Dinas Pariwisata Sleman Gelar Bimbingan Teknis, Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Vila dan Kepatuhan Regulasi

Jurnalis: Teguh Ariffianto
Editor: Mustopa

14 Okt 2025 22:33

Thumbnail Dinas Pariwisata Sleman Gelar Bimbingan Teknis, Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Vila dan Kepatuhan Regulasi
Narasumber Haerullah Ghazali, dan Nyoman Rai Safitri (Foto: Teguh/Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Pariwisata, khususnya bagi pengelola vila, bertempat di Hotel Crystal Lotus Yogyakarta, Selasa, 14 Oktober 2025.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dan menghadirkan pelaku usaha terhadap regulasi yang berlaku.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Nyoman Rai Savitri, Kepala Bagian Pembinaan SDM Pariwisata Sleman, yang mewakili Dinas Pariwisata Sleman. Dalam berbagai hal, Nyoman Rai Savitri menegaskan bahwa Dinas Pariwisata memiliki kewajiban untuk membina kualitas layanan vila di wilayah kerjanya.

“Pembinaan ini meliputi pengawasan SDM, peningkatan kompetensi pekerja pariwisata, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi,” ujarnya.

Baca Juga:
Sleman Bidik 400 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Jip Wisata dan Candi Jadi Andalan

Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata Sleman bertanggung jawab penuh dalam penerbitan sertifikat kompetensi bagi pekerja pariwisata. Melalui kegiatan ini, Dinas Pariwisata Sleman ingin secara aktif terlibat dalam pengembangan kualitas layanan vila yang ada di Sleman.

Sesi berikutnya diisi oleh Hairullah Gazali Direktur Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata PT Bakti Mandiri Wisata Indonesia (BWI). Hairullah menekankan pentingnya sertifikasi pariwisata yang berkaitan langsung dengan reputasi perusahaan dan kehadiran terhadap perizinan berpengaruh pada kegiatan operasional.

“Penting bagi pelaku usaha untuk memahami regulasi terbaru,” kata Hairullah.

Ia juga mensosialisasikan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 yang baru terbit, guna memastikan para pelaku usaha mengikuti standar mutu yang telah ditetapkan, terutama mengenai izin dan layanan.

Baca Juga:
Dari Proyek "Salah Kamar" hingga Titipan Politik, Kesaksian Pokdarwis: Ada Pesan “Ewangi Ibu” Tiap Dana Cair

Bimtek yang fokus pada standardisasi usaha wisata ini diikuti kurang lebih 20 pelaku usaha pariwisata, didominasi oleh pemilik dan pengelola vila, baik yang sudah beroperasi (eksisting) maupun yang baru memulai usahanya. Tujuannya agar semua pihak menaati regulasi yang ada dan standar layanan minimal dapat terpenuhi.

Salah satu peserta Bimtek, Guntur,.pemilik vila di wilayah Kaliurang, menyambut baik kegiatan ini.

“Forum seperti ini sangat penting agar pelaku usaha mengetahui apa saja persyaratan yang dibutuhkan, bagaimana cara mengaksesnya, dan mengetahui tahapan perizinan dengan jelas, sehingga bisa terhindar dari broker perizinan,” ungkapnya.

Teddy menambahkan bahwa forum ini juga membantu pelaku usaha mengetahui kekurangan yang dimiliki agar segera mengurus perizinan dan usahanya dapat berjalan dengan tenang dan optimal.

Namun, tidak semua tahapan berjalan mulus. Teddy salah satu pemilik Demoska Villa, menyampaikan keluhannya terkait proses perizinan.

“Persoalan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) harus melalui banyak tahapan yang sulit. Mulai dari mencari penyedia jasa pengawas gedung yang bersertifikasi hingga membuat gambar lansekap lengkap, as built drawing, dan uji struktur, semuanya memakan biaya yang cukup banyak dan bisa menghambat perjalanan usaha vila,” keluhnya.

Pada dasarnya, seluruh pelaku usaha berkomitmen untuk taat pada prinsip-prinsip dan regulasi. Namun, kendala yang mereka hadapi adalah kebingungan dari mana harus memulai proses perizinan.

“Hal ini terkadang membuat kami para investor menjadi salah prosedur dalam memulai bisnis pariwisata, termasuk vila dan usaha sejenis lainnya,” tandas Teddy

Dinas Pariwisata Sleman diharapkan dapat menerima masukan dari pelaku usaha, khususnya terkait penyederhanaan akses informasi dan tahapan perizinan agar komitmen pelaku usaha untuk taat regulasi dapat berjalan beriringan dengan lancarnya investasi dan operasional usaha pariwisata di Kabupaten Sleman.(*)

Baca Sebelumnya

HKTI Merapat! Pemprov Jatim Gelar Lomba Inovasi Petani Milenial Holtikultura 2025

Baca Selanjutnya

Tanggapi Keretakan Hubungan dengan Wakilnya, Pernyataan Wali Kota Blitar Tuai Kecaman

Tags:

Pariwisata. PBG LSU IZIN VILLA VILLA JOGJA Dinas Pariwisata Sleman

Berita lainnya oleh Teguh Ariffianto

DPMPTSP DIY Susun SOP Perizinan Baru 2025: Target Pelayanan Publik Lebih Efektif, Efisien, dan Inklusif!

17 Desember 2025 14:36

DPMPTSP DIY Susun SOP Perizinan Baru 2025: Target Pelayanan Publik Lebih Efektif, Efisien, dan Inklusif!

Anggota DPRD Sleman Hadir bersama Pasangan di Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

10 Desember 2025 19:06

Anggota DPRD Sleman Hadir bersama Pasangan di Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Masyarakat Kedelai Indonesia Gagas Solusi Menyelamatkan Ketahanan Pangan Nasional dari Ketergantungan Krisis Impor Kedelai

3 Desember 2025 10:20

Masyarakat Kedelai Indonesia Gagas Solusi Menyelamatkan Ketahanan Pangan Nasional dari Ketergantungan Krisis Impor Kedelai

Kisah Riuh 'Surga Pendaki', Wedang Gedang Kinahrejo dan Wejangan Mbah Maridjan yang Abadi

26 Oktober 2025 20:28

Kisah Riuh 'Surga Pendaki', Wedang Gedang Kinahrejo dan Wejangan Mbah Maridjan yang Abadi

Lestarikan Alam, The Kharma Villas Rayakan 5 Tahun dengan Penanaman Pohon Langka dan Aksi Donor Darah

24 Oktober 2025 09:17

Lestarikan Alam, The Kharma Villas Rayakan 5 Tahun dengan Penanaman Pohon Langka dan Aksi Donor Darah

Wow! Tol Jogja-Bawen Menghijau, Bukti Nyata Sinergi Sleman, Jasamarga, dan PII Selamatkan Lingkungan

3 Oktober 2025 23:15

Wow! Tol Jogja-Bawen Menghijau, Bukti Nyata Sinergi Sleman, Jasamarga, dan PII Selamatkan Lingkungan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar