Dinkes Kota Malang Uji Sampel Takjil di 23 Titik, Hasil Lab Keluar dalam 2 Hari

Jurnalis: Diva Oktavia Maulana
Editor: Fisca Tanjung

26 Feb 2026 14:47

Thumbnail Dinkes Kota Malang Uji Sampel Takjil di 23 Titik, Hasil Lab Keluar dalam 2 Hari
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, melakukan talk show bersama Radio City Guide 911 FM

KETIK, MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melakukan uji sampling makanan dan minuman takjil di 23 titik penjualan yang tersebar di Kota Malang selama Ramadan. Pemeriksaan dilakukan serentak di 16 wilayah Puskesmas sejak 23 Februari 2026, namun hasil laboratorium hingga kini masih dalam proses.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, mengatakan, pengujian melibatkan tenaga nutrisionis, sanitarian, serta analis laboratorium. Selain pengujian, Dinkes juga melakukan edukasi maupun survei kepada para pedagang. Sampel yang diambil mencakup berbagai jenis jajanan dan minuman yang dijual di pasar takjil.

“Kami sudah menetapkan, menjadwalkan, dan melakukan beberapa uji sampling di pasar takjil, di 16 wilayah Puskesmas yang kita mulai di tanggal 23 Februari, dan ini serentak dilakukan oleh temen-temen yang berada di wilayah”, ujarnya dalam program Idjen Talk Radio City Guide 911 FM yang disiarkan melalui YouTube.

Dr. Husnul menjelaskan bahwa pemeriksaan meliputi bahan tambahan pangan, serta uji mikrobiologis untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bakteri berbahaya. Proses analisis laboratorium membutuhkan waktu sekitar dua hari.

Baca Juga:
DPK KNPI Robatal Gelar Ragam Kegiatan Sosial dan Keagamaan Sepanjang Maret 2026, Ini Detailnya

"Kami melakukan uji sampling terutama untuk bahan tambahan pangan, yaitu pemanis buatan, pewarna tambahan, pengeras, dan pengawet. Kita juga mengambil sampling untuk pemeriksaan mikrobiologisnya, supaya gak ada kandungan bakteri tertentu," tambahnya.

Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang, Tapriadi SKM., M.Pd., mengingatkan bahwa risiko kesehatan pada takjil tidak selalu terlihat secara kasat mata. Menurutnya, kontaminasi bisa terjadi akibat bahan baku yang kurang baik maupun penyimpanan yang tidak tepat.

“Bahaya pada takjil tidak selalu terlihat dari tampilan dan rasa. Kontaminasi mikrobiologis atau bahan yang tidak layak dapat menyebabkan keracunan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban pedagang kawasan Museum Brawijaya, Iwan Setiawan, mengakui pihaknya belum memiliki alat untuk memastikan standar kesehatan pangan.

Baca Juga:
Kirim THR Lewat QRIS, Lebih Praktis Tanpa Uang Tunai

Meski demikian, pedagang diwajibkan menjaga kebersihan dan menandatangani pernyataan higienitas saat bergabung. (*)

Baca Sebelumnya

Sekda Ali Sadikin Tegaskan Truk Batu Bara Dilarang Melintas di Jalan Umum Musi Rawas

Baca Selanjutnya

BPBD Surabaya Sediakan Hunian sementara Bagi Korban Kebakaran Rusun Sombo

Tags:

Takjil Ramadan Dinas Kesehatan Kota Malang uji sampling takjil Ramadan 2026 Radio City Guide 911 FM Poltekkes Kemenkes Malang Ketua Paguyuban pedagang kawasan Museum Brawijaya

Berita lainnya oleh Diva Oktavia Maulana

Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

10 April 2026 21:52

Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

10 April 2026 16:38

Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program Pemerintah

Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

9 April 2026 21:58

Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Tak Sekadar Makan, Zulhas Sebut Gizi Kunci Masa Depan Indonesia

9 April 2026 17:32

Tak Sekadar Makan, Zulhas Sebut Gizi Kunci Masa Depan Indonesia

GAPEMBI Dukung Program Makan Bergizi, Ketua Umum Soroti Tantangan di Lapangan

9 April 2026 09:22

GAPEMBI Dukung Program Makan Bergizi, Ketua Umum Soroti Tantangan di Lapangan

Dari Pebisnis ke Politisi, Kepercayaan Mengantar Asmualik ke DPRD Kota Malang

8 April 2026 19:17

Dari Pebisnis ke Politisi, Kepercayaan Mengantar Asmualik ke DPRD Kota Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar