabupaten/kota se-DIY, yaitu Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.

"Evaluasi ini dilakukan terhadap berbagai aspek pelaksanaan program kefarmasian sepanjang tahun 2024, dengan tujuan mendorong peningkatan kualitas layanan kefarmasian yang merata di seluruh wilayah DIY," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama, Rabu petang 30 Juli 2025.

Disebutkan, penilaian dilakukan terhadap enam kategori utama. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman memperoleh nilai tertinggi pada empat kategori, yaitu Indikator Ketersediaan Kabupaten/Kota, Indikator Ketersediaan Obat dan Vaksin di Puskesmas, Kepatuhan Pelaporan Pelayanan Kefarmasian di SIMONA (Sistem Informasi Monitoring dan Pembinaan Fasilitas Pelayanan Kefarmasian), dan Pelaporan Kegiatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat).

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Foto Piagam Penghargaan dari Dinas Kesehatan DIY. (Foto: Dinkes Sleman for Ketik)Piagam Penghargaan dari Dinas Kesehatan DIY. (Foto: Dinkes Sleman for Ketik)

Sementara untuk dua kategori lainnya, yaitu Kepatuhan Stok Opname Vaksin di Aplikasi SMILE dan Keaktifan Entri Pengeluaran Vaksin di SMILE, Sleman masing-masing menempati peringkat ketiga dan keempat.

Cahya Purnama menegaskan, dengan akumulasi nilai dari seluruh kategori, Sleman dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota Terbaik DIY dalam Pelaksanaan Program Kefarmasian Tahun 2024. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen, kerja keras, dan inovasi berkelanjutan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Selain penyerahan piagam penghargaan, dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi dan perumusan tindak lanjut untuk perbaikan dan penguatan program kefarmasian di tahun mendatang. Sedangkan sebagai penutup, Dinas Kesehatan DIY menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga besar peraih nilai tertinggi, yaitu Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul.

Baca Juga:
Membanggakan! Polres Bojonegoro Raih Predikat A Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

"Atas pencapaian ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dan berkomitmen dalam pelaksanaan program kefarmasian," ucap Cahya Purnama.

Menurutnya prestasi ini menjadi pemacu semangat untuk terus memberikan layanan yang prima dan inovatif demi mewujudkan masyarakat Sleman yang sehat dan sejahtera. Selaras dengan visi, misi dan harapan Bupati Sleman Harda Kiswaya. (*)

Baca Sebelumnya

Hijaukan Pemalang, PKK Komitmen Tanam Pohon Setiap Rabu Pon

Baca Selanjutnya

Didatangi Puluhan Aktivis Gerakan Non Blok, Ini Ungkapan Terus Terang Bupati Subandi

Tags:

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Cahya Purnama Pemkab Sleman Program Kefarmasian Evaluasi Program Kefarmasian Peringkat 1 Kabupaten Sleman DIY Kefarmasian Kesehatan Masyarakat penghargaan

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar